Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika! Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah! Hari Terakhir Penutupan KSPN Loksado, Sejumlah Pelancong Disuruh Putar Balik Puluhan Ribu Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Sembuh Update Banjir Satui & Pantauan Jalan Penghubung Batulicin-Banjarmasin 

Wow! Sewa Rental Mobil Kasus KONI Banjarmasin Rp 79 Juta

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 15:27 WIB

Wow! Sewa Rental Mobil Kasus KONI Banjarmasin Rp 79 Juta

Gazali Rahman dari Travel Ading yang dihadirkan sebagai saksi mengaku hanya ingat soal kuitansi mobil sewa sebesar Rp3 juta. Foto-apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Ada temuan menarik dalam fakta persidangan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Banjarmasin.

Sidang di Tipikor Pengadilan Negeri Banjarmasin, Rabu (4/11) digelar sejak siang dan baru berakhir menjelang sore.

Jaksa penuntut umum (JPU) membeberkan berita acara pemeriksaan (BAP) atas dugaan adanya kuitansi fiktif dari pembayaran sewa rental mobil dalam kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017.

“Fiktif. Yang dibayarkan cuma Rp3 juta. Tapi dari LPJ dibayar Rp79 juta. Perjanjian untuk sewa satu Minggu,” ujar Nani Arianti selaku JPU usai persidangan.

Ada dugaan bahwa kuitansi yang dilampirkan dalam laporan pertanggungjawaban di-scan dan tandatangannya dipalsukan.

“Kuitansi di-scan dan ditandatangani sendiri. Bukan dari yang punya travel,” tambah Nani.

Sementara dalam fakta persidangan, Gazali Rahman dari Travel Ading yang dihadirkan sebagai saksi mengaku hanya ingat soal kuitansi mobil sewa sebesar Rp 3 juta.

Sedang untuk pembayaran Rp79 juta, dia ragu apakah pernah menandatangani kuitansi itu atau tidak.

“Saya lupa,” ujar Gazali kepada Ketua Majelis Hakim, Jamser Simanjuntak.

Sidang kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Banjarmasin dipimpin Ketua Majelis Hakim, Jamser Simanjuntak.

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum, M Irwan dan rekan dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadirkan sebanyak tiga saksi.

Antara lain mantan Bendahara KONI Banjarmasin, Saiddin, Staf Juru Bayar Koni Banjarmasin, M Taufik dan Gazali Rahman.

Untuk diketahui dugaan kasus korupsi dana hibah terjadi pada 2017. Dana hibah sebesar Rp14 miliar, yang mana berdasar audit BPKP ditemukan kerugian negara senilai Rp2,1 miliar.

Dilengkapi oleh Riyad Dafhi Rizki

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Judi Online di Tabalong, Satu Pegawai Swasta Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Gadis Belia Dicabuli Bapak Tiri Sejak 2018, Nikah untuk Tutupi Aib
apahabar.com

Hukum

Simpan Sabu Dalam Speaker dan Sandal Jepit, ‘Kodok’ Dibekuk Aparat
Istri Babak Belur, Suami Mabuk Dikerangkeng di Kotabaru

Hukum

Istri Babak Belur, Suami Mabuk Dikerangkeng di Kotabaru
apahabar.com

Hukum

KPK: Indikasi Keterlibatan Menpora Terkait Skandal Hibah Signifikan
apahabar.com

Hukum

Kesal, Pengunjung Sidang Interupsi Hakim di PN Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Alasan Ambil Tas yang Tertinggal, Pemuda Jarang Kuantan HSU Bawa Kabur Motor Temannya
apahabar.com

Hukum

Korban Aksi Cabul Pengasuh Ponpes Limpasu Ternyata 7 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com