Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas Siap-Siap! Hasnur Mau Lepas Saham Perusahaan Kapalnya ke Publik

Rawan Tertular Covid-19, Greeneration Foundation Bekali Pemulung APD

- Apahabar.com     Sabtu, 7 November 2020 - 11:52 WITA

Rawan Tertular Covid-19, Greeneration Foundation Bekali Pemulung APD

Ketua FKH M Ari menyerahkan bantuan berupa APD dan sembako dari Greeneration Foundation kepada perwakilan petugas persampahan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Keselamatan pemulung dan petugas persampahan terhadap ancaman Covid-19 jadi perhatian.

Greeneration Foundation bekerja dengan Forum Komunitas Hijau (FKH) dan Perkumpulan Hijau Daun Banjarmasin, memberi bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dan sembako.

“Di sini dapat 100 paket. Banjarmasin termasuk dari 25 kota yang mendapat bantuan,” ujar Romadini, penanggungjawab dari FKH usai penyerahan di Bank Sampah Induk Banjarmasin, Jalan HKSN, Sabtu (7/11).

Dini menjelaskan, Greeneration Foundation sendiri merupakan organisasi yang bergerak di bidang lingkungan. Sedikitnya ada 2.500 bantuan yang disebarkan di seluruh Indonesia.

Selain diserahkan di acara tersebut, pihaknya juga telah membagikan secara langsung ke rumah-rumah yang berhak.

“Agar tetap sasaran. Kegiatan kami lakukan sejak tanggal 2 kemarin. Kalau barang-barangnya seperti sarung tangan, sepatu boot, sabun cuci tangan, termasuk sembako,” imbuhnya.

Adapun Ketua FKH Banjarmasin, M Ari mengapresiasi atas kepedulian Greeneration Foundation kepada pemulung dan petugas persampahan tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Green atas bantuan ini. Sebuah bantuan yang bernilai kemanusiaan yang luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, M Ari mengatakan, tak bisa dipungkiri bahwa para pemulung dan petugas persampahan merupakan orang-orang yang memiliki kerentanan tinggi tertular covid-19.

Sebab, ketika limbah medis khususnya masker bekas masih dibuang masyarakat secara sembarangan itu tentunya menjadi ancaman bagi mereka yang bergelut di bidang persampahan.

“Pemulung yang sehari-hari bergelut dengan sampah, termasuk sampah medis. Karena kondisinya ekonominya mungkin harus lebih aktif menggunakan APD dan selalu menjaga kebersihan,” tukasnya.

Selain penyerahan bantuan, dalam kesempatan itu, juga dilakukan penanganan bibit pohon asam kamal di lingkungan Bank Sampah Induk Banjarmasin.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kalsel Tambah 119 Kasus Covid-19, Terbanyak dari Tanah Laut
apahabar.com

Kalsel

Bilik Cinta di Sungai Bagau: Memori Indah Dari Sebuah Lokalisasi
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kalsel, Senator DPD RI Cek Kesiapan Pilkada Serentak
apahabar.com

Kalsel

Kadis Pendidikan: SD yang Terendam Air, Hibah dari Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Basirih yang Tewaskan 2 Pengendara

Kalsel

Pemkab Tabalong Siapkan 12 Desa Berstatus Mandiri, Ini Daftarnya
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel: Operasi Yustisi untuk Meminimalisir dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
Darurat Covid-19, Ribuan Guru di Banjarmasin 'Dirumahkan'

Kalsel

Darurat Covid-19, Ribuan Guru di Banjarmasin ‘Dirumahkan’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com