Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Razia Parkir Liar di Banjarmasin: Jurnalis Diadang Oknum Polisi, Puluhan Kendaraan Dijaring

- Apahabar.com Rabu, 18 November 2020 - 17:26 WIB

Razia Parkir Liar di Banjarmasin: Jurnalis Diadang Oknum Polisi, Puluhan Kendaraan Dijaring

Razia parkir liar yang digelar di Jalan Hasannudin HM, Kota Banjarmasin, Rabu (18/11). apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang polisi di Banjarmasin melarang jurnalis melakukan peliputan razia parkir liar.

Razia parkir liar sedianya digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin didampingi personel TNI-Polri, Rabu (18/11) siang. Di sana hadir belasan jurnalis dari beragam media massa.

Lantaran demikian awak media kesulitan meliput razia parkir liar yang digelar di Jalan Hasanudin HM, Kota Banjarmasin tersebut.

Penolakan untuk jurnalis mengakses informasi pelaksanaan razia datang dari AKP Eska, salah seorang anggota Satlantas Polresta Banjarmasin.

Eska menilai jurnalis yang ikut peliputan tersebut tidak berkoordinasi dengan mereka yang di lapangan.

Perdebatan pun terjadi. Belasan jurnalis itu pun terpaksa balik kanan agar tak memancing kerumunan tontonan warga.

“Siapa yang ngizinin kalian meliput? Kenapa gak ada koordinasi dengan kami di lapangan,” cetusnya.

Salah seorang jurnalis dari Kalimantan Post, Muhammad Fadlan Zakiri pun langsung menanyakan larangan peliputan ke Dishub Banjarmasin, salah satu inisiator razia parkir liar.

“Kami terbuka. Malah bagus jika diliput media,” ucap Muhamad Yunus, Kasi Wasdal LLAJ Dishub Banjarmasin, ketika dikonfirmasi awak media di ruangannya.

Dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon, Kepala UPT Parkir Dishub Banjarmasin, Hendra meminta maaf atas kejadian di lapangan.

“Saya terkejut juga Pak Eska ngomong seperti itu. Kita (media) ini kan biasanya langsung-langsung saja” ucapnya.

Sementara Kasat Lantas Polresta, AKP Gustaf Adolf Mamuaya, mengatakan sebenarnya tidak ada masalah ketika ada wartawan yang ingin meliput.

Namun alangkah baiknya, kata dia, ada informasi dari awal oleh pihak Dishub, bahwa kegiatan ini diikuti wartawan.

“Kalau saya tidak ada masalah jika kawan-kawan wartawan meliput. Dengan senang hati aja. Gak ada masalah,” ucapnya ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Puluhan Kendaraan Diangkut

Meski gagal mengikuti razia parkir liar, apahabar.com mencoba mengakses informasi lewat Hendra.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BRT Banjarbakula Bakal Tambah Lima Unit Bus
apahabar.com

Kalsel

Bermula dari Hobi, Anggota Polres Batola Ini Sukses Membudidayakan Selada Hidroponik
Covid-19 Mewabah, LPKA Martapura Bebaskan Andikpas

Kalsel

Covid-19 Mewabah, LPKA Martapura Bebaskan Andikpas
apahabar.com

Kalsel

Mengenal Pulau Burung, Destinasi Wisata yang Indah di Pesisir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Rindu Terpendam Anggota Satlantas Saat Momen Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Tak Punya IMB, Pembangunan Pelaihari Mall City Dihentikan
apahabar.com

Kalsel

Normalisasi Sungai Terkendala Bangunan Tepi Sungai, Pemkot Mati Pikir?
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarbaru: Penggunaan Anggaran Pada 2020 Hanya Untuk Kegiatan yang Diprioritaskan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com