Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi

- Apahabar.com Jumat, 27 November 2020 - 15:59 WIB

Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi

Nasib Siring Pierre Tendean di Kota Banjarmasin tak seberuntung tempat hiburan malam (THM). apahabar.com/

apahabar.com, BANJARMASIN – Nasib Siring Pierre Tendean di Kota Banjarmasin tak seberuntung tempat hiburan malam (THM).

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menunda operasional objek wisata andalan ibu kota Kalsel itu.

Padahal, operasional terdahulu dijadwalkan pada Desember mendatang seiring pemberlakuan new normal atau adaptasi kebiasaan baru.

“Belum, kami rapatkan dulu dengan Satgas Covid-19 Banjarmasin, TNI dan Polri,” ujar Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ehsan Al Haq kepada apahabar.com, Jumat (27/11).

Ada sederet alasan Siring Pierre Tendean Banjarmasin masih ditutup lantaran pandemi Covid-19.

Utamanya, pihaknya berkeinginan menghindari kerumunan massa di Siring Piere Tendean Banjarmasin.

Hal itu mengingat wisata di pusat Kota Seribu Sungai ini sangat terbuka untuk umum. Mulai dari pintu masuk dan tempat wisata yang beragam.

“Kita sulit mencegah kerumunan, lain halnya kalau Siring dipagar hanya ada dua akses pintu masuk dan pintu keluar. Itu akan mudah,” pungkasnya.

Terlebih momen akhir tahun 2020 bakal sangat padat akan jadwal dan kemungkinan pelanggaran sosial distancing atau jaga jarak.

Di antara tanggal 9 Desember berlangsungnya Pilkada Serentak 2020. Lalu libur akhir tahun yang diwarnai Hari Natal dan Tahun Baru 2021.

“Apakah seandainya terbuka, kita bisa mengantisipasi itu yang belum,” ucapnya.

Lebih jauh, mekanisme operasional Siring Piere Tendean sudah ditimbang. Mulai dari protokol kesehatan (Prokes), keamanan, keuntungan dan kerugian.

Khusus keamanan, kata dia, bahwa yang mempunyai kapasitas adalah Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri.

“Sampai saat ini, kita belum mendengar dari mereka merekayasa mencegah kerumunan,” tegasnya.

Informasi tambahan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarmasin mencapai 3.623 pasien, 81 kasus aktif, 3.292 sembuh, dan 173 meninggal dunia.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Politik Uang Bikin Produk Demokrasi Tak Kredibel
apahabar.com

Kalsel

Carut-marut Regulasi, Akar Polemik Pembongkaran Baliho di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

BPBD Banjarmasin Dirikan Posko Haul Abah Guru Sekumpul
Wakapolda

Kalsel

Wakapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan Pilkada ke Mapolresta Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Nasib PMI Banjarmasin di Tengah Covid-19, Kekurangan Stok Darah dan APD
apahabar.com

Kalsel

AJI Balikpapan Soal Pemeriksaan Editor Banjarhits.Id
apahabar.com

Kalsel

Mayat Orok di Septic Tank Fave Hotel Banjarbaru, Polisi Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Disenggol Truk, Jasad Pemancing di Swarangan Tala Akhirnya Ditemukan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com