Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

Rencana RTRW Direvisi, PUPR Kalsel Beberkan Peluang IKN Hingga Mitigasi Breakout Covid-19

- Apahabar.com Senin, 16 November 2020 - 20:11 WIB

Rencana RTRW Direvisi, PUPR Kalsel Beberkan Peluang IKN Hingga Mitigasi Breakout Covid-19

ilustrasi. Foto-Merdeka.com

apahabar.com, BANJARBARU – Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2015 – 2035 direvisi. Dinas PUPR Kalsel beberkan peluang Ibu Kota Negara (IKN) hingga tantangan pandemi Covid-19.

Payung kebijakan RTRW Provinsi Kalsel ini sendiri menggunakan UU Nomor 26 Tahun 2007 dan UU Nomor 41 Tahun 2009 dengan Perda Nomor 9 Tahun 2015.

Menurut permen ATR BPN Nomor 6 tahun 2017 tentang tata cara peninjauan kembali rencana tata ruang wilayah, ketentuan dokumen RTRW dapat dilakukan peninjauan kembali paling sedikit 1 kali dalam 5 tahun, bahkan dapat lebih jika terjadi bencana alam skala besar.

Hasil dari penilaian kegiatan peninjauan kembali terhadap Perda Nomor 9 tahun 2015 ini menghasilkan rekomendasi untuk revisi RTRW Kalimantan Selatan. Pasalnya peninjauan menyatakan RTRW Kalsel di bawah angka 85.

“Berdasarkan rekapitulasi rata rata nilai penilaian akhir PK RTRW Kalsel adalah 80,23 sesuai pedoman PK RTRW maka hasil akhir berada di bawah 85 maka dari itu RTRW Kalsel hanya perlu direvisi tanpa pencabutan Perda,” ujar perwakilan Dinas PUPR Kalsel Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan, Rum dalam dialog kebijakan penataan ruang di Kalsel via Zoom Meeting, Senin (16/11/2020) sore.

“Kalau kita di Kalsel ada bandara dan ada rencana sebagai penunjang ibu kota negara, ada beberapa infrastruktur yang disiapkan, sehingga dimasukkan ke tata ruang terbaru,” lanjut Rum.

Dijelaskannya, rencana struktur ruang untuk pusat kegiatan nasional dilaksanakan di Banjarmasin, sedang pusat kegiatan provinsi di Martapura dan Banjarbaru.

“Untuk pusat kegiatan wilayah di Marabahan, Amuntai, Kotabaru, Martapura. Lalu pusat kegiatan wilayah provinsi di Batulicin dan Barabai, dan pusat kegiatan lokal di Barabai, Banjarbaru, Batulicin, Rantau, Kandangan, Tanjung, Paringin, dan Pelaihari,” rincinya.

Adapun status periode RTRW untuk Tanah Bumbu, HST dan Tanah Laut belum masuk periode peninjauan kembali atau PK.

Lebih jelas Rum membeberkan perbedaan dengan RTRW lama adalah pertama, menangkap peluang pembangunan IKN.

Kedua, peningkatan konektivitas pada koridor pemerataan pantai timur pulau Kalimantan melalui pusat-pusat pertumbuhan dan pemerataan.

Ketiga, mainstreaming analisis risiko bencana dan perubahan iklim. Terakhir pengembangan hilirasi industri berorientasi pada maritime dan river based.

Selain itu, ihwal peluang dan tantangan dalam RTRW baru ini disebutnya terkait penguatan ketahanan bencana dan pengurangan risiko bencana akibat perubahan iklim.

“Mitigasi breakout pandemi Covid-19, pengembangan ekonomi non ekstraktif pada kawasa budidaya sekaligus meningkatkan ekonomi pada kawasan konservasi tanpa menghilangkan fungsi perlindungannya,” jelasnya.

Termasuk pengembangan skema pembiayaan pembangunan yang lebih inovatif.

“Belum lagi peluang pengembangan SDA di masa depan dan potensi hilirasi industri,” pungkasnya.

Adapun tujuan dari dialog kebijakan penataan ruang di Kalsel via Zoom Meeting ini untuk mendapatkan up date dari Pemerintah dan DPRD Kalsel tentang kegiatan revisi penataan ruang Perda kalsel nomor 9 tahun 2015, mendapatkan informasi lebih dalam tentang arah kebijakan, rencana, dan program terhadap revisi tata ruang serta meluaskan dukungan masyarakat sipil untuk advokasi terhadap revisi Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

IDI Kalsel Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Direktur RSUD Sultan Surianyah
apahabar.com

Kalsel

Ini Penampakan Robot Antasari, Alat Canggih ‘Perawat’ Pasien Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Didukung Cipayung Plus, Imam Mantap Maju sebagai Ketua DPD KNPI Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Temu Penyuluh Pertanian, Bupati dan Wakil Harapkan SDM di HST Unggul
apahabar.com

Kalsel

Caleg Ramai Kunjungi Makam Surgi Mufti di Banjarmasin, Bahkan Ada dari Jakarta
apahabar.com

Kalsel

Satpol PP Siap Tindak 3 Pabrik Tahu Diduga Buang Limbah ke Sungai Rimba
apahabar.com

Kalsel

BMKG Lihat Hujan Lokal 3 Wilayah
Sempat Jual Murah, Pencuri Ulin Jembatan Ditangkap Polsek Anjir Pasar

Kalsel

Sempat Jual Murah, Pencuri Ulin Jembatan Ditangkap Polsek Anjir Pasar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com