Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Rakyat Palestina Senang, Trump Kalah dalam Pilpres AS

- Apahabar.com Minggu, 8 November 2020 - 17:04 WIB

Rakyat Palestina Senang, Trump Kalah dalam Pilpres AS

Menlu Bahrain Abdullatif Al Zayani, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullan bin Zayed menunjukkan salinan kesepakatan ketiga negara, dengan disaksikan Presiden AS Donald Trump selama upacara penandatanganan Abraham Accords di Halaman Selatan Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Selasa (15/9/2020). Foto-Reuters/Tom Brenner via Antara

apahabar.com, RAMALLAH – Kekalahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dalam Pilpres membuat rakyat Palestina senantg.

Para pemimpin Palestina mengatakan, kepergian Presiden AS Donald Trump dari Gedung Putih akan melegakan rakyat Palestina di bawah pendudukan Israel.

Utusan khusus Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Shaath, mengatakan kepada Anadolu bahwa pemerintahan Trump adalah yang terburuk bagi rakyat Palestina.

“Bagi kami, ini sebuah keuntungan dari lengsernya Trump. Namun, kami tidak memperkirakan akan ada perubahan strategis yang esensial dalam sikap Amerika terhadap perjuangan Palestina,” kata Nabil seperti dilansir Antara.

Anggota senior Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Hanan Ashrawi, menyerukan penyesuaian ulang dari AS.

Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina (PNI), Mustafa Barghouti, merasa senang dengan hasil pemilu AS. Menurutnya, Trump merupakan peradaban presiden Amerika terburuk yang ditemui di zaman modern.

“Trump merusak hubungan dan politik internasional. Apa yang disebut ‘Kesepakatan Abad ini’ merupakan hal terburuk yang dilakukannya bagi rakyat Palestina,” katanya.

Gerakan Mujahidin, bagian dari perlawanan Palestina, turut mengomentari hasil pemilu AS dan menyebutkan kejatuhan Trump sama dengan ambruknya seluruh sistem yang mengkhianati rakyat mereka sendiri dan Palestina.

Israel menduduki wilayah Palestina, termasuk Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza pada 1967.

Rakyat Palestina menginginkan wilayah-wilayah itu menjadi bagian dari pembentukan negara Palestina pada masa depan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres AS 2020, Pidato Joe Biden: Kita Akan Menang!
apahabar.com

Internasional

Protes Hina Islam dan Rasulullah, Mahasiswa Iran Gelar Aksi di Depan Kedubes Prancis
apahabar.com

Internasional

Soal Karikatur Nabi Muhammad, Simak Pesan Sheikh Sudais
apahabar.com

Gaya

Blokir TikTok, AS Berani Ikuti India?
apahabar.com

Internasional

Debat Capres AS Putaran Kedua Dibatalkan, Trump Tolak Format Virtual
apahabar.com

Internasional

Daftar Negara Paling Aman dari Covid-19, Indonesia Nomor Berapa?
apahabar.com

Internasional

Rilis Video dari RS, Donald Trump Mengaku Jauh Lebih Baik dan Berharap Segera Pulih
apahabar.com

Internasional

Jacob Blake yang Ditembak 7 Kali oleh Polisi di Kenosha AS, Sampaikan Pesan Memilukan dari RS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com