Kalsel Tidak Izinkan Tenaga Kerja Asing Masuk Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien Demang Lehman Sosok Panglima Perang Banjar, Penelusuran Misteri Kematian dan Makamnya Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar

Terbitkan SP3, Disperindag Tabalong Ultimatum Pemilik Sewa Toko Pasar, Out atau Ganti Pedagang Baru

- Apahabar.com     Senin, 2 November 2020 - 21:47 WITA

Terbitkan SP3, Disperindag Tabalong Ultimatum Pemilik Sewa Toko Pasar, Out atau Ganti Pedagang Baru

Petugas pasar menyegel sejumlah toko di pasar Tanjung,bagian dari SP3 bagi penyewa toko yang tidak membuka dagangannya. Foto - apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabalong mengultimatum pemilik sewa toko pasar dengan menerbitkan SP3.

Melalui secarik SP3 itu, Disperindag Tabalong memberikan tenggat waktu dua pekan kepada pemilik sewa toko untuk out (keluar) atau diganti dengan pedagang baru, jika surat itu tak digubris.

Disperindag Tabalong sendiri sebelumnya sudah bersikap lunak, dengan memberikan peringatan melalui SP1 dan SP2 yang telah lama diterbitkan.

Mereka ingin pemilik sewa toko membuka dagangannya, sesuai fungsi toko di pasar Tanjung dan lainnya di bawah pengawasan Pemkab Tabalong, bukan dibiarkan kosong atau disewakan lagi.

Namun, ternyata ada 80 pemilik sewa toko pasar tidak melakukannya, dan bahkan mengabaikan SP1 dan SP2 yang diterbitkan Disperidag Tabalong.

Dari informasi yang diterima Disperindag Tabalong di lapangan, ternyata mereka diduga mempunyai toko di tempat lain, dan pemiliknya tidak berusaha koperatif dan sebagainya.

Karenanya, hari ini tadi Disperindag Tabalong melakukan sanksi tegas, selain memberikan SP3, mereka juga menyegel 80 toko tersebut.

“Ada 80 toko di Pasar Tanjung yang kami berikan SP3 sekaligus dilakukan penyegelan,” ungkap Kepada Disperindag Tabalong Husin Ansari kepada apahabar.com, Senin (02/11).

Meski sudah disegel tidak serta merta tokonya langsung diambil, namun para penyewa masih diberikan waktu selama dua pekan kedepan untuk melakukan klarifikasi.

Meski memberikan waktu dua pekan lagi, Disperindag Tabalong sudah menyiapkan pedagang lain yang ingin berjualan.

Dengan begitu, Husin Ansari mengatakan pihaknya memberi kesempatan kepada pedagang lain yang ingin berjualan di sejumlah toko yang ada di pasar.

Pedagang yang berminat untuk menempati toko di pasar bisa datang langsung ke UPT pasar.

“Selanjutnya, UPT pasar yang akan menyampaikan kepada kami di Disperindag Tabalong,” sebut Husin.

Dijelaskan Husin, bagi pedagang yang berminat tentu ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi jika ingin menyewa toko di pasar milik Pemkab Tabalong ini.

Syaratnya mempunyai KTP Tabalong dan mempunyai usaha. “Jika kedua syarat itu dipenuhi silahjan ajukan permintaan tersebut ke UPT pasar,” jelas Husin.

Apa yang dilakukan Disperindag ini supaya pasar-pasar di Tabalong menjadi hidup dengan membuka seluruh toko yang ada.

Menurut Husin, masih banyak masyarakat yang ingin berusaha dengan menempati toko-toko di pasar.

“Kita tidak ingin hanya nama saja sebagai penyewa toko, tapi ia tidak berjualan. Sementara toko disewakan lagi ke orang lain, bahkan diperjualbelikan,” pungkas Husin.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PSU Pilgub Kalsel

Kalsel

Kawal Persiapan PSU Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Luncurkan Pamikiran Haji Denny

Kalsel

Kabar Duka, Ibunda Wali Kota Banjarbaru Tutup Usia
Banjir

Banjarmasin

Banjir di Luar Perkiraan, Dewan Desak Pemkot Banjarmasin Tegas Normalisasi Sungai
apahabar.com

Kalsel

Rotasi Jabatan, Rudi Sarjono Pimpin LPK Anak Martapura
Belawang

Kalsel

Kebakaran di Belawang Batola, Kerugian Capai Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Edar Sabu, Pria Tamatan SD Bikin Resah Warga Amuntai
Sungai Tapin

Kalsel

Usai Beri Makan Kucing, Kai Tj Diduga Tenggelam di Sungai Tapin
Arutmin Batulicin

Kalsel

Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Arutmin Batulicin Beli Beras Lokal untuk Dibagikan kepada Duafa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com