BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Tetap Waspada, Covid-19 di Barito Kuala Berpotensi Naik Lagi

- Apahabar.com Sabtu, 7 November 2020 - 17:02 WIB

Tetap Waspada, Covid-19 di Barito Kuala Berpotensi Naik Lagi

Kapolsek Berangas, Ipda Iman Juana, memantau proses pengantaran pasien konfirmasi Covid-19 dari Kecamatan Alalak ke SKB Batola. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun tidak terlalu signifikan, jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Barito Kuala mulai bergerak naik kembali.

Terdapat 9 pasien baru yang dikonfirmasi positif, Sabtu (7/11), dengan 5 di antaranya berasal dari Kecamatan Tamban.

Mereka adalah pasien wanita berkode Btl- 703 (25 tahun), Btl-705 (35 tahun) dan Btl-706 (40 tahun). Kemudian Btl-704 (21 tahun) dan Btl-707 (40 tahun) yang berjenis kelamin pria.

“Semua pasien baru di Tamban merupakan kontak erat. Namun mereka tidak memiliki hubungan dengan klaster perkebunan sawit sebelumnya,” jelas dr Azizah Sri Widari, juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Batola.

Kecamatan tetangga Tamban, Mekarsari, memiliki 2 pasien baru. Mereka terdiri dari pasien wanita Btl-708 (22 tahun) dan seorang pria Btl-709 (33 tahun).

Sementara Anjir Pasar dan Bakumpai masing-masing menambah 1 pasien. Penambahan ini sekaligus membuat Bakumpai kembali dalam zona merah, setelah pasien konfirmasi positif terakhir dinyatakan sembuh 25 Agustus 2020.

Penambahan 9 pasien baru membuat kasus konfirmasi positif Covid-19 di Batola mencapai 709 orang. 671 pasien berhasil disembuhkan dan 12 di antaranya meninggal dunia.

Sedangkan total jumlah kasus aktif sebanyak 26 orang. 19 di antaranya masih menjalani isolasi mandiri, termasuk 9 pasien baru.

Kemudian untuk kasus aktif dirawat, sebanyak 3 pasien ditempatkan di SKB Batola dan 2 di RS Islam Banjarmasin. Sisanya masing-masing 1 pasien, ditangani RS Ansari Saleh dan karantina provinsi.

“Kami berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, mengingat data terakhir memperlihatkan terdapat 49 suspek dan 51 kontak erat,” tandas Azizah.

Sesuai Kepmenkes HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, kontak erat adalah tatap muka maupun sentuhan fisik langsung dengan kasus probable atau konfirmasi.

Sedangkan suspek merupakan orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang selama 14 hari sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke kawasan transmisi lokal, atau pernah kontak dengan kasus konfirmasi maupun probable.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

KNPI Kalsel Usul Pilkada Serentak Digelar 2022
apahabar.com

Kalsel

Mangkir Raker dengan Dewan, Kadishub Banjarmasin Rahasiakan Alasan
apahabar.com

Kalsel

Gerak Cepat! Pembangunan Saluran Air Baru Rampung Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Sahur Bareng Warga Pulau Sugara, Paman Birin Janjikan Bantu 2 Ekor Sapi
Covid-19 Mewabah, Anggota DPRD HST Malah Kunker ke Kalteng?

Kalsel

Covid-19 Mewabah, Anggota DPRD HST Malah Kunker ke Kalteng?
apahabar.com

Kalsel

Tak Kunjung Sepakat, Warga Kelayan Ngotot Tolak TPS di Depan Mushalla
Masuk ke Desa Mekar, Pedagang Sayur Terlebih Dahulu Dibekali Masker

Kalsel

Masuk ke Desa Mekar, Pedagang Sayur Terlebih Dahulu Dibekali Masker
apahabar.com

Kalsel

Pemko Banjarmasin Remajakan Angkot, Bagaimana Nasib Sopir?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com