Memanas! Aksi #SAVEKPK di Banjarmasin Diwarnai Saling Dorong BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan

Target Pemilih 77,55 Persen Pilkada 2020, Analis: Ketinggian

- Apahabar.com Kamis, 19 November 2020 - 23:37 WIB

Target Pemilih 77,55 Persen Pilkada 2020, Analis: Ketinggian

Kementerian Dalam Negeri menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2020 sebesar 77,5 persen. Foto ilustrasi: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Target partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2020 sebesar 77,5 persen yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dinilai terlalu tinggi.

“Target itu mungkin hanya ukuran Kemendagri, tapi kurang memperhitungkan kondisi masyarakat saat ini,” kata Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, Kamis (19/11) dilansir Antara.

Pertimbangan dan indikatornya Kemendagri membuat target tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak di 270 daerah, pada 9 Desember 2020, sebesar 77,5 persen juga dinilainya belum jelas.

Jerry melihat Desember 2020 masih dalam situasi pandemi Covid-19 di mana banyak orang bekerja dari rumah.

Menurut dia, kasus positif COVID-19 masih terus muncul.

“Hingga saat ini akumulasi kasus positif Covid-19 sudah mencapai 474.000 kasus, serta kasus positif meninggal dunia sudah sebanyak 15.393 kasus,” katanya.

Jerry memperkirakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2020 akan berbeda dengan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2018 dan pemilu presiden tahun 2019.

“Saya melihat, animo masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada serentak tahun 2020, akan menurun,” katanya.

Jerry juga membandingkan dengan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2018.

Menurut dia, saat itu pemerintah membuat target tingkat partisipasi pemilih 75 persen, tapi realisasinya 73,24 persen.

Sedangkan, pada pilkada serentak tahun 2017, realisasinya 74 persen.

“Itu artinya, target 75 persen belum tercapai, Kalau saat ini, targetnya dinaikkan menjadi 77,5 persen, maka sangat sulit dicapai,” katanya.

Menurut Jerry, target tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2020 yang lebih rasional adalah, sekitar 60-70 persen.

“Masyarakat saat ini, lebih fokus pada masalah ekonomi dari pada politik,” katanya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming Dukung Pelaksanaan Musda Online di Bali

Nasional

Berdarah Kandangan, Bos Soto Banjar Korban Sriwijaya Jatuh Cicit Pensiunan TNI AD

Nasional

Moeldoko Sebut Pemerintah Tidak Pernah Abaikan Kesejahteraan Buruh

Borneo

Peserta BSAF Bali Terpukau, Majalengka Iri
apahabar.com

Nasional

Kepolisian Luncurkan Sistem Tilang Elektronik
apahabar.com

Nasional

NU Siap Isi Posisi Menteri Strategis Kabinet
apahabar.com

Nasional

Wantimpres Resmi Dilantik, Jokowi Ungkap Alasan Pilih Wiranto Sebagai Ketua
apahabar.com

Nasional

Cerita dari Jacksen Tiago, Begini Situasi Covid-19 di Brasil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com