Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Presiden Jokowi: Negara ASEAN Plus Three Harus Miliki Mekanisme Ketahanan Kesehatan

- Apahabar.com Sabtu, 14 November 2020 - 18:46 WIB

Presiden Jokowi: Negara ASEAN Plus Three Harus Miliki Mekanisme Ketahanan Kesehatan

Presiden Joko Widodo saat menghadiri ASEAN Plus Three (APT) Summit di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (14/11). Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong negara-negara anggota ASEAN Plus Three (APT) agar memiliki mekanisme ketahanan kesehatan.

“Pertama, pembangunan infrastruktur kesehatan di tingkat nasional,” kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor seperti dilansir Antara, Sabtu (14/11).

Presiden mengungkapkan hal tersebut saat berpidato secara virtual di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-23 APT.

Hal tersebut berkaca dari pengalaman pandemi Covid-19 agar ke depannya negara-negara di kawasan dapat siap menghadapi pandemi di masa depan.

“Ketahanan kesehatan kawasan haruslah dimulai dari infrastruktur kesehatan yang memadai di tingkat nasional,” ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa masing-masing negara harus berinvestasi untuk menjamin akses kesehatan dengan harga terjangkau.

Upaya tersebut nantinya akan memperbaiki ketahanan masyarakat dan kesiapsiagaan serta kapasitas kesehatan publik di masa darurat.

“Selain itu, kita juga harus membangun kapasitas teknologi kesehatan digital sebagai bagian dari infrastruktur kesehatan publik. Layanan akses online ke tele-health menjadi kian relevan di masa pandemi. Negara mitra di ASEAN Plus Three harus berkolaborasi membangun infrastruktur kesehatan masing-masing negara di kawasan,” tambah Presiden Jokowi.

Selain itu, menurut Presiden Jokowi, untuk memperkuat mekanisme ketahanan kesehatan, maka pembangunan industri kesehatan di kawasan harus segera dilakukan.

“Pandemi saat ini memberikan pelajaran kepada kita mengenai pentingnya industri kesehatan yang kuat di kawasan, baik industri alat kesehatan, obat-obatan, bahan baku obat, farmasi, maupun vaksin,” ungkap Presiden Jokowi.

Kepala Negara berpendapat bahwa kawasan harus memiliki peta jalan untuk memperkuat berbagai industri tersebut.

Industri kesehatan juga harus ditopang oleh kapasitas penelitian dan pengembangan di sektor kesehatan.

“Untuk itu, penting bagi kita untuk menjadikan kawasan ASEAN Plus Three sebagai medical-sciences hub terutama di masa dan pascapandemi,” tuturnya.

Lebih jauh, pembentukan kerangka kawasan yang komprehensif dalam menghadapi pandemi juga disinggung oleh Presiden Jokowi.

“Kerangka ini meliputi sistem dan SoP di masa pandemi, sistem peringatan dini, sistem ketersediaan alat kesehatan, obat-obatan, hingga keberadaan vaksin di kawasan,” tambah Presiden Jokowi.

Terkait hal itu, keberadaan ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases sangat dibutuhkan.

Presiden Joko Widodo sekali lagi menyatakan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah bagi pusat operasi tersebut.

“Pandemi ini harus menjadi wake up call bagi kita untuk memperbaiki sistem kesehatan baik di tingkat nasional maupun di kawasan. ‘Recover together, recover stronger’,” tegas Presiden.

Mitra ASEAN yang hadir dalam KTT ini adalah Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jelang Ramadan, Bawang Putih Impor Siap Banjiri Pasar
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Segenap Bangsa Harus Bekerja Sama untuk Wujudkan Indonesia Sentris
apahabar.com

Nasional

Wakili Kalsel di Ajang Puteri Indonesia 2019, Mahasiswi ULM Mohon Doa
apahabar.com

Nasional

Kenapa STNK Kendaraan Baru Lama Jadinya
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Bertambah 113, Pasien Sembuh Jadi 2.607
apahabar.com

Nasional

Andai Ibu Kota ke Kalimantan, Repnas: Kalsel Berpotensi Kembangkan Wisata Religi
apahabar.com

Nasional

ABK di Kotabaru Terindikasi Corona, Cuncung: RSUD Ulin Banjarmasin Harus Siap
apahabar.com

Nasional

Dapat Penghargaan dari Presiden, Fahri Hamzah Sebut Saatnya Pelihara Persatuan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com