Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Tak Hanya Lomba, ASKS Ke XVII di Tabalong Juga Diramaikan Beragam Kegiatan

- Apahabar.com Kamis, 19 November 2020 - 12:17 WIB

Tak Hanya Lomba, ASKS Ke XVII di Tabalong Juga Diramaikan Beragam Kegiatan

Masdulhak Abdi, saat menyampaikan laporan diacara pembukaan ASKS XVII Tahun 2020 di Kabupaten Tabalong. Foto - apahabar.com/Ahc26

apahabar.com, TANJUNG – Tak hanya diisi perlombaan, event Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) ke XVII di Kabupaten Tabalong juga diisi berbagai kegiatan lainnya.

Kegiatan yang paling utama adalah adalah launching buku Antologi Puisi Bersama Penyair se-Kalimantan Selatan dengan judul “Riuh Imaji di Tengah Pandemi.”

Selain itu, juga ada Seminar Sastra Daring dengan menghadirkan tiga narasumber yang berasal dari sastrawan nasional dan diikuti oleh seluruh peserta se-Kalimantan Selatan dengan jumlah peserta 15 sampai 20 orang setiap kabupaten/kota.

Kegiatan lainnya yaitu Penerbitan Karya Pemenang dan Nominasi Lomba ASKS XVII dengan judul “Maanyam Aksara Maangkat Budaya”, Pergelaran Sastra Bersama Secara Daring, dan Malam Bararakatan Malalui Puisi.

Ketua Panitia ASKS, Masdulhak Abdi, mengatakan dari pembukaan hingga penutupan nanti ada 11 acara yang dilaksanakan.

Kegiatan ASKS, menurut dia, sebagai wadah silaturahmi dan berkreativitas bagi sastrawan Kalimantan Selatan dalam melahirkan gagasan maupun pemikiran dan sumber daya untuk kelangsungan seni budaya dari zaman ke zaman.

Selain itu, untuk menjaga kualitas karya sastra dan semangat berkarya bagi penulis Kalimantan Selatan dan untuk menunjang kegiatan kegiatan dalam rangka pemajuan kebudayaan daerah.

“Kegiatan ini juga untuk melestarikan seni budaya yang sudah menjadi agenda tahunan rutin daerah di Kalimantan Selatan, sebagai sarana pencerahan dan pembelajaran bagi masyarakat dalam
menghadapi segala krisis, tidak terkecuali wabah pandemi Covid19,” jelas Abdi, Kamis (19/11).

ASKS XVII Tahun 2020 mengusung tema “Bagalumukan Kita Manyamarakan Sastra Malawan Korona”.

Kegiatan itu terpusat di Gedung Pendopo Bersinar Tanjung, diikuti oleh peserta dari 13 kabupaten/kota se Kalimantan selatan baik secara langsung maupun secara virtual.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Minim Pendonor, PMI Kalsel Kehabisan Stok Darah
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Hingga Berpetir Akan Melanda Sejumlah Daerah
apahabar.com

Kalsel

Dipindah ke Ulin, Intip Kondisi Terbaru Wali Kota Banjabaru
apahabar.com

Kalsel

HUT RI ke-74, Dubes RI Untuk Brunei Darussalam Berikan Penghargaan Kepada Staf Teladan
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Separuh dari Total Pasien Covid-19 Kalsel Sudah Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Gram Sabu di Kotabaru, Napi Asimilasi Diupah Jutaan Rupiah
Banjir

Kalsel

Banjir ROB di Setarap Tanbu Memantik Perhatian Wakil Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Laka Lantas Meningkat Selama 2018 di Banjarbaru, Minimnya Penerangan Jadi Pemicu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com