Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan Isu Lemahnya KPK Digaungkan, Mahasiswa Siap Geruduk DPRD Kalsel

Selangkah Lagi, Barito Kuala Miliki Dinding Panjat Standar

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 12:24 WIB

Selangkah Lagi, Barito Kuala Miliki Dinding Panjat Standar

Salah seorang atlet Barito Kuala melakukan pemanjatan di dinding boulder yang berdampingan dengan lokasi pembangunan dinding lead. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sempat tiga kali ditangguhkan, Barito Kuala akhirnya sudah mulai membangun dinding panjat yang memenuhi standar nasional.

Lokasi pembangunan dinding panjat lead tersebut terletak di samping tribun Lapangan 5 Desember Marabahan. Juga berdekatan dengan dinding boulder sederhana yang terbuat dari rangka dan panel bekas.

“Memang pembangunan dinding panjat sempat ditangguhkan tiga kali berturut-turut. Faktor yang dipertimbangkan adalah ketersediaan anggaran,” ungkap Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola, Gusti Ruspandi, Rabu (4/11).

“Akhirnya walaupun di tengah-tengah pandemi Covid-19, pembangunan fasilitas olahraga panjat tebing tersebut dapat dilakukan. Dijadwalkan pembangunan rampung akhir Desember 2020,” imbuhnya.

Pembangunan dinding panjat ini menggunakan pagu anggaran senilai Rp647 juta. Sesuai dengan rencana, dinding dibangun setinggi 13 meter dan panel fiberglass.

“Tentu kami berbahagia dan mengapresiasi tinggi Pemkab Batola, mengingat dinding panjat itu sudah dinantikan selama bertahun-tahun,” sahut Donny Irwan, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Batola.

“Kami berharap dinding itu tak sekadar dibangun, tetapi juga berspesifikasi lintasan standar sesuai manual kompetisi FPTI. Standarisasi dinding berarti penting, karena menyangkut keselamatan atlet,” imbuhnya.

Diyakini kehadiran dinding panjat representatif, ikut mendongkrak pamor panjat tebing di masyarakat. Terlebih di Batola, salah satu cabang olahraga ekstrem ini kurang begitu familiar.

“Kami sendiri sudah mulai mendata sejumlah atlet binaan. Namun belum maksimal, seiring peningkatan penyebaran Covid-19,” beber Donny.

“Sebenarnya faktor fasilitas juga mempengaruhi upaya menarik perhatian calon atlet maupun masyarakat. Ke depan kami lebih optimis, terutama setelah dinding yang sedang dibangun itu selesai,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Akhiri Pertentangan, Messi Ingin Satukan Semua Orang di Barcelona
apahabar.com

Sport

Gila, Gelandang 16 Tahun Ini Jadi Rebutan Klub Raksasa Eropa
Ricky Yacobi

Sport

Legenda Timnas Indonesia Ricky Yacobi Meninggal Dunia Saat Bermain Bola
apahabar.com

Sport

Sambut Kompetisi Liga 3 2019, Persetala Disuntik Pengusaha Lokal
apahabar.com

Sport

KONI dan Dispora Ingin Menghadap Gubenur Kalsel

Sport

Hasil & Klasemen Liga Champions, Liverpool Gelontor Atalanta 5 Gol, Jota Cetak Hattrick, Skor Akhir 5-0
apahabar.com

Sport

Rafi Syarahil dan Rekan di Timnas U-22 Kesulitan Rumput Sintetis

Sport

Piala Menpora 2021: Gol Cepat Bhayangkara Bungkam Borneo FC
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com