Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas

Tak Gubris Bujukan Ibu dan Kakak, Remaja Bahaur Masih Bertahan di Tower Matraman

- Apahabar.com Rabu, 11 November 2020 - 10:29 WIB

Tak Gubris Bujukan Ibu dan Kakak, Remaja Bahaur Masih Bertahan di Tower Matraman

Sang kakak bersama petugas naik ke tower merayu remaja Bahaur, Kalteng ini untuk turun. Foto-Madani/apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Berbagai upaya dilakukan agar M Suriadi, remaja asal Bahaur, Kalteng turun dari tower bertegangan tinggi di Desa Matraman, Kabupaten Banjar, Rabu (11/11).

Bahkan kedatangan sang ibu dan kakak dari Bahuar tak membuat lelaki berusia 17 tahun ini luluh. Hampir 14 jam Suriadi tidak kunjung turun dari atas tower sutet setinggi 32 meter itu.
Negosiasi kakak dan ibunya, tak membuat Suriadi mengakhiri aksi nekadnya.

Diungkapkan Komandan Rescue Sar Nasional, Endrow Sasmita, pada negosiasi kedua yang melibatkan kakak dan sang ibu, M Suriadi menolak untuk berkomunikasi. Bahkan sang kakak menaiki tower tersebut. Bahkan sang kakak yang mendekat diinjak.

apahabar.com

Menggunakan alat pengeras, sang ibu membujuk Suriadi turun dari tower. Foto-Madani/apahabar.com

“Orangtua yang bersangkutan sudah mencoba untuk bernegosiasi dari bawah, namun tidak ada jawaban. Hingga kakaknya mencoba naik ke atas mengenakan alat pengaman. Namun yang bersangkutan tetap tidak mau menjawab bahkan menginjak kakak yang mendekati,” tutur Endro Sasmita kepada apahabar.com, Rabu (11/11) pagi.

Dikatakan Endro, saat tahu ibu ingin datang ke lokasi, yang bersangkutan sempat turun setengah tower. Namun karena melihat masa yang banyak dia kembali naik ke bagian atas.

Diterangkannya, jika cuaca di atas tower pada saat itu sangat dingin dan berembun, yang membuat tim basarnas melakukan berbagai cara untuk membujuk Suriadi, namun tidak diindahkannya.

Selain itu, pihaknya juga mendapatkan informasi dari keluarga Suriadi, jika dirinya takut dengan keramaian, yang membuat aparat Kepolisan dan Tim Basarnas melakukan pembersihan di sekitar tower dari tontonan warga.

“Dari info yang kami dapat, yang bersangkutan ini ada memiliki ketakutan dengan banyak orang, jadi kita lakukan upaya untuk mengosongkan tempat dari warga dan petugas yang melakukan penyelamatan bersembunyi pada semak-semak,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Suriadi masih belum mau turun dari tower tersebut dan tidak diketahui penyebab dirinya menaiki tower.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jaga Protokol Kesehatan, Karantina Pasien Positif Sudah Penuh
apahabar.com

Kalsel

Resmi Dibuka Lagi, Tahura Sultan Adam Raup Rp 1,6 Milliar Selama 2019
apahabar.com

Kalsel

LA2M Galang Dana untuk Korban Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Aksi Represif di Demo Omnibus Law Banjarmasin: Dicekik hingga Ditendangi Oknum Polisi
apahabar.com

Kalsel

‘Adu Banteng’ Mobil Vs Motor di Banjar, Satu Pemuda Tewas
apahabar.com

Kalsel

30 Jemaah Calon Haji Banjarbaru Gagal Berangkat
apahabar.com

Kalsel

Sungai Bilu Banjarmasin Heboh! Anak Hilang Diduga Disembunyikan Makhluk Halus
apahabar.com

Kalsel

Tolak Omnibus Law di Banjarmasin, Massa Aksi Terus Berdatangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com