Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

TB Hasanuddin Sebut Negara Perlu Merespon Usulan Pembubaran FPI

- Apahabar.com Sabtu, 21 November 2020 - 00:45 WIB

TB Hasanuddin Sebut Negara Perlu Merespon Usulan Pembubaran FPI

Politikus PDI Perjuangan, TB Hasanuddin. Foto: Sultantv.co

apahabar.com, JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan TB Hasanuddin menyebut negara perlu merespon usulan pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI) yang saat ini kembali mengemuka di publik belakangan ini.

“Saya kira ini harus direspons negara. Bila ternyata nanti secara hukum ormas FPI ini terbukti melanggar dan kemudian harus dibubarkan, maka bubarkan saja tak usah ragu, tak usah takut,” kata Hasanuddin dalam pernyataannya, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (20/11).

Dorongan agar pemerintah membubarkan FPI kembali ramai mengemuka dengan adanya hashtag #BubarkanFPI yang menjadi trending di Twitter, dan sebelumnya juga ada pernyataan dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut apabila perlu FPI dibubarkan saja menyusul banyaknya kegiatan melanggar aturan yang dilakukan ormas tersebut.

Hasanuddin mengapresiasi ketegasan Pangdam Jaya yang juga memerintahkan anggotanya untuk menurunkan baliho-baliho bergambar Habib Rizieq Shihab yang melanggar aturan.

Pembubaran ormas, termasuk FPI, kata dia, memang ada prosedur yang harus ditempuh dan proses yang harus dilalui sebelum sampai pada tahap keputusan apakah organisasi tersebut dibubarkan atau tidak.

Di sisi lain, purnawirawan jenderal bintang dua TNI AD itu meyakini Pangdam Jaya memiliki alasan kuat hingga mengusulkan pembubaran FPI.

Pernyataan Dudung soal usulan pembubaran FPI berawal dari video viral yang menunjukan orang berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab.

Pangdam Jaya mengakui dirinya yang memerintahkan untuk menurunkan baliho Rizieq Shihab tersebut.

Dudung menegaskan hal itu terkait dengan pemasangan spanduk dan baliho yang bermuatan ajakan revolusi dan provokatif dari pimpinan FPI.

“Itu perintah saya, berapa kali Satpol PP turunkan dinaikkan lagi. Jadi, siapa pun di republik ini. Ini negara hukum harus taat hukum. Kalau pasang baliho, jelas aturan bayar pajak, tempat ditentukan. Jangan seenak sendiri, seakan-akan dia paling benar,” kata Dudung.

Dudung mengatakan semua pihak harus taat terhadap hukum yang ada di Indonesia, dan apabila FPI tidak taat terhadap hukum bisa dibubarkan.

“Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, nggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu, FPI bubarkan saja itu, bubarkan saja,” kata Dudung usai Apel Kesiagaan Pasukan Bencana di Jakarta, Jumat.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pansel KPK Tanggapi Pernyataan KPK Soal Rekam Jejak Calon Pimpinan
apahabar.com

Nasional

Baku Tembak dengan Teroris di Deli Serdang Satu Polisi Terluka
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 9.771 Positif, Sembuh Jadi 1.391 Orang
apahabar.com

Nasional

Truk Pengangkut Kimia Meledak 23 Orang Tewas
Susi

Nasional

Trending Twitter! Bu Susi Balas Nyeleneh Cuitan Warganet, dari Banjir hingga Jodoh

Nasional

Dihapus dari Daftar Limbah Berbahaya, Abu Batu Bara Ternyata Punya Segudang Manfaat
pilkada

Nasional

Tito Karnavian Ajak Listyo Sigit Kerja Sama Kawal Sidang Pilkada di MK
apahabar.com

Nasional

Jokowi: 62 Kasus Terduga Corona di Indonesia Negatif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com