Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Demi Top Up Game Online, Pria di Balikpapan Tipu Puluhan Orang Persiapan PON Papua, Balikpapan Sumbang 61 Atlet untuk Perkuat Kaltim Rekap PSU Sejumlah Kecamatan Selesai, KPU Banjar Gelar Penghitungan Lusa Gol Tunggal Raheem Sterling Bawa Inggris Tekuk Kroasia

Tanggapi Aksi Penembakan Brutal di Wina, Arab Saudi: Terorisme Tidak Punya Agama

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 14:08 WIB

Tanggapi Aksi Penembakan Brutal di Wina, Arab Saudi: Terorisme Tidak Punya Agama

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir. Sumber: net

apahabar.com, RIYADH – Usai peristiwa penembakan brutal di Wina, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir menyampaikan belasungkawa. Dia menyebut serangan tersebut adalah kejahatan keji yang bertentangan dengan semua agama dan nilai-nilai kemanusiaan.

Seperti dilansir detikcom yang mengutip Reuters, Rabu (4/11) pernyataan Al-Jubeir ini disampaikan melalui akun Twitter-nya pada Selasa (3/11).

“Kami berbagi dengan teman-teman di Republik Austria tentang kesedihan atas kejahatan teroris yang menargetkan orang-orang tak berdosa di Wina. Kejahatan keji ini dan sejenisnya bertentangan dengan semua agama dan nilai-nilai kemanusiaan, dan itu menekankan kepada kita bahwa terorisme tidak memiliki agama atau ras,” ungkap Al-Jubeir dalam cuitannya.

Sebelumnya, dilansir AFP, Rabu (4/11/2020) empat orang tewas ketika pria bernama Kujtim Fejzulai, yang digambarkan sebagai simpatisan ISIS berusia 20 tahun, yang pernah mendekam di penjara, melepaskan tembakan dengan sebuah Kalashnikov (senjata semi otomatis) di daerah sibuk Wina, ibu kota Austria pada Senin (2/11) malam waktu setempat, sehari sebelum negara itu memasuki lockdown Corona.

Kelompok ISIS – yang mengklaim banyak serangan di Eropa – mengatakan bahwa seorang “prajurit kekhalifahan” bertanggung jawab atas pembantaian di Wina, demikian menurut badan propagandanya.

Polisi menembak mati pria bersenjata itu pada hari Senin (2/11). Polisi lalu mendatangi 18 alamat berbeda dan melakukan 14 penangkapan saat mereka mencari kemungkinan kaki tangannya dan berusaha untuk memastikan apakah dia bertindak sendiri.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Dana

Internasional

Tiba di Indonesia, Sinovac Dapat Kucuran Dana Rp7 Triliun untuk Kembangkan Produksi Vaksin

Internasional

WHO: Semua Hipotesis Lain Soal Asal Usul Covid-19 Masih Terbuka
Sayid Hassan Nasrallah

Internasional

Sayyed Hassan Nasrallah Nyatakan Serangan ke Yerusalem Berarti Perang Regional
apahabar.com

Internasional

Planet Mars Dekat dengan Bumi Terulang 15 Tahun Lagi
Covid-19

Internasional

Abaikan Covid-19, Diprediksi Jutaan Warga AS Tetap Berlibur Thanksgiving
apahabar.com

Internasional

Bom Bunuh Diri Guncang Pusat Pendidikan di Kabul Afghanistan, 24 Orang Tewas
Trump

Internasional

Pengusaha AS Kecam Rusuh Massa Trump di Gedung Capitol
apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Hasil Uji Calon Vaksin Covid-19 di China Menjanjikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com