Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Tangani Dampak Ekonomi Covid-19, Diskan Tabalong Rampungkan Pelatihan Pembuatan Tempirai

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 09:59 WIB

Tangani Dampak Ekonomi Covid-19, Diskan Tabalong Rampungkan Pelatihan Pembuatan Tempirai

Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Tabalong merampungkan pelatihan pembuatan tempirai kepada 10 kelompok perikanan tangkap. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Tabalong merampungkan pelatihan pembuatan tempirai kepada 10 kelompok perikanan tangkap.

Kegiatan tersebut merupakan respons dari dampak ekonomi Covid-19, di mana para nelayan tangkap menjadi salah satu kelompok terdampak.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tabalong, H Mugeni, melalui Kasi Perikanan Tangkap, Dedy Rahnoni, mengatakan ada 10 kelompok yang dilatih. Mereka tersebar di Kecamatan Kelua, Pugaan, dan Banua Lawas.

Untuk Kecamatan Pugaan ada 6 kelompok, Desa Tamunti 3 kelompok, Jirak 1 kelompok dan Sungai Rukam II, 2 kelompok.

Sementara Kecamatan Kelua 1 kelompok di Desa Ampukung dan Kecamatan Banua Lawas 3 kelompok, di Desa Purai, Bengkiling dan Hapalah.

“Masing-masing kelompok terdiri dari 16 orang, dengan total yang dilatih 160 orang,” ungkap Dedy kepada apahabar.com, Rabu (4/11).

Pada kegiatan itu, dua instruktur diambil dari anggota kelompok yang sudah ahli membuat tempirai dari kawat.

Saat pelatihan para peserta mendapat bahan pembuatan tempirai berupa, 1 rol kawat, 2 gulungan tali ris dan 1 buah gunting kawat dan lainnya.

“Alhamdulillah, kegiatan yang dimulai 26 Oktober 2020 sudah rampung dilaksanakan kemarin dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Dedy.

Kegiatan itu sendiri bertujuan untuk melatih keterampilan bagi penangkap ikan agar bisa membuat alat tangkap ramah lingkungan secara swadaya.

Juga diharapkan bisa menjadi mata pencaharian baru untuk meningkatkan perekonomian keluarga, karena kebutuhan alat tangkap itu diperlukan setiap tahunnya.

“Selama ini, kita tergantung kepada kabupaten tetangga untuk pemenuhan alat tangkap ikan, baik tempirai, lukah dan lainnya,” pungkas Dedy.

Dari data yang ada, sebelumnya mereka juga mendapat bantuan alat tangkap masing-masing berupa lukah atau bubu 3 buah dan ringgi jaring insang 1 set dengan total penerima 322 orang nelayan tangkap untuk 10 kelompok.

Selain itu, ada satu kelompok yang menerima bantuan pembuatan sumuran ikan atau beje sebanyak 5 unit dengan ukuran 4 x 6 meter dengan dalam antara 1,5 – 2 meter.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tabalong

Ketua DPRD Kalsel Surati Bupati Tabalong Terkait Pedagang, Ini Isi Surat Balasannya
apahabar.com

Tabalong

Belum Ada Intruksi, Larangan Pedagang Luar Berjualan di Tabalong Masih Berlaku
apahabar.com

Tabalong

Sempat Tak Berpengunjung, Ekonomi di Pokta Tabalong Mulai Menggeliat
apahabar.com

Tabalong

Besok, Bupati Tabalong Akan Lantik 10 Pejabat Esellon II
apahabar.com

Tabalong

Harga Mulai Merangkak Naik, Petani di Tabalong Semringah
apahabar.com

Tabalong

Sambangi Tabalong, Ketua DPRD Kalsel Bawa APD
apahabar.com

Tabalong

Dishub Tabalong Lengkapi Angkutan Kota dengan Prokes
apahabar.com

Tabalong

Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com