Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Rapat Pleno Siang Ini, Bawaslu Kalsel Simpulkan Status Laporan Dugaan Pelanggaran BirinMu

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 12:30 WIB

Rapat Pleno Siang Ini, Bawaslu Kalsel Simpulkan Status Laporan Dugaan Pelanggaran BirinMu

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Selatan akan menyimpulkan status laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 1, Sahbirin – Muhidin (BirinMu) pada hari ini, Selasa (3/11).

Kesimpulan dimaksud yakni apakah dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilaporkan pelapor telah memenuhi syarat formil maupun materil sesuai pasal yang disangkakan.

“Insya Allah hari ini setelah rapat pleno dan pembahasan kedua Sentra Gakkumdu Kalsel,” ucap Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie kepada apahabar.com, Selasa (3/11) siang.

Rapat pleno sendiri digelar pada pukul 14.00 Wita. Di sana akan disimpulkan, apakah laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu ini akan dilanjutkan ke tahap penyidikan atau malah rontok.

“Pastinya sesuai unsur-unsur sebagaimana pasal yang disangkakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bawaslu Kalsel secara resmi menerima laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Sahbirin Noor – Muhidin.

Pelapor sendiri atas bernama Jurkani. Ia sebagai tim divisi hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 2, Haji Denny – Haji Difri (H2D).

Jurkani melaporkan dugaan pelanggaran Pasal 71 ayat (3) UU Pilkada yang mengatur larangan gubernur menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Yang tidak kalah penting dari pelanggaran tersebut adalah sanksi diskualifikasi atau pembatalan petahana dalam kontestasi Pilkada sebagaimana diatur dalam Pasal 71 ayat (5) UU a quo.

Bawaslu Kalsel sudah memanggil sejumlah pihak terkait laporan dugaan pelanggaran tersebut. Termasuk terlapor dan sebagian pejabat Pemprov Kalsel.

Dikonfirmasi, Rifqinizamy Karsayudha selaku Ketua Tim Pemenangan BirinMu, sebutan paslon Sahbirin Noor-Muhidin buka suara.

“Kami menghormati proses yang berjalan dan akan menaatinya,” ujarnya via seluler.

Sebagai pengingat, paslon petahana juga sempat dilaporkan oleh pelapor yang sama atas dugaan pelanggaran Pemilu ke Bawaslu Kalsel, 5 Oktober silam.

Polling Pilkada 2020
Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Ananda-Mushaffa Siap Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur Kota Banjarmasin Era H Muhidin
SHM-MAR

Politik

Sambut Kedatangan Calon Kuat Bupati Tanah Bumbu, Dua Pria Bali Rela Cukur Rambut Motif SHM-MAR
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel 2020, Paman Birin Gandeng H Muhidin?
apahabar.com

Politik

7 Paslon Jagoan PKS di Pilkada Kalsel, Tidak Termasuk Ibnu-Ariffin
apahabar.com

Politik

Pilkada Banjarmasin, Perindo: Jangan Sampai Berlian Jadi Batu
apahabar.com

Politik

Mengambil Berkas ke PKB, Isyarat Habib Alwi Maju Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Kampanye di Tanah Kelahiran Desa Pulau Burung Tanbu, SHM Ingat Cerita Masa Kecil
apahabar.com

Politik

Ditetapkan Sebagai Paslon di Pilgub Kalsel, Denny Indrayana: Ini Buah Kerja Keras
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com