Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Tak Bisa Berobat Gratis di Tanbu, Ibu Penderita Kista Ini Terpaksa Harus Pulang Kampung

- Apahabar.com Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB

Tak Bisa Berobat Gratis di Tanbu, Ibu Penderita Kista Ini Terpaksa Harus Pulang Kampung

Rusmiati warga desa Biduri Bersujud yang terpaksa harus pulang kampung untuk mengobati kistanya. Foto-apahabar.com/Rizal khalqi

apahabar.com, BATULICIN –┬áProgram kesehatan gratis yang sukses pada era Mardani H Maming menjadi Bupati Tanah Bumbu terbukti sangat besar manfaatnya untuk masyarakat.

Setelah program itu dihilangkan setelah Sudian Noor menjabat sebagai bupati, ada banyak warga Tanah Bumbu yang merasa kecewa, meskipun menjelang Pilkada Tanah Bumbu 2020, konon program kesehatan gratis itu kembali dimunculkan.

Tapi faktanya masih banyak warga yang belum bisa menikmati program itu pasca-mundurnya Mardani H Maming pada 2018 lalu.

Rusmiati (39), warga desa Biduri Bersujud, Kecamatan Sungai Loban, adalah contohnya.

“Karena keterbatasan biaya, saya pun memilih pulang ke Lombok untuk berobat. Di sana ada mertua. Dan biayanya pun lebih murah,” ungkapnya.

Padahal, tiga tahun lalu dia sempat melahirkan sesar secara gratis. Ia ingat betul bahwa Bupati Tanah Bumbu saat itu adalah Mardani H Maming.

“Padahal tiga tahun lalu saat melahirkan putra keempat, saya sesar gratis,” sambungnya.

Rusmati mengharapkan program kesehatan itu bisa kembali ia rasakan. Dia ingin masyarakat tak mampu seperti dirinya bisa menikmati program tersebut.

“Alhamdulillah setelah berobat ke Lombok kondisi saya lebih baik,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor, mengklaim program pengobatan gratis tak pernah dihapus, bahkan masih terus berjalan sampai hari ini.

Namun, pernyataan itu dinilai politis dan mengada-ada oleh sejumlah pihak.

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Said Ismail Khollil Alydrus, bahkan sampai melontarkan ucapan menggelitik.

“Yang dimaksud berobat gratis itu apa? Apakah gratis fotokopi atau gratis bicara sama pelayan rumah sakitnya saja? Kalau masyarakat tidak dilayani berarti tidak ada kesehatan gratis,” ucap tokoh pemuda Alawiyyin itu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kusan Hilir

Tanah Bumbu

Innalillah, Satu Pasien Covid-19 asal Kusan Hilir Tanbu Tutup Usia
PT BUMA

Kalsel

Dugaan PHM di Tanbu: Sidang Ditunda, Kehadiran Perwakilan PT BUMA Diragukan
Update Covid-19

Tanah Bumbu

Update Covid-19 Tanbu: Positif 16 Orang, Sembuh 9
Kesehatan Gratis

Tanah Bumbu

Klaim Kesehatan Gratis Masih Jalan, Bupati Tanbu Dibully Netizen

Tanah Bumbu

Jelang Ramadan, Disdagri Tanbu Antisipasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga Sembako

Tanah Bumbu

Bertambah 15 Orang, Covid-19 Tanbu Tembus 2.506 Kasus
Habib Syech

Tanah Bumbu

Doa Bersama Habib Syech di Cappa Padang Batulicin, MHM: Doakan Bapak Saya
Covid-19 tanah bumbu

Tanah Bumbu

Pasien Covid-19 Tanbu Bertambah 33 Orang, Total 2.177 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com