3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Update Hasil Pilpres AS, Biden Tinggal 6 Suara, Trump Ajukan Gugatan Setop Penghitungan di Michigan

- Apahabar.com Kamis, 5 November 2020 - 09:50 WIB

Update Hasil Pilpres AS, Biden Tinggal 6 Suara, Trump Ajukan Gugatan Setop Penghitungan di Michigan

Donal Trupm (kiri) dan Joe Biden

apahabar.com, WASHINGTON – Persaingan Donald Trump vs Joe Biden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) kian ketat.

Bahkan, tim kampanye Trump mengajukan gugatan di Michigan untuk menghentikan penghitungan suara dalam pilpres Amerika Serikat.

“Hari ini kami telah mengajukan tuntutan ke Pengadilan Klaim Michigan untuk menghentikan penghitungan suara sampai akses yang sah diberikan,” kata tim kampanye Trump.

“Kami juga meminta peninjauan ulang surat suara, yang dibuka dan dihitung saat kami tidak memiliki akses yang sah,” kata tim presiden petahana dari Partai Republik itu.

Michigan merupakan salah satu swing state, yaitu negara bagian yang sebelum pemilihan berlangsung sebagian besar pemilihnya belum mengungkapkan kandidat mana yang mereka dukung.

Belum jelas siapa pemenang di negara bagian tersebut, yang memiliki 16 suara elektoral, menurut Edison Research.

Lawan Trump, yakni Joe Biden dari Partai Demokrat, memiliki margin tipis di Michigan. Sebesar 92 persen suara diperkirakan sudah masuk di sana.

Tim kampanye Trump juga menuntut penghitungan ulang di Wisconsin, negara bagian lainnya tempat terjadi persaingan ketat antara Trump dan Biden.

Sementara itu, seperti dilansir Fox News, Kamis (05/11), data penghitungan terbaru dari Fox News menunjukkan Joe Biden masih unggul jumlah perolehan electoral votes atas Donald Trump. Biden hanya butuh enam electoral votes saja untuk bisa dinyatakan sebagai pemenang pilpres, mengalahkan Presiden Donald Trump.

Saat ini, Biden meraup 264 electoral votes sedangkan Trump baru meraup 214 electoral votes.

Diketahui bahwa dibutuhkan 270 electoral votes — dari total 538 electoral votes — untuk bisa memenangkan pilpres AS.

Hingga kini, masih ada lima negara bagian yang belum menyelesaikan penghitungan dan electoral votes yang dimiliki oleh kelima negara bagian itu masih akan menjadi perebutan kedua capres.

Kelima negara bagian itu antara lain, Nevada (6 electoral votes), Alaska (3 electoral votes), Georgia (16 electoral votes), North Carolina (15 electoral votes), dan Pennsylvania (20 electoral votes).

Dari data Fox News, diketahui bahwa Biden unggul sementara di Nevada, sementara Trump unggul di Alaska, Georgia, North Carolina dan Pennsylvania.

Berbagai skenario perebutan electoral votes menunjukkan bahwa Trump harus memenangkan kelima negara bagian itu untuk bisa mengalahkan Biden dalam pilpres ini.

Sementara Biden hanya butuh menang di Nevada — di mana saat ini dia unggul sementara — untuk bisa memenangkan pilpres AS.

 

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

1.300 Tahun Terpendam, Fungsi Azimat Kuno Mesir Terkuak
apahabar.com

Internasional

Paksa Tutup, China Ambil Alih Konsulat AS di Chengdu
apahabar.com

Internasional

Cuaca Panas Tak Menghambat Corona, Ahli: Pakai Masker dan Jaga Jarak Solusinya
apahabar.com

Internasional

Presiden AS Donald Trump dan Sang Istri Melania Positif Covid-19, Ini Diduga Penyebabnya
apahabar.com

Internasional

Pengadilan Malaysia Tagih Pajak pada Najib Rajak
apahabar.com

Internasional

Hari Valentine, Pengamat: Rentan Jomlo
apahabar.com

Internasional

Rusia Produksi Vaksin Covid-19 Gelombang Pertama
apahabar.com

Internasional

Penumpang Perempuan Pesawat Qatar Airways Diminta Buka Baju, Pemerintah Qatar Berang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com