Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Alasan Mencengangkan Disdik Mengapa Anak SMP di Banjarmasin Harus Sekolah Tatap Muka Resmi, Banjarmasin Hanya Izinkan SMP Sekolah Tatap Muka Januari 2021 Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu

Rencana RTRW Direvisi, PUPR Kalsel Beberkan Peluang IKN Hingga Mitigasi Breakout Covid-19

- Apahabar.com Senin, 16 November 2020 - 20:11 WIB

Rencana RTRW Direvisi, PUPR Kalsel Beberkan Peluang IKN Hingga Mitigasi Breakout Covid-19

ilustrasi. Foto-Merdeka.com

apahabar.com, BANJARBARU – Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2015 – 2035 direvisi. Dinas PUPR Kalsel beberkan peluang Ibu Kota Negara (IKN) hingga tantangan pandemi Covid-19.

Payung kebijakan RTRW Provinsi Kalsel ini sendiri menggunakan UU Nomor 26 Tahun 2007 dan UU Nomor 41 Tahun 2009 dengan Perda Nomor 9 Tahun 2015.

Menurut permen ATR BPN Nomor 6 tahun 2017 tentang tata cara peninjauan kembali rencana tata ruang wilayah, ketentuan dokumen RTRW dapat dilakukan peninjauan kembali paling sedikit 1 kali dalam 5 tahun, bahkan dapat lebih jika terjadi bencana alam skala besar.

Hasil dari penilaian kegiatan peninjauan kembali terhadap Perda Nomor 9 tahun 2015 ini menghasilkan rekomendasi untuk revisi RTRW Kalimantan Selatan. Pasalnya peninjauan menyatakan RTRW Kalsel di bawah angka 85.

“Berdasarkan rekapitulasi rata rata nilai penilaian akhir PK RTRW Kalsel adalah 80,23 sesuai pedoman PK RTRW maka hasil akhir berada di bawah 85 maka dari itu RTRW Kalsel hanya perlu direvisi tanpa pencabutan Perda,” ujar perwakilan Dinas PUPR Kalsel Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan, Rum dalam dialog kebijakan penataan ruang di Kalsel via Zoom Meeting, Senin (16/11/2020) sore.

“Kalau kita di Kalsel ada bandara dan ada rencana sebagai penunjang ibu kota negara, ada beberapa infrastruktur yang disiapkan, sehingga dimasukkan ke tata ruang terbaru,” lanjut Rum.

Dijelaskannya, rencana struktur ruang untuk pusat kegiatan nasional dilaksanakan di Banjarmasin, sedang pusat kegiatan provinsi di Martapura dan Banjarbaru.

“Untuk pusat kegiatan wilayah di Marabahan, Amuntai, Kotabaru, Martapura. Lalu pusat kegiatan wilayah provinsi di Batulicin dan Barabai, dan pusat kegiatan lokal di Barabai, Banjarbaru, Batulicin, Rantau, Kandangan, Tanjung, Paringin, dan Pelaihari,” rincinya.

Adapun status periode RTRW untuk Tanah Bumbu, HST dan Tanah Laut belum masuk periode peninjauan kembali atau PK.

Lebih jelas Rum membeberkan perbedaan dengan RTRW lama adalah pertama, menangkap peluang pembangunan IKN.

Kedua, peningkatan konektivitas pada koridor pemerataan pantai timur pulau Kalimantan melalui pusat-pusat pertumbuhan dan pemerataan.

Ketiga, mainstreaming analisis risiko bencana dan perubahan iklim. Terakhir pengembangan hilirasi industri berorientasi pada maritime dan river based.

Selain itu, ihwal peluang dan tantangan dalam RTRW baru ini disebutnya terkait penguatan ketahanan bencana dan pengurangan risiko bencana akibat perubahan iklim.

“Mitigasi breakout pandemi Covid-19, pengembangan ekonomi non ekstraktif pada kawasa budidaya sekaligus meningkatkan ekonomi pada kawasan konservasi tanpa menghilangkan fungsi perlindungannya,” jelasnya.

Termasuk pengembangan skema pembiayaan pembangunan yang lebih inovatif.

“Belum lagi peluang pengembangan SDA di masa depan dan potensi hilirasi industri,” pungkasnya.

Adapun tujuan dari dialog kebijakan penataan ruang di Kalsel via Zoom Meeting ini untuk mendapatkan up date dari Pemerintah dan DPRD Kalsel tentang kegiatan revisi penataan ruang Perda kalsel nomor 9 tahun 2015, mendapatkan informasi lebih dalam tentang arah kebijakan, rencana, dan program terhadap revisi tata ruang serta meluaskan dukungan masyarakat sipil untuk advokasi terhadap revisi Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Tahun Baru, Penyeberangan Tanjung Serdang-Batulicin Terpantau Normal
apahabar.com

Kalsel

Dibesuk Istri, Kesehatan Lihan Menurun
apahabar.com

Kalsel

Gegara ‘Kentut’ Sembarangan, Dua Warga Banjarmasin Selatan Saling Pukul
apahabar.com

Kalsel

Bertemu Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon, Aidil Langsung Minta Tandatangan
apahabar.com

Kalsel

Rektor ULM Tantang Ribuan Wisudawan untuk Jaga Lingkungan

Kalsel

LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap
apahabar.com

Kalsel

KPU Gelar Melukis Mural, Ini Tujuannya
apahabar.com

Kalsel

Gugah Kesadaran Warga Jaga Lingkungan, Hawang Dipilih Menjadi Kampung Bebas Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com