Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Presiden Macron Hina Umat Islam, MUI Tapin Kalsel Ikut Serukan Baikot Produk Perancis

- Apahabar.com Kamis, 5 November 2020 - 22:52 WIB

Presiden Macron Hina Umat Islam, MUI Tapin Kalsel Ikut Serukan Baikot Produk Perancis

Ketua MUI Tapin, KH Hamdani Foto-Dok.apahabar.com/Fauzi Fadilah

apahabar.com, RANTAU – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tapin, Kalsel, mengecam keras pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina umat Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Tak terima hinaan tersebut MUI Tapin meminta agar umat Muslim khususnya di Tapin bersatu untuk melakukan boikot terhadap produk-produk asal Perancis.

“Sehubungan dengan penghinaan dan pelecehan terhadap pribadi Rasulullah SAW oleh Emmanuel Macron [Presiden Prancis]. MUI Tapin ikut mendukung dan menyerukan kepada umat Muslim Kabupaten Tapin untuk melaksanakan boikot produk Perancis,” ujar Ketua MUI Tapin, KH Hamdani. Kamis (5/11) Malam.

Hamdani meminta untuk melaksanak seruan boikot produk Perancis sebagaimana surat pernyataan dan himbauan MUI Pusat dengan nomer Kep-1823/DP-MUI/X/2020Tgl 30 Oktober 2020. Dalam surat itu ada 7 poin.

Hamdani memaparkan garis besar dari poin itu:

1. Semua umat Muslim dunia khususnya Indonesia supaya memboikot semua produk Perancis.

2. Menuntut Presiden Perancis Emmanuel Macron untuk minta maaf kepada umat Islam dunia.

3. Menghentikan segala tindakan penghinaan pelecehan ucapan kebencian terhadap Nabi Muhammad SAW.

4. Mendukung sikap Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan anggotanya yang telah memboikot semua produk Perancis.

5. Mendesak kepada Mahkamah Uni Eropa untuk mengambil tindakan dan hukuman terhadap Emmanuel Macron.

6. Mengimbau semua khatib dan mubalig agar menyampaikan kecaman dan menolak penghinaan dan pelecehan itu.

7. Mengimbau umat Islam Indonesia agar dalam menyampaikan protes ini dilakukan dengan damai dan beradab.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Sudah 500 Relawan Kebersihan Haul Abah Guru Sekumpul Terdaftar
apahabar.com

Habar

Mualaf di Prancis Meningkat, Konon Dipicu Seorang Pemain Bola
apahabar.com

Habar

Ponpes Darussalam Memulai Tahun Ajaran Baru Tepat di Hari Istimewa
apahabar.com

Habar

Peringatan Maulid DPRD Banjar; Ustadz Khairullah Zain Beberkan Keteladanan Rasul untuk Wakil Rakyat

Habar

Ke Arab Saudi, Jusuf Kalla Bahas Pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad di Jakarta
apahabar.com

Habar

Tetap di Rumah, LDNU Banjar Gelar Kajian Online di Ramadhan
apahabar.com

Habar

Pelayanan Haji dan Umrah Tetap Jalan, Kemenag: Hanya Ada Pembatasan
apahabar.com

Habar

Menelusuri Sejarah Islam di Museum Islam Australia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com