Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya

Waspada! Kelurahan di Banjarmasin Terancam Kembali ke Zona Merah Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 09:51 WIB

Waspada! Kelurahan di Banjarmasin Terancam Kembali ke Zona Merah Covid-19

Kota Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah zona berbahaya peredaran Covid-19 di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berpotensi bertambah.

Saat ini, di Kelurahan Sungai Miai Banjarmasin Utara terjadi penambahan kasus positif Covid-19. Padahal kawasan tersebut baru saja keluar dari status zona merah.

Namun, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi tidak berani mengubah langsung status kawasan tersebut.

Karena menurutnya, sebelum mengubah status kawasan menjadi zona merah, pihaknya harus mengevaluasi terlebih dahulu sesuai masa inkubasi, yakni selama 14 hari setelah terakhir zonasi ditetapkan.

“Kemarin kita tetapkan status itu di tanggal 26 Oktober. Jadi 14 hari setelah itu baru kita evaluasi lagi,” ucapnya.

Machli menjelaskan terjadinya penambahan kasus di Kelurahan Sungai Miai dalam masa inkubasi tidak bisa langsung mengubah status zona yang ditetapkan.

Seperti yang sudah diatur dalam Permendagri Nomor 830, ada empat indikator penetapan sebuah zonasi: ada penambahan kasus meninggal karena Covid-19, tenaga kesehatan yang tertular, suspek, dan probable bertambah.

“Kita lihat grafiknya nanti apakah ada perubahan zonasi. Kalau misalnya hari ini bertambah 4 kasus tapi kemarin 5, berarti menurun,” tambahnya.

Lebih jauh, pasien aktif di Banjarmasin saat ini mencapai 74 kasus. Di antaranya terdiri dari 30 orang dalam isolasi mandiri, 14 orang isolasi khusus dan 30 orang menjalani perawatan di RS.

“Dirawat di RS karena ada gejala tambahan. Seperti sesak nafas dan demam,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tunjukkan Jari Tanda Nyoblos, Dapatkan Diskon Makan di Restaurant Golden Tulip
apahabar.com

Kalsel

Sambut HUT RI ke 74, Cafe Plajau Food Court Gelar Lomba Mewarnai
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Pendaki akan Kibarkan Merah Putih di Gunung Halau-Halau
apahabar.com

Kalsel

Si Jago Merah Hanguskan 4 Ruang Kelas Sekolah dan 2,5 Hektar Lahan di HSS
apahabar.com

Kalsel

Curah Hujan Tinggi, Petani Batola Was-was Gagal Panen
Terbantu JKN-KIS, Ali Berharap Pemerintah HST Pertahankan UHC

Kalsel

Terbantu JKN-KIS, Ali Berharap Pemerintah HST Pertahankan UHC
apahabar.com

Kalsel

Pembukaan Diklat CPNS, Paman Birin Larang Penyalahgunaan Jabatan
apahabar.com

Kalsel

Update Corona di Banjarmasin, Dua Pasien Positif Masuk Daftar Klaster Gowa 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com