3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Rontok Lagi, Dugaan Pelanggaran BirinMu Resmi Disetop Bawaslu!

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 10:32 WIB

Rontok Lagi, Dugaan Pelanggaran BirinMu Resmi Disetop Bawaslu!

Bambang Widjojanto saat mendampingi Denny Indrayana melaporkan dugaan pelanggaran paslon BirinMu ke Bawaslu Kalsel. Foto: apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Bawaslu akhirnya menghentikan kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 1, Sahbirin-Muhidin (BirinMu).

“Iya hasilnya sudah ada yakni dihentikan,” ucap Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie kepada apahabar.com, Rabu (4/11) pagi.

Kesimpulan tersebut diambil, kata dia, setelah Bawaslu menggelar rapat pleno sampai dengan pukul 23.00 Wita, tadi malam.

“Ini melalui rapat pleno sampai pukul 23.00 Wita,” kata Aldo, begitu kerap disapa.

Bawa 107 Dugaan Pelanggaran, Denny Indrayana Laporkan BirinMu ke Bawaslu Kalsel

Aldo menegaskan laporkan tersebut tidak cukup bukti untuk memenuhi unsur-unsur sebagaimana pasal yang disangkakan yaitu Pasal 188 jo 71 ayat 3 UU No 6 Tahun 2020 tentang Pilkada.

“Tidak cukup bukti untuk memenuhi pasal yang disangkakan,” pungkasnya.

Sebelumnya Bawaslu Kalsel secara resmi menerima laporan dugaan pelanggaran pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Sahbirin Noor-Muhidin, Rabu (28/10).

Pelapornya Jurkani. Ia anggota tim divisi hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 2, Haji Denny-Haji Difri (H2D).

Jurkani melaporkan Sahbirin atas dugaan pelanggaran Pasal 71 ayat (3) UU Pilkada.

Di mana mengatur larangan gubernur menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Yang tidak kalah penting dari pelanggaran tersebut adalah sanksi diskualifikasi atau pembatalan petahana dalam kontestasi Pilkada sebagaimana diatur dalam Pasal 71 ayat (5) UU a quo.

Bawaslu Kalsel sudah memanggil sejumlah pihak terkait laporan dugaan pelanggaran tersebut. Termasuk terlapor dan sebagian pejabat Pemprov Kalsel hingga jurnalis.

Laporan Kedua

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Pilkada, Kesbangpol Petakan Potensi Konflik di Kalsel

Kalsel

Dihibur Mamanda, Serunya Sahur Bareng Jurnalis ala Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Gangguan Pernapasan Akut, Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Wafat
apahabar.com

Kalsel

Kolaborasi WALHI dan IPNU, Dialog Melawan Sampah Digelar Besok
apahabar.com

Kalsel

Waspada Ancaman Cuaca Ekstrem di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Pembobol BPR Martapura Diduga Lebih Satu Orang
apahabar.com

Kalsel

Berantas Karhutla, Wakapolri Minta Aplikasi Bekantan Dimaksimalkan
apahabar.com

Kalsel

Kabid Humas: Polda Kalsel Siap Tangani Karhutla 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com