3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

TB Hasanuddin Sebut Negara Perlu Merespon Usulan Pembubaran FPI

- Apahabar.com Sabtu, 21 November 2020 - 00:45 WIB

TB Hasanuddin Sebut Negara Perlu Merespon Usulan Pembubaran FPI

Politikus PDI Perjuangan, TB Hasanuddin. Foto: Sultantv.co

apahabar.com, JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan TB Hasanuddin menyebut negara perlu merespon usulan pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI) yang saat ini kembali mengemuka di publik belakangan ini.

“Saya kira ini harus direspons negara. Bila ternyata nanti secara hukum ormas FPI ini terbukti melanggar dan kemudian harus dibubarkan, maka bubarkan saja tak usah ragu, tak usah takut,” kata Hasanuddin dalam pernyataannya, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (20/11).

Dorongan agar pemerintah membubarkan FPI kembali ramai mengemuka dengan adanya hashtag #BubarkanFPI yang menjadi trending di Twitter, dan sebelumnya juga ada pernyataan dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut apabila perlu FPI dibubarkan saja menyusul banyaknya kegiatan melanggar aturan yang dilakukan ormas tersebut.

Hasanuddin mengapresiasi ketegasan Pangdam Jaya yang juga memerintahkan anggotanya untuk menurunkan baliho-baliho bergambar Habib Rizieq Shihab yang melanggar aturan.

Pembubaran ormas, termasuk FPI, kata dia, memang ada prosedur yang harus ditempuh dan proses yang harus dilalui sebelum sampai pada tahap keputusan apakah organisasi tersebut dibubarkan atau tidak.

Di sisi lain, purnawirawan jenderal bintang dua TNI AD itu meyakini Pangdam Jaya memiliki alasan kuat hingga mengusulkan pembubaran FPI.

Pernyataan Dudung soal usulan pembubaran FPI berawal dari video viral yang menunjukan orang berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab.

Pangdam Jaya mengakui dirinya yang memerintahkan untuk menurunkan baliho Rizieq Shihab tersebut.

Dudung menegaskan hal itu terkait dengan pemasangan spanduk dan baliho yang bermuatan ajakan revolusi dan provokatif dari pimpinan FPI.

“Itu perintah saya, berapa kali Satpol PP turunkan dinaikkan lagi. Jadi, siapa pun di republik ini. Ini negara hukum harus taat hukum. Kalau pasang baliho, jelas aturan bayar pajak, tempat ditentukan. Jangan seenak sendiri, seakan-akan dia paling benar,” kata Dudung.

Dudung mengatakan semua pihak harus taat terhadap hukum yang ada di Indonesia, dan apabila FPI tidak taat terhadap hukum bisa dibubarkan.

“Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, nggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu, FPI bubarkan saja itu, bubarkan saja,” kata Dudung usai Apel Kesiagaan Pasukan Bencana di Jakarta, Jumat.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Vaksin Covid-19 Ditargetkan Selesai Uji Klinis Januari 2021
apahabar.com

Nasional

Ketika Kreasi Warga Binaan LPP Martapura Jadi Terbaik II di Pameran Produk Unggulan Narapidana 2019
apahabar.com

Nasional

ODP Klaster Gowa di Kalsel, Satgas Covid-19 Mulai Pelacakan
apahabar.com

Nasional

Tiket Mahal, BPKN Minta Kemenhub Cabut Aturan Tarif Batas Bawah Pesawat
apahabar.com

Nasional

Benarkah Corona Berasal dari Laboratorim Wuhan yang Bocor?
apahabar.com

Nasional

RS Cile Alami Kesulitan Saat Covid-19 Dekati 70 Ribu Kasus
apahabar.com

Nasional

Jokowi: 180 Negara Berebut APD hingga Sanitizer
apahabar.com

Nasional

Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Simak Respon MA
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com