BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Tertekan Pandemi, Sri Mulyani Pastikan Anggaran Pendidikan Tetap Prioritas

- Apahabar.com Senin, 2 November 2020 - 20:03 WIB

Tertekan Pandemi, Sri Mulyani Pastikan Anggaran Pendidikan Tetap Prioritas

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Foto-Kompas.com

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan anggaran pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah.

Meski kondisi ekonomi tertekan karena pandemi, pemerintah tetap mengalokasikan 20 persen anggaran dari APBN.

“Anggaran pendidikan harus 20 persen dari APBN, no matter what. Artinya mau kondisi APBN lagi kempes, lagi besar, ekonomi menghadapi Covid-19 itu tidak boleh dikompromikan,” kata Sri Mulyani dalam diskusi daring di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin (2/11).

Sri Mulyani mengatakan komitmen pemerintah tersebut sejalan dengan keinginan Indonesia untuk dapat memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat bersaing seperti negara lain.

Sri Mulyani menuturkan peningkatan kualitas SDM akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan karena terbentuknya karakter yang inovatif, kreatif, hingga kompetitif dalam melihat suatu perubahan.

Salah satu hasil dari pengalokasian anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN, kata Sri Mulyani, adalah pemberian beasiswa LPDP kepada lebih dari 20 ribu masyarakat Indonesia. Tahun ini, lanjut dia, penerima LPDP berjumlah 1.659 orang yang terdiri dari 785 orang laki-laki dan 877 orang perempuan.

Sri Mulyani merinci pengalokasian untuk Sumatera 249, orang, Jawa 1.041 orang, Kalimantan 55 orang, Nusa Tenggara dan Bali 132 orang, Sulawesi 132 orang, Papua 30 orang, serta Maluku 28 orang.

“Yang mengambil Phd 323 orang, dokter spesialis 54 orang, dan magister 1.263 orang,” ujar Sri Mulyani.

Kemudian pemerintah juga sedang mengalokasikan anggaran untuk penyandang disabilitas, Indonesia timur, hingga anak-anak dari keluarga pra sejahtera.

Sri Mulyani menegaskan pemerintah turut memprioritaskan anak yang berasal dari keluarga miskin untuk tetap bersekolah sebagai langkah untuk memutus rantai kemiskinan.

“Mulai dari pendidik usia dini kita harus berpihak kepada keluarga miskin, make sure for the next generation-nya tidak miskin. Harus dipotong itu tali kemiskinan antar generasi,” tegas Sri Mulyani.

Tak hanya itu, ia memastikan pemerintah turut meningkatkan mutu dosen-dosen pendidik agar mahasiswa mendapatkan kualitas pendidikan yang diharapkan termasuk oleh industri.

Menurut Sri Mulyani, saat ini mahasiswa di Indonesia masih kurang mendapatkan kualitas pendidikan seperti yang diharapkan oleh industri sehingga ketika lulus tetap sulit mencari pekerjaan.

“Begitu dia lulus semakin tinggi (pendidikan) bukannya mendapatkan pekerjaan, malah dia gap-nya semakin besar dan itu bisa menimbulkan frustasi karena dia merasa sudah well educated tapi tidak fit dengan kesempatan kerja yang ada,” ujar Sri Mulyani.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cadangan Minyak RI Berpotensi Habis 9 Tahun Lagi
apahabar.com

Nasional

Indonesia Aman Corona, Hipmi Dukung Intensif Fiskal Pariwisata
apahabar.com

Nasional

Warga Nikmati Libur Lebaran di Pantai Tanah Kuning Kalimantan Utara
apahabar.com

Nasional

Berdesak-desakan, Presiden Jokowi Naik KRL dari Stasiun Tanjung Barat ke Bogor
apahabar.com

Nasional

Selasa Pagi, Ibu Kota Negara Peringkat Kedua Udara Terkotor Dunia
apahabar.com

Nasional

Jadi Ibu Kota, Wagub Harap Uang dari Pusat Banyak Masuk ke Kaltim
apahabar.com

Nasional

Gugatan atas PT MCM Ditolak, Walhi Daftarkan Kasasi
apahabar.com

Nasional

Sosok Sembilan Anggota Komisi Kejaksaan yang Dilantik Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com