Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Tak Terima Tersenggol Saat Antre BBM, Warga HSU Sabet Remaja dengan Pisau

- Apahabar.com Minggu, 8 November 2020 - 10:50 WIB

Tak Terima Tersenggol Saat Antre BBM, Warga HSU Sabet Remaja dengan Pisau

Pelaku ketika diamankan sejumlah anggota Satreskrim Polres HSU. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus penganiayaan terjadi di SPBU Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel.

Seorang remaja Ahmad Mufakih (17) disabet menggunakan pisau gegara ayah korban bersenggolan mobil dengan pengendara lain saat antre BBM.

Warga Jalan Brigjend H. Hasan Baseri, Desa Danau Cermin, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU itu alami luka sayatan di jari tangannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun apahabar.com, kasus penganiayaan tersebut berawal dari senggolan mobil saat sedang antre BBM di SPBU Muara Tapus pada Kamis (5/11) pagi sekira pukul 06.30 wita.

“Jadi pelaku bernama Hadriyanoor alias Hadri (31) warga Jalan Danau Terate RT 01, Kecamatan Banjang tak terima mobilnya disenggol oleh mobil korban saat sedang antre isi bahan bakar di SPBU Muara Tapus. Pelaku emosi lalu mengayunkan pisau hingga melukai korban,” kata Kasat Reskrim Iptu M. Andi Patinasarani mewakili Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan saat dikonfirmasi apahabar.com melalui gawainya, Minggu (8/11).

Saat kejadian, mobil pelaku mengalami sedikit lecet usai bersenggolan dengan mobil korban.

Sadar akan kesalahannya, korban langsung meminta maaf kepada pelaku dan berjanji akan mengganti bagian yang rusak.

“Akan tetapi pelaku tetap tidak terima lalu dia pun pergi dari SPBU tersebut,” tutur Kasat Reskrim.

Tak berselang lama, pelaku tiba-tiba datang kembali ke SPBU Muara Tapus. Kali ini dia membawa sebilah senjata tajam jenis pisau sepanjang 30 centimeter dan sebilah balok kayu.

“Pelaku ternyata menyimpan dendam kepada korban. Dia langsung berusaha menusuk korban dengan pisau di tangan kanannya. Namun aksi pelaku digagalkan oleh anak korban hingga akhirnya sang anak alami luka sabetan pisau di bagian tangan kanan jari tengah,” ungkap Iptu Andi.

Tak terima dengan perlakuan pelaku, korban yang diketahui berasal dari Desa Danau Cermin, Kecamatan Amuntai Tengah menuju ke kantor polisi guna melaporkan kasus penganiayaan tersebut.

Kepada pihak kepolisian, korban memperlihatkan jari tangan kiri mengalami luka sayatan akibat sabetan pisau pelaku.

Menerima laporan korban, pihak kepolisian bergerak cepat dan selanjutnya mengamankan pelaku di sebuah warung di Jalan Brigjen H.Hasan Baseri RT 04, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah di hari yang sama saat kejadian.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) dan atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Apes, Bani Serahkan Snack French Fries Berisi Sabu ke Polisi
apahabar.com

Hukum

Dua Pemain Sabu di HST Diringkus, Siap-siap Penjara 20 Tahun
apahabar.com

Hukum

Diam-Diam, Caleg Terpilih Tanbu Sudah Divonis Bersalah
apahabar.com

Hukum

Penjambret Babak Belur Dihakimi Warga  
apahabar.com

Hukum

Mabuk, Pria Aniaya Teman Wanitanya hingga Babak Belur di Pemurus
apahabar.com

Hukum

Polda Kalsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu, dan Ekstasi Sitaan

Hukum

VIDEO: Chatingan dan Ketemuan, Modus Baru Pencurian di Banjarbaru
apahabar.com

Hukum

Kemenkumham Kalsel Edukasi Masyarakat tentang Bantuan Hukum
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com