3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Transaksi Sementara ISEF 2020 Capai Rp 5,30 Triliun

- Apahabar.com Minggu, 1 November 2020 - 00:43 WIB

Transaksi Sementara ISEF 2020 Capai Rp 5,30 Triliun

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat menghadiri kickoff 7th ISEF 2020 secara virtual. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) VII membukukan transaksi sementara sebesar Rp 5,03 triliun selama pelaksanaan festival tahunan itu pada 7 Agustus-31 Oktober 2020.

“Nilai ini pasti akan berkembang karena kami masih membuka ekspo virtual sampai Desember 2020,” kata Kepala Departemen Ekonomi Syariah Bank Indonesia (BI) Anwar Bashori pada penutupan ISEF VII secara virtual di Jakarta, Sabtu (31/10) dilansir Antara.

Menurut dia, transaksi itu terkumpul dari kesepakatan pembiayaan, komitmen transaksi pelaku bisnis, dan transaksi ritel dari pelaku bisnis hingga konsumen, serta komitmen wakaf produktif.

Dengan demikian, lanjut dia, transaksi tidak hanya komersial tapi juga aspek keuangan syariah dengan adanya komitmen wakaf produktif.

Ia mengharapkan perolehan transaksi itu dapat memberikan semangat dan optimisme dunia usaha di tengah pandemi Covid-19 khususnya bagi 777 pelaku usaha syariah yang mengikuti pameran produk halal.

Untuk pertama kalinya, festival ekonomi dan keuangan syariah itu diadakan secara virtual memanfaatkan teknologi digital karena pandemi.

Meski begitu Bank Indonesia mengaku penyelenggaraan tahun ini justru meningkat baik dalam hal pengunjung hingga agenda yang diadakan selama berlangsungnya festival.

Deputi Gubernur BI Sugeng yang menutup festival tersebut mengatakan dari segi agenda, tahun ini meningkat mencapai 211 kegiatan dibandingkan tahun sebelumnya hanya 27 agenda.

Adapun agenda itu di antaranya seminar daring, lokakarya, pertemuan bisnis, pelatihan bisnis hingga forum diskusi.

Sedangkan jumlah pengunjung juga meningkat pesat tahun ini mencapai 431 ribu pengunjung melalui kanal Youtube, Zoom hingga Instagram, dibandingkan tahun sebelumnya berkisar 40 ribu yang diadakan secara fisik.

“Biaya juga menurun signifikan tapi manfaatnya luar biasa,” katanya.

Akses digital juga membuka peluang lebih luas bagi pengunjung karena adanya platform ISEF virtual yang dihadiri 166 ribu pengunjung dari 93 negara.

“ISEF mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. ISEF juga sudah mendapat pengakuan dunia internasional,” ujar Sugeng.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pemkot Banjarmasin Tarik Pajak Warung Kopi Modern
apahabar.com

Ekbis

Tanpa Ongkir, Permintaan Gula Pasir di Pasar Daring Mulai Membeludak
apahabar.com

Ekbis

Masih Dipengaruhi Euforia UU Cipta Kerja, IHSG Akhir Pekan Menguat
Rupiah Ditutup Melemah Dipicu Kembalinya Pasar ke Aset Safe Haven

Ekbis

Rupiah Ditutup Melemah Dipicu Kembalinya Pasar ke Aset Safe Haven
apahabar.com

Ekbis

Erick Ungkap Utang BPJS Kesehatan Rp 1 Triliun kepada Kimia Farma
apahabar.com

Ekbis

Di Masa Pandemi, BEI: Optimisme Pasar Akan Terus Dijaga
apahabar.com

Ekbis

Nokia 9 PureView Bakal Punya Fingerprint Bawah Layar
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Kembali Meroket, Berikut Rincian Lengkapnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com