Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

UU Cipta Kerja Diteken, Wasekjen Partai Demokrat: Jokowi Abaikan Aspirasi Rakyat

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 13:26 WIB

UU Cipta Kerja Diteken, Wasekjen Partai Demokrat: Jokowi Abaikan Aspirasi Rakyat

Ilustrasi Aksi Mahasiswa di Depan Gedung MK sambil Membawa Salinan Naskah UU Ciptaker. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi meneken Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 pada Senin (2/11) malam kemarin.

Partai Demokrat menyebut pengesahan ini menunjukkan bahwa Jokowi mengabaikan aspirasi rakyat.

“Pemerintah dalam hal ini Presiden, telah gagal mendengarkan dan juga mengabaikan aspirasi rakyat, melalui protes buruh dan mahasiswa yang turun ke jalan, dan juga penolakan dari tokoh agama serta tokoh akademisi,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Irwan melalui pesan yang diterima, seperti dilansir Republika.co.id, Selasa (3/11).

Irwan mengatakan, pemerintah dalam hal ini Presiden telah gagal mendengar, bahkan mengabaikan aspirasi rakyat yang selama ini vokal menyuarakan.

Sekretaris Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini, mengatakan, atas nama Fraksi Partai Demokrat, ia sangat menyayangkan sikap pemerintah yang tetap mengesahkan UU tersebut.

Padahal, kata Irwan, aturan itu mendapatkan penentangan masyarakat di berbagai daerah, termasuk juga di Jakarta.

“Wujudnya, aksi demonstrasi penolakan UU tersebut dilakukan di daerah hingga di ibu kota negara itu. Bahkan hingga berhari-hari,” kata Irwan.

Karena itu, legislator asal Kalimantan Timur (Kaltim) ini menegaskan, Fraksi Partai Demokrat tetap menolak UU Cipta Kerja dan akan tetap memperjuangkan aspirasi penolakan rakyat sebagaimana pesan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Bagi kami, fraksi Demokrat, tentu tetap menolak. Seperti pesan Bapak SBY, yang mengharapkan agar kader Demokrat tidak menyerah. Harus terus gigih memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegas Irwan.

Sebagaimana diketahui, naskah UU yang diteken setebal 1.187 halaman dan sudah bisa diakses publik di website resmi Sekretariat Negara (Setneg) jdih.setneg.go.id.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Heli Tempur TNI Hilang Kontak di Papua Belum Ditemukan
apahabar.com

Nasional

Vaksin Varicella Proteksi Tubuh Manusia 80% dari Cacar Monyet
apahabar.com

Nasional

PLN Dipastikan Tetap Beroperasi Optimal
apahabar.com

Nasional

Mereka yang Menjunjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik, Nyawa Pun Dipertaruhkan
apahabar.com

Nasional

Gempa Magnitudo 6,1 di Pulau Alor
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Ani Yudhoyono Peduli Masyarakat Daerah Bencana
apahabar.com

Nasional

Jokowi Bakal Lantik Mantan Danjen Kopassus Jadi Kepala BNPB
apahabar.com

Nasional

Youtube Indonesia Buat Youtube Rewind Versi Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com