Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Sempat Curi Motor dan Tusuk Warga, Perkara Pemuda Bahaur Panjat Tower Sutet Mataraman Berakhir Damai

- Apahabar.com Kamis, 12 November 2020 - 20:06 WIB

Sempat Curi Motor dan Tusuk Warga, Perkara Pemuda Bahaur Panjat Tower Sutet Mataraman Berakhir Damai

Suriadi alias Isur digandeng polisi usai turun dari tower sutet Mataraman, Kabupaten Banjar, Rabu (11/11). Foto-istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Kasus pidana yang dilakukan Suriadi alias Isur (23), pemuda Bahaur panjat tower sutet Mataraman, Kabupaten Banjar, berujung damai secara kekeluargaan.

Pemuda asal Desa Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng itu sebelum menaiki tower pada Selasa (10/11), melakukan penusukan terhadap pria paruh baya usai Salat Subuh di areal Masjid Al-Karomah.

Masih di hari yang sama, ia juga melakukan curanmor roda dua, di wilayah Martapura Timur, dan sore harinya ia diketahui naik tower sutet.

“Sudah damai setelah dilakukan mediasi, dan pihak keluarga mau memaafkan. Mengingat kondisi yang bersangkutan juga mengalami gangguan kejiwaan,” ujar Kapolsek Martapura Kota, AKP Suroto melalui Kanit Reskrim, IPTU B Munthe kepada apahabar.com, Kamis (21/11).

Terkait penusukan, pihak keluarga Suriadi bersedia membantu pengobatan korban yang ia tikam, sekaligus membesuk di rumah sakit.

“Namun semampunya, karena melihat keadaan keluarga Suriadi yang juga bukan orang berada,” terangnya.

Adapun motor yang sempat ia curi, juga telah dikembalikan kepada pemiliknya.

Isur diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Sejak di pondok pesantren sudah sering ngelamun.

Usai turun dari tower, pihak kepolisian juga sempat membawa berobat kepada seorang guru.

“Kemarin Isur juga dibawa berobat oleh anggota kita yang merasa kasian dengan keadaan isur,” bebernya.

Isur sudah dibawa orangtuanya pulang ke Desa Bahaur untuk dilakukan pengobatan.

“Sekitar habis Asar kemarin, Isur susah dibawa pulang oleh keluarganya,” pungkas Munthe.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hujan Berpetir Mendominasi Prakiraan Cuaca Kalsel Siang Ini

Kalsel

Terungkap, Pembunuhan Menantu di Tamban Dipicu Cekcok Rumah Tangga
apahabar.com

Kalsel

Stok Pangan di Batola, DKPP: Aman Hingga Akhir 2020
apahabar.com

Kalsel

Soal Proyek KA Tabalong-Banjarmasin, Pemerintah Mesti Realistis
apahabar.com

Kalsel

Eks Gubenur Kalsel: Masyarakat HST Sejahtera Tanpa Tambang
apahabar.com

Kalsel

HST Berduka, Pemakaman Dokter Penyakit Dalam Ditayangkan Virtual
apahabar.com

Kalsel

Perampokan Sadis, Modus Baru Kejahatan Jalanan di Gambut
apahabar.com

Kalsel

Sembari Bagikan Helm Gratis, Polisi Sosialisasikan Berlalu Lintas Kepada Driver Gojek
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com