BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Rupiah Ditutup Menguat, Seiring Pasar Masih Nantikan Hasil Pilpres AS

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 17:29 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Seiring Pasar Masih Nantikan Hasil Pilpres AS

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Antara/Aprillio Akbar/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (4/11) sore ditutup menguat.

Penguatan rupiah seiring pelaku pasar yang masih menantikan hasil pemilihan presiden di AS yang berlangsung ketat.

Rupiah ditutup menguat 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp 14.565 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya Rp 14.585 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan saat ini semua mata tengah tertuju pada pemilihan presiden di Amerika Serikat.

“Ketidakpastian atas hasil pemilu di AS menarik pelaku pasar kembali ke aset berisiko,” ujar Ibrahim di Jakarta seperti dilansir Antara, Rabu.

Kandidat presiden petahana Donald Trump memimpin perolehan suara dari lawannya, Joe Biden, di Negara Bagian Florida, yang dianggap sebagai wilayah krusial dalam pemilu AS.

Sementara perhitungan suara di wilayah-wilayah lainnya masih dalam proses, termasuk sejumlah negara bagian yang bukan merupakan kantong suara Trump ataupun Biden.

Berdasarkan proyeksi perolehan suara, kedua pesaing ini meraih kemenangan di basis suara mereka masing-masing. Wilayah konservatif seperti Alabama, Indiana, Kentucky, dan Tennessee menjadi milik Trump, sementara Massachusetts, Vermont, New York, dan Connecticut untuk Biden.

“Dengan masih berlanjutnya penghitungan suara Pilpres di AS, Investor kembali mencari investasi yang menguntungkan salah satunya pasar finansial dalam negeri. Itu bisa dilihat dari pergerakan arus modal asing yang sebelumnya keluar dari pasar, kembali parkir di pasar finansial dalam negeri,” kata Ibrahim

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp 14.517 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.513 per dolar AS hingga Rp 14.568 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 14.557 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp 14.609 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tiga Bandara Dikerjasamakan, Menhub Berharap APBN Hemat Rp100 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini, Harga Emas Antam Kembali Turun Rp 2.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Imbas Corona, Serapan Ayam Potong di Kalsel Turun Hingga 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Harapkan BUMN-Swasta Bantu Danai Riset
apahabar.com

Ekbis

Akhir Tahun, Toyota Avanza Diskon 15 Juta
apahabar.com

Ekbis

Penjual Sate Keluhkan Harga Ayam Naik
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok di Bawah 20 Dolar per Barel
apahabar.com

Ekbis

Riau Peroleh Rp 109 Miliar dari Penghapusan Denda Pajak Kendaraan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com