Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Soal Tes Sulit, Ada Peserta Seleksi CPNS Menyanggah ke BKD HSS

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 17:14 WIB

Soal Tes Sulit, Ada Peserta Seleksi CPNS Menyanggah ke BKD HSS

Kasubbid Formasi dan Mutasi BKD Diklat HSS, Zulkifli Mahmud. Foto-apahabar.com/Dayat

apahabar.com, KANDANGAN – Hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) telah diumumkan.

Sebanyak 2 sanggahan masuk namun ditolak keduanya, salah satunya terkait sulitnya soal tes.

Hasil seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS instansi Pemkab HSS diumumkan pada Jumat (30/10) lalu, melalui website, akun media sosial resmi maupun pengumuman di kantor Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kabupaten HSS.

Pada perekrutan CPNS tahun ini, Pemkab HSS mendapat jatah sebanyak 261 formasi.

Dari sebanyak 624 peserta SKB pada pertengahan September 2020 lalu, sebanyak 236 orang dinyatakan lulus sampai tahap akhir seleksi.

Hal itu berdasarkan peringkat terbaik di masing-masing formasi, dalam perhitungan nilai SKB.

Setelah hasil kelulusan diumumkan, peserta diberikan waktu selama 3 hari untuk melakukan sanggahan apabila tidak menerima hasil seleksi.

“Diberikan kesempatan masa sanggah selama tiga hari, untuk peserta melakukan sanggahan kelulusan atau tidak lulusnya peserta,” ucap Kasubbid Formasi dan Mutasi BKD Diklat HSS, Zulkifli Mahmud, Senin (2/11).

Peserta melakukan sanggahan dapat melalui fitur yang tersedia di laman SSCN, yang ditujukan ke BKD Diklat Kabupaten HSS.

Diungkapkan Mahmud, saat ini sudah ada pelamar CPNS di instansi Pemkab HSS yang melakukan sanggahan, karena tidak puas dengan hasil seleksi.

“Sampai saat ini sudah ada sebanyak dua masuk sanggahan,” beber Mahmud.

Disebutkannya, sanggahan yang masuk yakni terkait kualifikasi pendidikan dan terkait soal yang sulit.

Instansi diberikan kesempatan memberikan menjawab sanggahan dalam waktu 4 hari sejak pengumuman diterbitkan.

Mahmud menjelaskan, kedua sanggahan yang masuk tersebut sudah ditanggapi.

Kedua sanggahan ditolak, dengan alasan sanggahan yang disampaikan tidak masuk akal. Terkait kualifikasi pendidikan sudah ada aturan jelas dari pusat.

Sementara peserta seleksi yang dinyatakan lulus, diminta mengisi daftar riwayat hidup (DRH), kelengkapan dokumen, dan surat pernyataan yang diunggah melalui akun SSCN masing-masing selambat-lambatnya 15 November 2020.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dengan Kemasan Baru, Bartman Hidupkan Kembali Talk Show Baricau
apahabar.com

Borneo

Kios Keluarga Anggota Dewan Terbakar!
Ada Apotek Hidup di Polres Tapin

Kalsel

Ada Apotek Hidup di Polres Tapin
apahabar.com

Kalsel

Identitas Mayat yang Dikira Bangkai Hewan di Batola Terkuak
apahabar.com

Kalsel

14 Hari Beroperasi, Kabupaten Banjar Tercatat Menjadi ‘Pelanggar’ Lalu Lintas Terbanyak
Cara Ibnu Sina Respons Penolakan Asrama BKD Jadi Pusat Karantina ODP

Kalsel

Cara Ibnu Sina Respons Penolakan Asrama BKD Jadi Pusat Karantina ODP
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Hebat di Sutoyo Banjarmasin, 6 Rumah Luluh Lantak
apahabar.com

Kalsel

Sisir Sungai Barito, Satuan Airud Polres Batola Sosialisasi Perbup Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com