BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi

14 Negara, Termasuk Indonesia Nyatakan Komitmen untuk Pengelolaan Laut Berkelanjutan

- Apahabar.com Kamis, 3 Desember 2020 - 15:34 WIB

14 Negara, Termasuk Indonesia Nyatakan Komitmen untuk Pengelolaan Laut Berkelanjutan

Presiden Joko Widodo. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Para pemimpin dari 14 negara, termasuk Indonesia, menyatakan komitmen terhadap pengelolaan laut yang sepenuhnya berkelanjutan.

Hal itu dalam upaya mengatasi tantangan global, melalui peluncuran agenda aksi baru dari Panel Tingkat Tinggi untuk Ekonomi Laut Berkelanjutan (Ocean Panel).

Dalam pernyataan tertulis dari Sekretariat Ocean Panel yang diterima di Jakarta, Kamis (3/12), disebutkan bahwa para pemimpin dari Indonesia, Australia, Kanada, Chili, Fiji, Ghana, Jamaika, Jepang, Kenya, Meksiko, Namibia, Norwegia, Palau, dan Portugal menegaskan komitmen pengelolaan berkelanjutan atas hampir 30 juta km persegi perairan nasional mereka sebelum tahun 2025.

“Indonesia percaya dengan pengelolaan laut yang berkelanjutan. Sumber daya maritim melimpah yang kita miliki akan dapat mendukung pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 dan menjadi landasan untuk pembangunan yang lebih berkelanjutan di masa depan,” kata Presiden Joko Widodo, dikutip melalui pernyataan Ocean Panel seperti dilansir Antara.

Para kepala negara berjanji untuk menempatkan laut yang sehat pada agenda teratas kebijakan global, guna mempercepat pemulihan ekonomi yang terpukul oleh krisis akibat pandemi virus corona.

Selain itu, Presiden juga menegaskan komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, “dengan menganut motto ‘Jalasveva Jayamahe’; Our Glory is at the Ocean.”

Dokumen agenda ‘Transformasi untuk Ekonomi Laut Berkelanjutan: Visi untuk Perlindungan, Pemberdayaan, dan Kesejahteraan’ itu diluncurkan oleh ke-14 negara pada Rabu (2/12), dan mencakup 74 tindakan priorias yang fokus pada lima area, yakni kekayaan laut, kesehatan laut, keadilan laut, pengetahuan laut, dan keuangan laut.

Agenda aksi laut baru tersebut, apabila tercapai, dikatakan dapat membantu menghasilkan makanan enam kali lebih banyak dari sumber laut, menghasilkan 40 kali lebih banyak energi terbarukan, mengentaskan jutaan orang dari kemiskinan, dan berkontribusi terhadap seperlima pengurangan emisi gas rumah kaca yang diperlukan untuk menjaga kenaikan suhu bumi tidak melebihi 1,5 derajat Celsius.

“Peluncuran dokumen Transformasi merupakan awal yang sangat baik untuk memandu kita semua dalam mengelola lautan secara berkelanjutan. Panel Laut harus menjadi kekuatan pendorong untuk menghidupkan kembali revolusi mental untuk melindungi laut,” kata Jokowi.

Para anggota Ocean Panel juga mendorong para pemimpin negara bagian pesisir dan laut di seluruh dunia untuk bergabung dalam komitmen untuk mencapai tujuan 100 persen, agar seluruh Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dikelola secara berkelanjutan sebelum 2030.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Pria Tertua Dunia Meninggal di Usia 113 Tahun
apahabar.com

Internasional

Rusia Enggan Tiru Prancis, Terbitkan Karikatur Hina Islam
harun yahya

Internasional

TRENDING TWITTER! Perkosa Anak di Bawah Umur, Harun Yahya Divonis 1.000 Tahun Penjara
apahabar.com

Internasional

Tulisannya Tentang Prancis Disalahtafsirkan, Mahathir Marah!
apahabar.com

Internasional

Menlu AS Pompeo Yakinkan Masyarakat Indonesia Dapat Lalui Pandemi Covid-19 Bersama-sama
Anak Tertua Trump

Internasional

Positif Covid-19, Anak Tertua Trump Diisolasi
apahabar.com

Internasional

Arab Saudi akan Gelar Acara Olahraga Internasional Pertama
apahabar.com

Internasional

Institut Riset Gamaleya Uji Vaksin Covid-19 Rusia untuk Lansia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com