UPDATE Laka Maut Tewaskan Ibu-Bayi di Bati-Bati Tanah Laut, Berakhir Damai Pengamanan Berlapis Kawal Rekapitulasi PSU Kalsel Tingkat Provinsi Kapolri Bidik Puluhan IUP Diduga Bodong di Kalsel, Dinas ESDM No Comment Breaking News! Gunung Bugis di Kaltim Membara Lagi Jelang MotoGP Jerman 2021, Momen Marc Marquez Meramaikan Barisan Depan

Tetap Waspada, Covid-19 di Barito Kuala Berpotensi Naik Lagi

- Apahabar.com Sabtu, 7 November 2020 - 17:02 WIB

Tetap Waspada, Covid-19 di Barito Kuala Berpotensi Naik Lagi

Kapolsek Berangas, Ipda Iman Juana, memantau proses pengantaran pasien konfirmasi Covid-19 dari Kecamatan Alalak ke SKB Batola. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun tidak terlalu signifikan, jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Barito Kuala mulai bergerak naik kembali.

Terdapat 9 pasien baru yang dikonfirmasi positif, Sabtu (7/11), dengan 5 di antaranya berasal dari Kecamatan Tamban.

Mereka adalah pasien wanita berkode Btl- 703 (25 tahun), Btl-705 (35 tahun) dan Btl-706 (40 tahun). Kemudian Btl-704 (21 tahun) dan Btl-707 (40 tahun) yang berjenis kelamin pria.

“Semua pasien baru di Tamban merupakan kontak erat. Namun mereka tidak memiliki hubungan dengan klaster perkebunan sawit sebelumnya,” jelas dr Azizah Sri Widari, juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Batola.

Kecamatan tetangga Tamban, Mekarsari, memiliki 2 pasien baru. Mereka terdiri dari pasien wanita Btl-708 (22 tahun) dan seorang pria Btl-709 (33 tahun).

Sementara Anjir Pasar dan Bakumpai masing-masing menambah 1 pasien. Penambahan ini sekaligus membuat Bakumpai kembali dalam zona merah, setelah pasien konfirmasi positif terakhir dinyatakan sembuh 25 Agustus 2020.

Penambahan 9 pasien baru membuat kasus konfirmasi positif Covid-19 di Batola mencapai 709 orang. 671 pasien berhasil disembuhkan dan 12 di antaranya meninggal dunia.

Sedangkan total jumlah kasus aktif sebanyak 26 orang. 19 di antaranya masih menjalani isolasi mandiri, termasuk 9 pasien baru.

Kemudian untuk kasus aktif dirawat, sebanyak 3 pasien ditempatkan di SKB Batola dan 2 di RS Islam Banjarmasin. Sisanya masing-masing 1 pasien, ditangani RS Ansari Saleh dan karantina provinsi.

“Kami berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, mengingat data terakhir memperlihatkan terdapat 49 suspek dan 51 kontak erat,” tandas Azizah.

Sesuai Kepmenkes HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, kontak erat adalah tatap muka maupun sentuhan fisik langsung dengan kasus probable atau konfirmasi.

Sedangkan suspek merupakan orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang selama 14 hari sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke kawasan transmisi lokal, atau pernah kontak dengan kasus konfirmasi maupun probable.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jembatan Pabahanan

Kalsel

Hari Ini, Jembatan Pabahanan Pelaihari Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Kecamatan Pelaihari Masuk 15 Besar Kelompok Sadar Wisata se-Indonesia
apahabar.com

Kalsel

Membanggakan, Ketua OSIS SMKN 3 Banjarmasin Terbaik di AKSI SMK
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Kalsel Naik Status Tanggap Darurat Covid-19
Cek Fakta Video Penjemputan Pasien Terduga Corona di Martapura, Kadinkes: Pasien Tidak Terjangkit

Kalsel

Cek Fakta Video Penjemputan Pasien Terduga Corona di Martapura, Kadinkes: Pasien Tidak Terjangkit
apahabar.com

Kalsel

Jelang New Normal, Pasien Sembuh di Banjarmasin Tak Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Polisi Periksa Kejiwaan Nasruddin, ‘Nabi’ dari Kakahan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Diisukan Sakit, Wapres Buka HKSN 2019 di Kalsel dengan Pantun “Intan”
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com