3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

THM di Banjarmasin Resmi Beroperasi di Tengah Pandemi, Amankah?

- Apahabar.com Kamis, 12 November 2020 - 19:02 WIB

THM di Banjarmasin Resmi Beroperasi di Tengah Pandemi, Amankah?

Nadi tempat hiburan malam atau THM di Banjarmasin bakal berdenyut lagi. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Roda perekonomian dunia malam di Kota Banjarmasin resmi kembali berputar.

Demikian setelah Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 memberikan izin beroperasi Tempat Hiburan Malam (THM) pada Rabu lalu (11/11).

Rekomendasi diperoleh di tengah pandemi Covid-19 yang masih menggila di Banjarmasin.

“Iya betul kami sudah merekomandasikan,” ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi kepada apahabar.com, Kamis (12/11).

Akan tetapi GTPP tak sembarangan melangkah. Sederet catatan diberikan ke pengelola THM.

“Silakan buka tapi pelaksanaannya taat protokol kesehatan,” ucapnya.

Apabila tak taat Machli mengancam dengan Surat Peringatan (SP).

Selain SP, pengawasan juga dilakukan secara senyap. Menggandeng personel TNI-Polri. Kapan saja inspeksi bisa dilakukan.

“Jika ternyata dalam pelaksanaannya tidak menaati rekemandasi yang kita berikan,” pungkasnya.

Ditambahkan, kontrol masyarakat turut dilibatkan. Khususnya, dalam menilai jalannya protokol kesehatan di THM.

Menurutnya, masyarakat merupakan kunci utama. Bukan petugas TNI-Polri semata.

Machli mengakui apabila GTPP akan sulit mengawasi jalannya operasi suatu usaha di tengah pandemi. Terlebih THM.

“Saya mohon masyarakat juga mengontrol terhadap itu,” pungkasnya.

Adapun kasus terkonfirmasi positif di Banjarmasin mencapai 3.565 orang. Di antaranya 83 kasus aktif yang pasiennya menjalani karantina dan isolasi mandiri.

Sedangkan 3.242 pasien sembuh dan 167 orang meninggal akibat terinfeksi virus SARS-CoV-2.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

aoahabar.com

Kalsel

Warga Batola Pertahankan Bercocok Tanam Padi
apahabar.com

Kalsel

Terancam Dicopot, Kadisdik akan Panggil Kepsek dan Tim Manajemen Keuangan BOS se-Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini: Siang Hujan, Malam Berpayung Awan

Borneo

Mualim 1 Ditemukan, Operasi SAR TB Fortunesius Clear
Kronologi Temuan Wanita Tua Tak Bernyawa di Gatot Subroto

Kalsel

Kronologi Temuan Wanita Tua Tak Bernyawa di Gatot Subroto
apahabar.com

Kalsel

Nenek Tenggelam di Sungai Amandit Belum Ditemukan, Fakta Baru ini Mengejutkan
apahabar.com

Kalsel

Kurang Arsiparis, Pemkot Banjarmasin Andalkan Tenaga Kontrak
apahabar.com

Kalsel

Tiga Wilayah Berpotensi Hujan, Kebakaran Hutan dan Lahan Tetap Mengintai Kalsel Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com