Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

Ribuan Bekantan Berada di Luar Kawasan Konservasi, Sering Konflik dengan Masyarakat di Kalsel

- Apahabar.com Senin, 2 November 2020 - 11:45 WIB

Ribuan Bekantan Berada di Luar Kawasan Konservasi, Sering Konflik dengan Masyarakat di Kalsel

Bekantan (Nasalis Larvatus). Foto: Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki keanekaragaman hayati berupa flora dan fauna yang sangat luar biasa berlimpah.

Salah satu fauna endemik Kalsel yakni Bekantan.

Sayang populasi satwa dengan nama latin Nasalis Larvatus ini kian terancam. Khusus populasi Bekantan yang berada di luar kawasan konservasi atau kawasan ekosistem esensial (KEE).

Berdasarkan data dari Sahabat Bekantan Indonesia Foundation, Bekantan yang berada di luar kawasan konservasi berjumlah 2.000-3.000 ekor.

“Itu semua berada di luar kawasan konservasi,” ucap Ketua Sahabat Bekantan Indonesia, Rizki Amelia kepada apahabar.com, belum lama tadi.

Untuk tahun ini, kata Amelia, isu yang berkembang lebih ke arah masifnya konflik antara Bekantan dan manusia di Kalsel.

“Setiap bulannya, minimal 2 aduan yang masuk terkait konflik Bekantan dan masyarakat,” jelas Dosen Prodi Biologi FKIP ULM ini.

Dalam bulan ini saja, Amelia menerima laporan masyarakat dari berbagai daerah seperti Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, Kecamatan Tamban dan Belawang Kabupaten Barito Kuala.

“Dalam bulan ini saja ada laporan masyarakat dari daerah Gambut, Tamban dan Belawang,” tegas Amelia.

Sementara itu, Kepala BKSDA Kalsel, Mahrus mengungkapkan, untuk populasi Bekantan di dalam kawasan konservasi lebih sedikit dibandingkan di luar kawasan konservasi yakni berjumlah 1.229 ekor.

“Untuk di dalam kawasan konservasi hanya berjumlah 1.229 ekor,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Intan 2019

Kalsel

Demi Keamanan, Sopir di Terminal Kilometer 6 Banjarmasin Jalani Swab
apahabar.com

Kalsel

Upaya Satgas Selamatkan Bekantan Akibat Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Warga Paringin Waswas Hujan Deras
apahabar.com

Kalsel

Baru Dikukuhkan, Puluhan BPD di Muara Uya Diberi Pembekalan
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Nyawa Melayang Gara-Gara Duit Ganti Lahan Sungai Gardu II
apahabar.com

Kalsel

Tabalong Tambah Lagi 17 Pasien Sembuh, Terbanyak di Kecamatan Ini
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Pembangunan Siring Muara Kelayan Ditunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com