3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Rawan Tertular Covid-19, Greeneration Foundation Bekali Pemulung APD

- Apahabar.com Sabtu, 7 November 2020 - 11:52 WIB

Rawan Tertular Covid-19, Greeneration Foundation Bekali Pemulung APD

Ketua FKH M Ari menyerahkan bantuan berupa APD dan sembako dari Greeneration Foundation kepada perwakilan petugas persampahan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Keselamatan pemulung dan petugas persampahan terhadap ancaman Covid-19 jadi perhatian.

Greeneration Foundation bekerja dengan Forum Komunitas Hijau (FKH) dan Perkumpulan Hijau Daun Banjarmasin, memberi bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dan sembako.

“Di sini dapat 100 paket. Banjarmasin termasuk dari 25 kota yang mendapat bantuan,” ujar Romadini, penanggungjawab dari FKH usai penyerahan di Bank Sampah Induk Banjarmasin, Jalan HKSN, Sabtu (7/11).

Dini menjelaskan, Greeneration Foundation sendiri merupakan organisasi yang bergerak di bidang lingkungan. Sedikitnya ada 2.500 bantuan yang disebarkan di seluruh Indonesia.

Selain diserahkan di acara tersebut, pihaknya juga telah membagikan secara langsung ke rumah-rumah yang berhak.

“Agar tetap sasaran. Kegiatan kami lakukan sejak tanggal 2 kemarin. Kalau barang-barangnya seperti sarung tangan, sepatu boot, sabun cuci tangan, termasuk sembako,” imbuhnya.

Adapun Ketua FKH Banjarmasin, M Ari mengapresiasi atas kepedulian Greeneration Foundation kepada pemulung dan petugas persampahan tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Green atas bantuan ini. Sebuah bantuan yang bernilai kemanusiaan yang luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, M Ari mengatakan, tak bisa dipungkiri bahwa para pemulung dan petugas persampahan merupakan orang-orang yang memiliki kerentanan tinggi tertular covid-19.

Sebab, ketika limbah medis khususnya masker bekas masih dibuang masyarakat secara sembarangan itu tentunya menjadi ancaman bagi mereka yang bergelut di bidang persampahan.

“Pemulung yang sehari-hari bergelut dengan sampah, termasuk sampah medis. Karena kondisinya ekonominya mungkin harus lebih aktif menggunakan APD dan selalu menjaga kebersihan,” tukasnya.

Selain penyerahan bantuan, dalam kesempatan itu, juga dilakukan penanganan bibit pohon asam kamal di lingkungan Bank Sampah Induk Banjarmasin.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tanggulangi Covid-19, PT Taspen Serahkan Bantuan

Kalsel

BAGUNA Kalsel Salurkan Bantuan untuk Korban Musibah Kebakaran di Pulau Bromo
apahabar.com

Kalsel

Media Online Belum Terverifikasi, SMSI Kalsel Tawarkan Solusi

Kalsel

Jembatan Putus Diterjang Banjir, Bupati Kotabaru dan Kapolsek Sungai Durian Cek ke Lokasi
apahabar.com

Kalsel

Selama Ramadan Jalan Anang Adenansi Banjarmasin Berlaku Satu Arah, Catat Waktunya!
apahabar.com

Kalsel

Terus Upayakan Penyebaran Covid-19, Polsek Kurau Bagi Leaflet Perbup Tanah laut
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Teror Bom, Polda Kalsel Siaga
apahabar.com

Kalsel

Ditangkap, Penggorok Leher Remaja di Martapura Napi Asimilasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com