Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Tangani Mujahidin Indonesia Timur di Poso, Pasukan Khusus TNI Siap Diberangkatkan

- Apahabar.com Senin, 30 November 2020 - 16:28 WIB

Tangani Mujahidin Indonesia Timur di Poso, Pasukan Khusus TNI Siap Diberangkatkan

Pasukan Khusus TNI. Fotpnet

apahabar.com, JAKARTA Untuk menangani kelompok terorisme Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memberangkatkan pasukan khusus ke Poso pada Selasa (1/12) besok.

“Dalam hal ini TNI akan mendukung Polri besok pagi akan diberangkatkan paskus dari Halim menuju ke Palu dan ditugaskan di Poso untuk memperkuat pasukan yang sudah ada sebelumnya di Poso,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, seperti dilansir Republika, Senin (30/11).

Dia mengatakan, pengiriman pasukan itu bertujuan memperkuat. Dengan demikian, kelompok MIT yang belakangan dianggap bertanggung jawab dalam aksi teror di Sigi dapat segera ditumpas.

“Saya mohon doa agar operasi ini bisa berjalan dengan lancar, dukungan-dukungan operasi sudah kita kirim secara bertahap, dengan dukungan operasi tersebut, saya yakin kelompok MIT yang melakukan kejahatan atas penduduk yang berdosa segera tertangkap,” ujar Hadi menegaskan.

Sebelumnya, kelompok MIT yang selama ini menjadi salah satu kelompok terorisme di Indonesia Timur kembali disebut melakukan terorisme. Satu keluarga di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dibunuh oleh orang tak dikenal pada Jumat (27/11) sekitar pukul 09.00 WITA. Dari keterangan Sekretaris Desa Lembatongoa Rifai, korban berjumlah empat orang.

Usai kejadian itu, Sebanyak tujuh orang yang diduga teroris ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Mereka ditangkap di dua kecamatan yang berbeda, Randangan dan Buntulia. Diduga sejak lama keberadaan terduga teroris ini telah diintai tim Densus 88.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Andika Kangen Band Ditangkap, Kasat Pol PP Angkat Bicara
apahabar.com

Nasional

Tiga Kasus Corona Baru Terdeteksi di Vietnam
apahabar.com

Nasional

Kasus Corona di China Bertambah, Total 80.778
apahabar.com

Nasional

Imbauan Presiden Jokowi ke Kepala Daerah yang Warganya Telanjur Mudik
apahabar.com

Nasional

Ribuan Kuota Disiapkan Kemenristekdikti untuk Dosen, Berminat?
Ali Kora

Nasional

Kelompok Ali Kora Bersembunyi di Hutan, Polisi dan TNI Kesulitan?
Habib Rizieq

Nasional

Kawal Habib Rizieq, FPI Bantah Anggotanya Dibekali Senjata Api
apahabar.com

Nasional

Membaik Pasca-Depresi, Polisi: Uang Lihan Sudah Habis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com