3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Wow! Sewa Rental Mobil Kasus KONI Banjarmasin Rp 79 Juta

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 15:27 WIB

Wow! Sewa Rental Mobil Kasus KONI Banjarmasin Rp 79 Juta

Gazali Rahman dari Travel Ading yang dihadirkan sebagai saksi mengaku hanya ingat soal kuitansi mobil sewa sebesar Rp3 juta. Foto-apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Ada temuan menarik dalam fakta persidangan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Banjarmasin.

Sidang di Tipikor Pengadilan Negeri Banjarmasin, Rabu (4/11) digelar sejak siang dan baru berakhir menjelang sore.

Jaksa penuntut umum (JPU) membeberkan berita acara pemeriksaan (BAP) atas dugaan adanya kuitansi fiktif dari pembayaran sewa rental mobil dalam kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017.

“Fiktif. Yang dibayarkan cuma Rp3 juta. Tapi dari LPJ dibayar Rp79 juta. Perjanjian untuk sewa satu Minggu,” ujar Nani Arianti selaku JPU usai persidangan.

Ada dugaan bahwa kuitansi yang dilampirkan dalam laporan pertanggungjawaban di-scan dan tandatangannya dipalsukan.

“Kuitansi di-scan dan ditandatangani sendiri. Bukan dari yang punya travel,” tambah Nani.

Sementara dalam fakta persidangan, Gazali Rahman dari Travel Ading yang dihadirkan sebagai saksi mengaku hanya ingat soal kuitansi mobil sewa sebesar Rp 3 juta.

Sedang untuk pembayaran Rp79 juta, dia ragu apakah pernah menandatangani kuitansi itu atau tidak.

“Saya lupa,” ujar Gazali kepada Ketua Majelis Hakim, Jamser Simanjuntak.

Sidang kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Banjarmasin dipimpin Ketua Majelis Hakim, Jamser Simanjuntak.

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum, M Irwan dan rekan dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadirkan sebanyak tiga saksi.

Antara lain mantan Bendahara KONI Banjarmasin, Saiddin, Staf Juru Bayar Koni Banjarmasin, M Taufik dan Gazali Rahman.

Untuk diketahui dugaan kasus korupsi dana hibah terjadi pada 2017. Dana hibah sebesar Rp14 miliar, yang mana berdasar audit BPKP ditemukan kerugian negara senilai Rp2,1 miliar.

Dilengkapi oleh Riyad Dafhi Rizki

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Lelaki Kelahiran Makkah Terperangkap Sabu
apahabar.com

Hukum

Polisi Bongkar Kasus Pemalsuan SKCK
apahabar.com

Hukum

Diperiksa Jaksa Dua Jam, Kadis Kominfo Banjar Enggan Berkomentar
apahabar.com

Hukum

Pesta Sabu, Dua Pria dan Seorang Wanita Cantik di HSU Diciduk Polisi
apahabar.com

Hukum

Polsek Alabio Ungkap Komplotan Maling Pompa Air
Perkelahian Tak Seimbang di Djok Mentaya, Korban Dikeroyok dengan Sajam

Hukum

Perkelahian Tak Seimbang di Djok Mentaya, Korban Dikeroyok dengan Sajam
apahabar.com

Hukum

Terkait Laporan Angel Lelga, Vicky Prasetyo Ditahan
apahabar.com

Hukum

Bagus Minta Selain Keluarga Jangan Sembarangan Komentari Kasus Nunung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com