INNALILLAHI, Anggota TNI AL Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang

Resmi, Laporan Denny Indrayana di Bawaslu Kalsel Rontok Lagi

- Apahabar.com Selasa, 10 November 2020 - 17:00 WIB

Resmi, Laporan Denny Indrayana di Bawaslu Kalsel Rontok Lagi

Dalam pembacaan putusan sidang pendahuluan, Bawaslu Kalsel secara resmi memutuskan laporan dugaan pelanggaran administratif paslon BirinMu tak memenuhi syarat sehingga tidak bisa dilanjutkan ke tahap pemeriksaan. Foto: apahabar.com/Robby

Bawaslu Kalsel Nyatakan Laporan Dugaan Pelanggaran Administratif BirinMu Tak Cukup Bukti 

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Selatan (Bawaslu Kalsel) akhirnya memutuskan status laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu bersifat terstruktur, sistematis dan masif (TSM) di Pilgub Kalsel 2020, Selasa (10/11) siang.

Di mana dugaan pelanggaran administratif bersifat TSM ini ditujukan kepada kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 1, Sahbirin-Muhidin (BirinMu).

Pelapornya adalah Denny Indrayana, penantang petahana di Pilgub Kalsel 2020 itu.

Polling Pilkada Kalsel 2020

Dalam pembacaan putusan sidang pendahuluan, Bawaslu Kalsel secara resmi memutuskan laporan dugaan pelanggaran administratif paslon BirinMu tak memenuhi syarat sehingga tidak bisa dilanjutkan ke tahap pemeriksaan.

“Bawaslu memutuskan laporan tidak dapat ditindaklanjuti,” ucap Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah dalam sidang putusan, Selasa sore.

Sebelumnya Bawaslu Kalsel sudah melakukan rapat pleno untuk mengkaji syarat materiil terkait laporan dugaan pelanggaran bersifat TSM itu.

Pada rapat pleno, Bawaslu Kalsel melakukan penilaian terhadap syarat formulir materiil, kewenangan pengawas pemilu, legal standing pelapor dan terlapor serta tenggat waktu laporan.

Sekadar diketahui Denny Indrayana bersama tim kuasa hukumnya telah tiga kali melaporkan calon gubernur petahana atas dugaan pelanggaran Pilkada.

Namun, dua dari tiga laporan itu rontok lantaran dinyatakan tidak memenuhi alat bukti oleh Bawaslu Kalsel.

Klarifikasi BirinMU

Polling Pilkada 2020
Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Warga Selaru Terdampak Banjir, Zulkifli Salurkan 100 Paket Sembako
apahabar.com

Kalsel

Awal Tahun Ajaran Belum Dongkrak SIM Baru di Batola
apahabar.com

Kalsel

Hidup Sebatang Kara, Almarhum Kakek Tabrani Dikenal Baik
apahabar.com

Kalsel

Nadjmi: Adipura Persembahan untuk Masyarakat Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

PDIP Tala Bagi Daging Kurban Sesuai Protokol Kesehatan

Kalsel

Diajak ke Istana, Massa Anti-Omnibus Law di Banjarmasin: Sungguh Kita Menolak!
apahabar.com

Kalsel

Dahsyat! Lukisan Penuh Makna Warga Tapin Kalsel Mejeng di Pameran Nasional
apahabar.com

Kalsel

Tongkang Tua Terbakar, Manajemen Masih Belum Tau Asal Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com