Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika! Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah! Hari Terakhir Penutupan KSPN Loksado, Sejumlah Pelancong Disuruh Putar Balik Puluhan Ribu Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Sembuh Update Banjir Satui & Pantauan Jalan Penghubung Batulicin-Banjarmasin 

Resmi, Dugaan Pelanggaran Pemilu di Tanah Laut Bergulir di Polres

- Apahabar.com Rabu, 11 November 2020 - 19:04 WIB

Resmi, Dugaan Pelanggaran Pemilu di Tanah Laut Bergulir di Polres

Dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan seorang oknum partai politik resmi bergulir di kepolisian. Foto: Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Laporan Bawaslu Tanah Laut atas dugaan dugaan pelanggaran Pilgub Kalsel 2020 saat ini terus bergulir.

Terbaru, kasus ini resmi diproses hukum aparat Polres Tanah Laut.

Kasat Reskrim Polres Tanah Laut Iptu Endris Ary Dinindra mengatakan sudah menerima aduan.

Aduan berisi laporan oknum yang membantu masyarakat tapi disertai dengan embel-embel ajakan untuk memilih salah satu pasangan calon lewat alat peraga kampanye.

apahabar.com

Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Laut Gunawan Rahayu. Foto: apahabar.com/Ali Chandra

“Sudah dalam proses namun belum ada penetapan tersangka. Saat ini sudah kita layangkan surat pemanggilan,” sebut Endris kepada apahabar.com, Rabu (11/11) sore.

Kelanjutan kasusnya, jelas dia, akan disampaikan ke publik ketika proses penyidikan rampung.

Terkait dugaan pelanggaran ini sebelumnya dilakukan verifikasi pembahasan oleh pihak Bawaslu dan Gakkumdu Tanah Laut.

“Proses selanjutnya ke tahap penyidikan selama 14 hari ke depan akan kita panggil para pihak terkait,” jelasnya.

Di tempat terpisah Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Laut Gunawan Rahayu membenarkan pihaknya telah menyampaikan laporan dugaan pelanggaran pemilu itu ke polisi.

“Kami telah menyerahkan ke pihak kepolisian, nantinya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan akan dilakukan proses penyidikan selama 14 hari,” katanya.

Terduga pelanggaran itu berinisial O, seorang oknum dari partai politik.

Waktu masa tahapan kampanye terduga memberikan barang melebihi ketentuan yang diperbolehkan melanggar pasal 187A Ayat (1) jo Pasal 73 Ayat 1,2 dan 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali kota.

Di mana bantuan tersebut berupa alat rumah tangga kepada korban kebakaran di Desa Guntung Besar, 20 Oktober 2020.

Sebelumnya sejumlah keterangan saksi telah dikumpulkan Bawaslu Tanah Laut, termasuk terlapor. Hasilnya memang ada indikasi mengarah ke pelanggaran pemilu.

Lebih jauh, ia menerangkan bahwa dugaan pelanggaran ini sudah dilakukan proses pembahasan selama dua kali di Bawaslu dan Gakkumdu.

“Di mana selama proses klarifikasi waktu lima hari meminta keterangan para pihak terduga, penerima dan para saksi,” jelasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Aksi Kamisan di Banjarmasin, Ini Harapan Mahasiswa untuk Pemerintah
apahabar.com

Kalsel

Jabat Ketua DPC PDIP Banjar, Fahrani : Ditantang Besarkan ‘Banteng’ di Kota Serambi Mekah
apahabar.com

Kalsel

Tak Cuma Bagi Tips Sukses, MHM Canangkan Beasiswa di ULM
apahabar.com

Kalsel

Belum Sepekan, Sudah Ribuan Warga di Banjar Terjangkit ISPA!
apahabar.com

Kalsel

Pohon Tumbang di Tapin, Ruas Jalan Rantau-Piani Kembali Dibuka
apahabar.com

Kalsel

VIDEO: Detik-Detik Jemaah di Martapura Ngotot Jumatan Lagi
Mantewe

Kalsel

Polda Kalsel Tetapkan Tiga Tersangka Kecelakaan Maut Tambang Mantewe Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Hari ini, Hujan Lokal Masih Mengguyur Sebagian Wilayah Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com