Visakha FC Waspadai 3 Penggawa Bali United Sejumlah Calon Haji Kalsel Miliki Penyakit Bawaan Klaim Tak Bersalah, Laskar Adat Dayak Nasional Siap Kawal Kasus Mardani H Maming Nama-Nama Lima Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui

Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu

- Apahabar.com     Kamis, 26 November 2020 - 12:33 WITA

Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu

Sistem belajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19 akan dimulai kembali Januari 2021 mendatang. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Firman Yusi berharap pemerintah daerah melakukan persiapan matang dan sosialisasi masif terkait kebijakan belajar tatap muka yang akan dimulai Januari 2021 mendatang.

“Karena ijin penyelenggaraan pembelajaran tatap muka ada di tangan pemerintah daerah dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi, maka persiapannya harus matang, demikian pula dengan sosialisasi khususnya kepada siswa dan orang tua siswa, sehingga orang tua siswa yakin bahwa pembelajaran tatap muka yang diselenggarakan memenuhi standar protokol pencegahan penularan Covid-19,” ujar anggota DPRD Kalsel dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu, Kamis (26/11).

Kebijakan akan dimulai kembali pembelajaran tatap muka sendiri seiring diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Dalam keputusan bersama tersebut, kata Firman Yusi, penyelenggaraan pembelajaran tatap muka menepikan persoalan status zona suatu daerah.

Sebaliknya, lebih menekankan pada kesiapan sekolah dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam penyelenggaraannya yang tercantum dalam daftar periksa. Penyelenggaraannya pun diharapkan serentak dalam satu wilayah provinsi/kabupaten/kota.

“Jujur saja, saya masih menerima banyak laporan kekhawatiran orang tua atas rencana pembelajaran tatap muka, apalagi saat ini juga sudah ada yang melakukan atau merencanakan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka dan orang tua disodori surat pernyataan setuju atau tidak setuju disertai pernyataan tidak akan menuntut sekolah kalau terjadi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah,” beber Firman.

Surat pernyataan itu pun, kata dia, tidak disertai penjelasan rinci tentang protokol yang akan digunakan selama pembelajaran tatap muka, sehingga membuat orang tua ragu menyetujui penyelenggaraan pembelajaran tatap muka.

“Dengan surat macam itu, jika terjadi penularan, meskipun penyebabnya kelalaian penyelenggaraan protokol kesehatan oleh sekolah, orang tua tidak dapat menuntut sekolah, maka perlindungan anak dalam hal ini sangat lemah,” imbuhnya.

Karena itu, Firman lebih menyarankan agar penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di Kalimantan Selatan sebaiknya ditunda hingga Januari 2021 atau awal semester genap tahun ajaran/akademik 2020/2021 dengan mengikuti panduan dalam SKB Empat Menteri tersebut, namun dengan tetap menekankan pada persiapan yang matang dan sosialisasi yang masif kepada siswa dan orang tua siswa.

Tambah 5

Sejumlah sekolah swasta di Kota Banjarmasin ikut menggelar simulasi pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada Potensi Karhutla di Kalsel yang Mengakibatkan Kabut Asap
Sungai Riam Kiwa

Kalsel

Luapan Sungai Riam Kiwa di Sei Pinang, Camat: Ini Paling Parah
PDI Perjuangan Banjarmasin

Kalsel

HUT ke-48, PDI Perjuangan Banjarmasin Angkat Isu Lingkungan

Kalsel

Kasus Covid-19 Kalsel, Pemerintah Mesti Buka Layanan Kesehatan Online
Sepuluh KK korban longsor masih bertahan di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru. Foto: Istimewa

Kalsel

Tersisa 10 KK, Begini Kondisi Terkini Korban Longsor di Pulau Sembilan Kotabaru
Jasad Pria Mengapung

Kalsel

Jasad Pria Mengapung di Kawasan Sungai Lulut Banjarmasin, Ini Kata Polisi
Banjarmasin

Kalsel

Ramai-Ramai Kritik Biaya Meter PDAM Bandarmasih: “Jangan Berbisnis dengan Rakyat”

Kalsel

Anak Berbobot 125 Kilogram Asal Kuringkit Kembali Muntah-Muntah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com