Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Ribuan Panitia Penyelenggara Pemilu di Batola Jalani Rapid Test

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 18:36 WIB

Ribuan Panitia Penyelenggara Pemilu di Batola Jalani Rapid Test

Sejumlah petugas KPPS menjalani rapid test di Puskesmas Marabahan, Selasa (3/11). Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Berusaha memberikan jaminan kesehatan dalam pelaksanaan Pilgub Kalimantan Selatan 2020, ribuan panitia penyelenggara Pemilu di Barito Kuala menjalani rapid test.

Pemeriksaan dilangsungkan 2 hingga 7 November 2020 di 19 Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) yang tersebar di 17 kecamatan.

Total 7.489 orang yang menjalani pemeriksaan. Mereka terdiri dari 4.781 orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 1.366 petugas ketertiban Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kemudian 136 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan sekretariat, serta 1.206 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan sekretariat.

“Sesuai amanah Peraturan KPU, semua panitia penyelenggara Pemilu menjalani rapid test. Melalui deteksi ini, diharapkan mereka terbebas dari Covid-19,” papar Komisioner KPU Batola, Wardi, Selasa (3/11).

“Seandainya diperoleh hasil reaktif, mereka langsung menjalani pemeriksaan swab dan diisolasi. Untuk petugas yang reaktif, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Batola,” imbuhnya.

Mengingat rapid test sudah menjadi peraturan tetap, KPU Batola tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada calon petugas yang mangkir.

“Kalau tidak bersedia mengikuti rapid test, calon petugas dimaksud langsung diganti. Namun sampai sekarang, sebagian besar calon petugas sudah menjalani rapid test,” tegas Wardi.

Total terdapat 683 TPS di Batola yang tersebar di 17 kecamatan. Seiring jumlah penduduk, tersedia 120 TPS di Alalak, disusul Tamban dengan 72 TPS, dan Marabahan 51 TPS.

“Kami mengikuti rapid test ini untuk mengantisipasi, seandainya tertulari atau terdapat petugas lain yang terkena corona,” papar Ardiansyah yang segera bertugas di TPS 04 Marabahan.

“Diharapkan tidak terjadi lagi peningkatan kasus corona, sehingga partisipasi pemilih di TPS tidak terpengaruh,” tandasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Resmi, Disdik HST Perpanjang Masa Belajar di Rumah
apahabar.com

Kalsel

Tuduhan Video Syur Mahasiswi Cantik Banjarmasin Jalan Ditempat
apahabar.com

Kalsel

Benar-Benar Beda, Bupati Batola Lantik Pejabat di TPA
apahabar.com

Kalsel

DPRD Kalsel Tunggu Arahan Kementerian Luar Negeri
apahabar.com

Kalsel

Operasi Ketupat Intan 2019; Periksa Urine dan Kelayakan Kendaraan Angkutan
apahabar.com

Kalsel

Sungai Kusambi Meluap, Bhabinkamtibmas Maju Makmur Imbau Warga Selalu Waspada
Zona

Kalsel

Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!
apahabar.com

Kalsel

VIDEO: Detik-Detik Evakuasi Jasad Terpanggang di Muara Teweh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com