Resmi, Kejari Tanbu Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Kursi Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta Polisi Bakal Tindak Parkir Sembarangan di Kawasan Taman Kota-Masjid Raya Kotabaru Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel

Sempat Curi Motor dan Tusuk Warga, Perkara Pemuda Bahaur Panjat Tower Sutet Mataraman Berakhir Damai

- Apahabar.com Kamis, 12 November 2020 - 20:06 WIB

Sempat Curi Motor dan Tusuk Warga, Perkara Pemuda Bahaur Panjat Tower Sutet Mataraman Berakhir Damai

Suriadi alias Isur digandeng polisi usai turun dari tower sutet Mataraman, Kabupaten Banjar, Rabu (11/11). Foto-istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Kasus pidana yang dilakukan Suriadi alias Isur (23), pemuda Bahaur panjat tower sutet Mataraman, Kabupaten Banjar, berujung damai secara kekeluargaan.

Pemuda asal Desa Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng itu sebelum menaiki tower pada Selasa (10/11), melakukan penusukan terhadap pria paruh baya usai Salat Subuh di areal Masjid Al-Karomah.

Masih di hari yang sama, ia juga melakukan curanmor roda dua, di wilayah Martapura Timur, dan sore harinya ia diketahui naik tower sutet.

“Sudah damai setelah dilakukan mediasi, dan pihak keluarga mau memaafkan. Mengingat kondisi yang bersangkutan juga mengalami gangguan kejiwaan,” ujar Kapolsek Martapura Kota, AKP Suroto melalui Kanit Reskrim, IPTU B Munthe kepada apahabar.com, Kamis (21/11).

Terkait penusukan, pihak keluarga Suriadi bersedia membantu pengobatan korban yang ia tikam, sekaligus membesuk di rumah sakit.

“Namun semampunya, karena melihat keadaan keluarga Suriadi yang juga bukan orang berada,” terangnya.

Adapun motor yang sempat ia curi, juga telah dikembalikan kepada pemiliknya.

Isur diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Sejak di pondok pesantren sudah sering ngelamun.

Usai turun dari tower, pihak kepolisian juga sempat membawa berobat kepada seorang guru.

“Kemarin Isur juga dibawa berobat oleh anggota kita yang merasa kasian dengan keadaan isur,” bebernya.

Isur sudah dibawa orangtuanya pulang ke Desa Bahaur untuk dilakukan pengobatan.

“Sekitar habis Asar kemarin, Isur susah dibawa pulang oleh keluarganya,” pungkas Munthe.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ribuan Lahan Kalsel Terbakar, Damkar Jalani Diklat Pemadam I
apahabar.com

Kalsel

Mayat Pemuda Gegerkan Warga Kandangan
apahabar.com

Kalsel

7 Kali Raih Adipura, Pemkab Banjar Arak Keliling Kota
apahabar.com

Kalsel

Berharap Dijauhkan Bencana, Warga Komplek Bumi Wahyu Gelar Tolak Bala
apahabar.com

Kalsel

Raperda Minerba Sudah Masuk Fasilitasi 
apahabar.com

Kalsel

Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Ratusan Juta untuk Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Lewat Jumat Bersih Warga HSS Mampu Tekan Penyakit DBD
Mahasiswa Kalsel

Kalsel

FISIP ULM Banjarmasin Lockdown, Mahasiswa Positif Covid-19 Ingin Ujian Skripsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com