Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel

Terapkan Prokes, UM Palangkaraya Wisuda 600 Mahasiswa Secara Tatap Muka

- Apahabar.com Sabtu, 28 November 2020 - 17:37 WIB

Terapkan Prokes, UM Palangkaraya Wisuda 600 Mahasiswa Secara Tatap Muka

Prosesi wisuda mahasiswa dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Sabtu (28/11). Foto-Antara/Rendhik Andika

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Universitas Muhammadiyah (UM) Palangkaraya mewisuda 600 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan yang seluruhnya diwisuda secara tatap muka.

“Pelaksanaan wisuda tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena negara kita dilanda pandemi Covid-19. Pelaksanaan wisuda tahun ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” kata Rektor UM Palangkaraya, Sonedi seperti dilansir Antara, Sabtu (28/11).

Sonedi mengatakan dari 600 lulusan tersebut, 145 mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat dengan pujian atau cumlaude. Dari mahasiswa cumlaude itu ditentukan tujuh mahasiswa lulusan terbaik.

Meski demikian, lanjut Sonedi persaingan dalam dunia kerja di satu sisi semakin sulit dengan datangnya era industri 4.0.

Pada kondisi ini keberadaan manusia dalam sejumlah bidang industri dapat tergantikan dengan teknologi berbasis kontrol, robotik, internet atau kecerdasan buatan.

“Namun, kondisi ini jika dapat dilihat secara jeli justru dapat menjadi peluang yang sangat luas bagi setiap orang untuk mengembangkan diri,” katanya.

Sonedi mengatakan jaringan internet dan komunikasi yang terbuka juga menjadi peluang bagi setiap orang untuk membuka pasar dengan jaringan mendunia.

“Salah satu peluang yang sangat menjanjikan, yakni menggeluti bisnis industri kreatif yang mengkolaborasikan kemajuan teknologi, informasi, keilmuan, potensi lokal dan peluang, dan kebutuhan pasar,” katanya.

Untuk itu, Sonedi berharap para lulusan UM Palangkaraya agar terus membuka mata dan pikiran. Berbekal pendidikan yang didapat agar terus berkreasi dan berinovasi.

Sementara itu, pelaksanaan wisuda jenjang pendidikan pascasarjana, sarjana dan diploma yang dilaksanakan UM Palangkaraya itu diterapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.

Prosesi awal wisuda dilakukan dengan pembukaan sidang terbuka senat yang dilakukan secara langsung dan daring.

Tujuh mahasiswa lulusan terbaik dan sejumlah undangan mengikuti pembukaan secara langsung dan lulusan lainnya mengikuti acara secara daring.

Tahapan wisuda kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemindahan kuncir. Pada acara ini kedatangan mahasiswa di UM Palangkaraya dibagi menjadi beberapa sesi didasarkan kelompok fakultas.

Setiap mahasiswa dari satu fakultas tertentu wajib datang pada waktu yang ditentukan. Mahasiswa yang datang juga tidak diperkenankan didampingi siapapun kecuali yang mengantar dengan batas pengantaran di gerbang utama kampus.

Setiap mahasiswa yang datang diperiksa suhu tubuh, wajib menggunakan masker dan hand sanitizer.

Selanjutnya, setiap mahasiswa datang dilanjutkan antre untuk prosesi pemindahan kuncir. Antrean ini serupa seperti saat akan membayar belanjaan di supermarket dengan jarak sekitar dua meter.

Kondisi ini menjadikan antrean pemindahan kuncir “mengular” di lingkungan kampus yang berkonsep “the green islamic campus” (kampus islami yang berwawasan lingkungan) itu. Pemindahan kuncir itu dipusatkan di pelataran aula pertemuan UM Palangkaraya.

Antrean untuk setiap mahasiswa membutuhkan waktu sekitar 10 menit sejak mahasiswa datang sampai selesai prosesi pemindahan kuncir.

Kondisi itu menjadikan prosesi wisuda tatap muka yang dilaksanakan tersebut tak menyebabkan kerumunan dan tetap menerapkan jaga jarak.

Tak hanya itu, acara yang dilaksanakan selama sehari tersebut hanya panitia acara, sejumlah pegawai kampus, para tamu undangan dan peserta yang diperbolehkan berada di lingkungan kampus UM Palangkaraya.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya yang melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan di lokasi mengapresiasi acara wisuda yang dilaksanakan UM Palangkaraya.

“Sejak awal pengajuan, pihak UM Palangkaraya selalu aktif berkomunikasi dengan tim. Hari ini seluruh protokol juga diterapkan. Penggunaan masker, penggunaan hand sanitizer, jaga jarak dan tidak ada yang berkerumun,” kata Ana Menur salah satu tim Satgas Covid-19 yang juga Sekretaris Diskominfo Kota Palangka Raya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Umat Islam Bayar Zakat Terus Mengalir  
Harga Cabai

Kalteng

Harga Cabai di Kapuas Ikutan Meroket
Pemkab Kapuas

Kalteng

Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalteng

BRG Revitalisasi Lahan Terbengkalai di Talio Hulu Pulang Pisau Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Kali Pertama di KaltengAda‘Banyu Bejoget’
apahabar.com

Kalteng

Warga Palangkaraya Tangkap Macan Dahan Usai Memakan Kucing
apahabar.com

Kalteng

Muara Teweh Digoyang Gempa 3.5 Magnitude, Kedalaman 10 Km
apahabar.com

Kalteng

Dampak Banjir di Kobar, Banyak Piton Keluar dari Sarangnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com