Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Survei Indikator Pilwali Banjarmasin, Ibnu Sina-Ariffin 46,6 Persen

- Apahabar.com Jumat, 20 November 2020 - 09:44 WIB

Survei Indikator Pilwali Banjarmasin, Ibnu Sina-Ariffin 46,6 Persen

Pasangan nomor urut 02 pada Pilwali Banjarmasin 2020, Ibnu Sina dan Ariffin Noor. Foto- Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Lembaga Survei Pusat Studi Politik Dan Kebijakan Publik (LSP2KP) merilis survei para kandidat di Pilwali Banjarmasin 2020.

Hasilnya, pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin nomor urut 02 Ibnu Sina-Ariffin Noor menduduki peringkat atas dengan 46,6 persen.

Sedangkan paslon nomor urut 04 Hj Ananda-Mushaffa Zakir mendapatkan 20,2 persen.

Lalu paslon nomor urut 03 H Khairul Saleh-Habib Muhammad Ali Al Habsyi 4,2 persen.

Terakhir paslon nomor urut 01 Abdul Haris Makkie-Ilham Nor mencapai 3,6 persen.

“Paslon Ibnu-Arifin bisa disebut mendekati posisi kategori matahari tunggal karena nilainya persentase hampir 50 persen,” ujar Field Resech Manager LSP2KP Banjarmasin Didi Achmadi.

Adapun survei ini diambil dari 500 sampel yang dilakukan selama dua pekan. Kategori yang diambil sampel mulai dari gender, agama, usia, pendidikan dan pekerjaan.

Dari sana, Penasehat LSP2KP Prof M Uhaib As’ad menerangkan survei tersebut tidak terkait oleh paslon manapun.

Ia meyakinkan tim di lapangan yang dikerahkan terdiri dari 15 orang yang merupakan mahasiswa di kota Seribu Sungai.

Mahasiswa adalah insan yang netral dan dalam kampus masing-masing juga melarang mahasiswanya terlibat dalam politik.

“Pada intinya hasil survei ini dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Survei berdasarkan pendataan sesuai kebenaran dan objektivitas penelitian,” bebernya.

Dosen Uniska ini juga menyatakan alasan mengapa Ibnu Sina-Arifin paling eksis dalam survei.

Selain incumbent, perpolitikan tentang figur pribadi sudah dilakukan jauh sebelum Pemilu.

Kemudian ia memilih jiwa pemimpin yang tidak dimiliki calon lainnya.

“Lembaga survei ini sudah memiliki jaringan yang cukup bisa mempengaruhi masyarakat,” pungkasnya.(*)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Diskusi Banua Milineal Fest, dari Indeks Prestasi Pemuda Rendah sampai Ongkos Caleg DPRD Kalsel Rp1,4 Miliar
Banjir Kalsel

Politik

Absen Deklarasi Prokes, Denny Indrayana Sebut Undangan KPU Kalsel Mendadak
apahabar.com

Politik

Melihat Sosok Calon Wakil di Pilwali Banjarmasin, Simak Kata Pengamat
apahabar.com

Politik

KPU Telah Distribusikan Formulir C6
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel: Nasdem Bangga Kadernya Dilirik Demokrat, Sinyal Koalisi?
Bawaslu

Politik

Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat
apahabar.com

Politik

Pilkada Ditunda, Calon Peserta di Banjarbaru Ubah Strategi Pemenangan
apahabar.com

Politik

Ancang-Ancang Pilgub Kalteng, Partai Demokrat Lirik Kiprah Nadalsyah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com