Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Aksi Bejat 9 Oknum TNI AD, Bakar 2 Warga Papua untuk Hilangkan Jejak

- Apahabar.com Rabu, 23 Desember 2020 - 17:21 WIB

Aksi Bejat 9 Oknum TNI AD, Bakar 2 Warga Papua untuk Hilangkan Jejak

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) melakukan penyelidikan hingga menetapkan 9 tersangka oknum TNI AD karena menyebabkan 2 warga Papua itu meninggal.

Dua warga Papua atas nama Luther Zanambani dan Apinus Zanambani sempat dinyatakan hilang lalu meninggal di Sugapa pada April lalu.

Hilangnya 2 warga Papua tersebut terjadi pada 21 April lalu saat pasukan TNI AD melakukan sweeping dan mencurigai 2 warga itu kelompok kriminal bersenjata (KKB). Dua warga itu itu selanjutnya diinterogasi di Koramil Sugapa.

“Saat interogasi, terjadi tindakan berlebihan di luar batas ketakutan, yang mengakibatkan Aptinus meninggal. Luter kritis saat itu,” kata Danpuspomad, Letjen Dodik Widjanarko dalam konferensi pers, di gedung Puspomad, kutip Detikcom, Rabu (23/12).

Satu orang warga Papua itu sempat mengalami kritis, kemudian meninggal. Untuk menghilangkan jejak, kedua warga itu dibakar dan abunya dibuang ke sungai.
“Saat dipindahkan ke Saudara Luter meninggal dunia,” ujar Dodik.

“Setelah tiba di yonif, untuk hilangkan jejak mayat keduanya dibakar dan abu nya dibuang ke Sungai Julai di Distrik Sagupa,” lanjutnya.
Puspomad kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan atas meninggalnya 2 warga Papua itu.
Akhirnya, Puspomad menetapkan 9 oknum TNI AD sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan alat bukti maka penyidik menetapkan 9 tersangka, yakni 2 orang personel Kodim 1705 Panial (Mayor Inf ML dan Sertu FTP) serta 7 personel Yonif PR 433/JS Kostrad (Mayor Inf YAS, Lettu Inf JMTS, Serka B, Sertu OSK, Sertu MS, Serda PK, dan Kopda MAY),” jelas Letjen Dodik.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Erdogan Hadiri Peringatan Wafatnya Maulana Jalaluddin Rumi
apahabar.com

Global

Dorong Warga Desa Bentuk Forum Peduli HIV/AIDS
apahabar.com

Global

2 Orang ‘Pembantu’ Video Bugil di Puncak Piramida Tertangkap
VIrus

Global

Mengenal Disease X, Virus yang Diramal Jadi Pandemi Baru
apahabar.com

Global

LGBT Kalah Referendum, Taiwan Tolak Pernikahan Sesama Jenis

Global

Paris Rusuh, Prancis Pertimbangkan Status Darurat
Merdeka.com

Global

Rusdi Kirana Marah, Lion Air Batalkan Pesanan Pesawat ke Boeing?
apahabar.com

Global

Teler Gegara Terpengaruh Teman, TKI Diusir dari Malaysia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com