“Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas Siap-Siap! Hasnur Mau Lepas Saham Perusahaan Kapalnya ke Publik Sodorkan 28 Alat Bukti, Korban Banjir Kalsel Mau Gotong Kulkas Rusak ke Pengadilan

Rontok Lagi, Dugaan Pelanggaran BirinMu Resmi Disetop Bawaslu!

- Apahabar.com     Rabu, 4 November 2020 - 10:32 WITA

Rontok Lagi, Dugaan Pelanggaran BirinMu Resmi Disetop Bawaslu!

Denny Indrayana bersama Bambang Widjojanto saat melaporkan dugaan pelanggaran paslon BirinMu ke Bawaslu Kalsel. Foto: apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Bawaslu akhirnya menghentikan kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 1, Sahbirin-Muhidin (BirinMu).

“Iya hasilnya sudah ada yakni dihentikan,” ucap Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie kepada apahabar.com, Rabu (4/11) pagi.

Kesimpulan tersebut diambil, kata dia, setelah Bawaslu menggelar rapat pleno sampai dengan pukul 23.00 Wita, tadi malam.

“Ini melalui rapat pleno sampai pukul 23.00 Wita,” kata Aldo, begitu kerap disapa.

Bawa 107 Dugaan Pelanggaran, Denny Indrayana Laporkan BirinMu ke Bawaslu Kalsel

Aldo menegaskan laporkan tersebut tidak cukup bukti untuk memenuhi unsur-unsur sebagaimana pasal yang disangkakan yaitu Pasal 188 jo 71 ayat 3 UU No 6 Tahun 2020 tentang Pilkada.

“Tidak cukup bukti untuk memenuhi pasal yang disangkakan,” pungkasnya.

Sebelumnya Bawaslu Kalsel secara resmi menerima laporan dugaan pelanggaran pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Sahbirin Noor-Muhidin, Rabu (28/10).

Pelapornya Jurkani. Ia anggota tim divisi hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 2, Haji Denny-Haji Difri (H2D).

Jurkani melaporkan Sahbirin atas dugaan pelanggaran Pasal 71 ayat (3) UU Pilkada.

Di mana mengatur larangan gubernur menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Yang tidak kalah penting dari pelanggaran tersebut adalah sanksi diskualifikasi atau pembatalan petahana dalam kontestasi Pilkada sebagaimana diatur dalam Pasal 71 ayat (5) UU a quo.

Bawaslu Kalsel sudah memanggil sejumlah pihak terkait laporan dugaan pelanggaran tersebut. Termasuk terlapor dan sebagian pejabat Pemprov Kalsel hingga jurnalis.

Laporan Kedua

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Satpol PP HSS

HSS

Kembali Bikin Resah, Satpol PP HSS Antar ODGJ ke Bangsal Jiwa
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara Kabut Asap, Kasus ISPA di Banjarmasin Meningkat
apahabar.com

Kalsel

96 Personel Gabungan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru di Balangan

Kalsel

Lapak Sudah Dibongkar, Belum Semua Eks PKL Handil Bakti Masuk Pasar
apahabar.com

Kalsel

Terganjal Status, Rusunawa Teluk Kelayan Tak Bisa Ditempati
apahabar.com

Kalsel

Ada Lagi Dugaan Ajaran Sesat, Kemenag Kalsel Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Di Tengah Pandemi Covid-19, ASN Dilarang Mudik dan Cuti Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Siang Ini, Berkas Kasus Korupsi Jalan di Amuntai Dilimpahkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com