Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Warga Geger Awan Mirip UFO Melayang di Atas Gunung Arjuno, BMKG : Bahayakan Penerbangan!

- Apahabar.com Kamis, 5 November 2020 - 17:16 WIB

Warga Geger Awan Mirip UFO Melayang di Atas Gunung Arjuno, BMKG : Bahayakan Penerbangan!

Fenomena awan mirif UFO muncul di Gunung Arjuno. (Lingkar Madiun/Twitter)

apahabar.com, MALANG – Warga di kawasan Gunung Arjuno, Jawa Timur, digegerkan dengan munculnya awan aneh berbentuk mirif UFO melayang di langit.

Awan berbentuk piring terbang itu terlihat jelas melayang di atas Gunung Arjuno dari kawasan Malang Raya, Jawa Timur, Kamis (5/11/2020).

Melihat fenomena ganjil yang jarang terjadi itu, banyak masyarakat yang mengabadikan awan berbentuk piring terbang UFO tersebut dan membagikannya di media sosial.

BACA JUGA : BMKG Ungkap Tanda-Tanda Puting Beliung

Sebagaimana dilansir dari Beritajatim.com, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memastikan awan mirif UFO ini tidak berbahaya bagi masyarakat sekitarnya.

BMKG Juanda mengemukakan, fenomena alam awan lentikularis itu tumbuh di sekitaran gunung atau dataran tinggi.

“Fenomena awan ini secara meteorologi, tidak mengindikasikan fenomena lain seperti akan datangnya gempa atau bencana besar lainnya. Awan tersebut hanya mengindikasikan adanya turbulensi di lapisan atas (bukan di permukaan bumi),” papar Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto, Kamis (5/11/2020).

Fenomena awan lentikularis. [Foto Netizen Abdillah Adam]

Namun, fenomena awan ini bisa mengganggu bahkan membahayakan penerbangan.

“Awan yang tampak seperti itu (UFO) adalah awan Lentikularis yang tumbuh di sekitaran gunung atau dataran tinggi. Secara umum tidak berbahaya, tetapi bagi dunia penerbangan cukup berbahaya. Karena pesawat akan mengalami turbulensi atau guncangan,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh, Kamis 5 November 2020, sebagaimana dilansir dari Lingkarmadiun.com.

Editor: elpian ahmad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Meski Ada Vaksin, Erick Thohir Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes
apahabar.com

Nasional

Tim Labfor dan Inafis Selidiki Kebakaran Gedung Kejagung
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Kibarkan Bendera NU di Kampanye, TKN:  Blunder
apahabar.com

Nasional

Bentrok Antar Warga di Kupang NTT, 1 Tewas dan 7 Rumah Dibakar
apahabar.com

Nasional

Kaltim Jadi Ibu Kota, Kukar Minta Jalan Trans Kalimantan Diperbaiki
apahabar.com

Nasional

Tiba di KBRI Singapura, AHY dan Ibas Angkat Peti Jenazah Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

Presiden Siapkan Puluhan Triliun Relaksasi Pembiayaan Petani-Nelayan
apahabar.com

Nasional

UU Cipta Kerja Disahkan, Simak Ketentuan Upah Minimum Bagi Pekerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com