OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Reaktif, Bocah 125 Kg Tanah Laut Batal Dirawat di RS Ulin

- Apahabar.com     Rabu, 4 November 2020 - 21:24 WITA

Reaktif, Bocah 125 Kg Tanah Laut Batal Dirawat di RS Ulin

Ahmad Irwandi (13) yang mengalami obesitas hanya bisa berbaring di kediamannya. Foto: Humpro Tala

apahabar.com, PELAIHARI – Achmad Irwandi, bocah berbobot 125 kilogram asal Desa Kuringkit, Tanah Laut, batal dirawat di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.

Kabar itu disampaikan ayah Achmad saat dikonfirmasi apahabar.com, Rabu (04/11) sore tadi.

“Berdasarkan hasil pertimbangan kami bersama istri dan keluarga kami bawa pulang tadi malam sekitar jam 12,” tutur Mulyadi.

Sampai di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin sore hari, ada serangkaian pemeriksaan termasuk darah. Termasuk pemeriksaan Covid-19. Dalam hasil itu ia dinyatakan reaktif.

“Kami pun terkejut, sebab saat di Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari non-reaktif begitu juga di Rumah Sakit Citra Borneo Medika Pelaihari dan pertama diperiksa di Puskesmas Panyipatan non-reaktif,” katanya.

Walaupun demikian, menurutnya bukan itu yang jadi kendala utama. Sebab walaupun reaktif bukan berarti positif Covid-19.

“Persoalannya akan ditempatkan di ruang karantina khusus yang hanya bisa dijaga 1 orang,” ujarnya.

Keluarga pun memohon agar Achmad bisa dijaga berdua. Supaya bisa bergantian.

Namun penjelasan petugas harus ada keluarga yang standby mengantarkan makanan setiap hari.

“Inilah yang menjadi kendala kami sebab kita ini jauh kampung keluarga juga tidak ada yang bisa mengantar makanan setiap hari. Akhirnya diputuskan dibawa pulang,” ujar Mulyadi.

Kondisi anaknya itu kata dia masih belum bisa bangun. Badannya sakit dan lemas.

“Tapi tadi malam dalam pulang ke rumah saat di Pelaihari meminta makan karena merasa lapar, akhirnya kami singgah di warung makan. Walaupun tidak bisa bangun lantaran badan lemah, mamanya menyuapi makanya lahap, “cerita Mulyadi.

Bahkan kata dia, saat ini kondisi Achmad tetap seperti semula. Hanya rebahan di pembaringan.

Achmad rencana akan dibawa ke RS Idaman Kota Banjarbaru esok.

Berdasarkan pemeriksaan sebelumnya di Rumah Sakit Borneo Citra Medika Pelaihari ada surat Rujukan dikeluarkan dokter yang memeriksa yakni dr I Gede.

“Rujukannya ke Rumah Sakit Idaman, semoga saja tidak seperti yang terjadi di Rumah Sakit Ulin. Walaupun nanti demikian akan kita pertimbangkan lagi bersama keluarga,” ujarnya mengakhiri.

Kabar batalnya Achmad Riswandi menjalani perawatan di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin juga mengejutkan Kepala Dinas Ketahanan Tanah Laut.

“Saya belum tahu. Loh kenapa ya,” kata Hj Nina Sandra.

Tak Bisa Berdiri

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Heboh Virus Corona, Dinkes Banjarmasin Terbitkan Imbauan

Kalsel

Heboh Virus Corona, Dinkes Banjarmasin Terbitkan Imbauan  
apahabar.com

Kalsel

Perkara Pembunuhan Istri Muda Pembakal HST Sudah Masuk PN Barabai, Kapan Disidang?
apahabar.com

Kalsel

Hujan Datang, Asap Menghilang
Sidak Dadakan

Kalsel

Sidak Dadakan di Lapas Banjarbaru, Petugas Temukan Sajam Rakitan
PPKM

Kalsel

Malam Kedua PPKM Banjarmasin, Tempat Nongkrong hingga Mall Sepi
Parkiran

Kalsel

Parkiran UPPD SAMSAT Banjarmasin 1 Kebanjiran, Warga Harus Copot Sepatu Sebelum Bayar Pajak
apahabar.com

Kalsel

Baru Dilantik, Apindo Banjarbaru Kunjungi Disnaker
apahabar.com

Kalsel

Juni nan Indah di Batola, 19 Pasien Lepas dari Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com