Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Sabu 2 Kg di Syamsudin Noor, Bandar Besar Masuk Bidikan Polisi

- Apahabar.com Jumat, 13 November 2020 - 15:33 WIB

Sabu 2 Kg di Syamsudin Noor, Bandar Besar Masuk Bidikan Polisi

Febri Akbar (kiri) penyelundup sabu 2 Kg di Bandara Syamsudin Noro, dan rekannya Arifin Noor terduga penerima barang di Banjarmasin. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Polisi membidik bandar besar yang menyelundupkan 2 kilogram sabu lewat Bandara Syamsudin Noor.

Bandar ini diduga kuat mengendalikan dua kurir yang berhasil diamankan jajaran Subdit 1, Ditresnarkoba Polda Kalsel, Jumat (6/11) silam.

“Disinyalir dikendalikan bandar besar di luar Provinsi Kalimantan Selatan sehingga kami berkoordinasi dengan Direktorat Narkoba Bareskrim Polri,” ujar Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra melalui Kasubdit 1 AKBP Matsari di sela pemusnahan 597,24 gram sabu dan 151 pil ekstasi di Mapolda Kalsel, Jumat (13/11) siang, dilansir Antara.

Sabu 2.000 gram itu hendak diselundupkan seorang kurir bernama Febri Akbar (29) asal Kabupaten Bireuen Aceh.

Ia ditangkap bersama Alfian Noor, rekannya yang sudah menunggu setibanya Febri di Bandara Internasional itu.

“Alfian sebagai penerima barang di Banjarmasin,” ujar Matsari.

Siang tadi, Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalsel memusnahkan barang bukti 597,24 gram sabu-sabu dan 151 butir ekstasi dengan cara diblender hingga hancur.

Barang bukti narkoba yang dimusnahkan itu hasil sitaan dari 20 laporan polisi dan 33 tersangka yang ditangkap.

Pemusnahan barang bukti sebagai agenda rutin polisi dengan tujuan agar sitaan narkoba tidak sampai disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Adapun perkara yang terkumpul dalam periode 2 bulan terakhir, Oktober dan November 2020.

“Ini juga perintah undang-undang agar menutup celah hal-hal tak diinginkan bisa terjadi terhadap barang bukti sehingga hanya disisihkan sedikit untuk pembuktian di persidangan,” kata Matsari.

Nekat Tabrak Portal

Apes dialami Febri Akbar (29) warga asal Bireuen, Aceh. Ban mobilnya bocor dalam pelarian,

Pelarian terduga kurir sabu sebanyak 2 kilogram itu harus berakhir di tangan sejumlah personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel yang memburunya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tanam 16 Ribu Pohon, Upaya Hijaukan Markas Kepolisian di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Selain Enak, Sayur Kelakai Khas Kalimantan Punya Khasiat di Tengah Pandemi
apahabar.com

Kalsel

Sentuh 104 Kasus, Banjarmasin Butuh Lab Covid-19?
surat suara

Kalsel

Tiba Kemarin, Distribusi Jutaan Surat Suara di Kalsel Dikawal Ketat Polisi
apahabar.com

Kalsel

Penetapan Cawabup HST Tak Kunjung Kelar
apahabar.com

Kalsel

Teror Kabut Asap, Warga Tala Mulai Menderita Batuk
apahabar.com

Kalsel

Tambah 39, Total Pasien Sembuh Covid-19 di Kalsel Capai 578 Orang

Kalsel

VIDEO: Adu Mulut Petugas Dishub Banjarmasin dan Pengelola Parkir RSUD Ulin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com