Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Alasan Gus Dur Bubarkan Kementerian Sosial Kembali Viral Usai Juliari Batubara Ditangkap

- Apahabar.com Senin, 7 Desember 2020 - 18:39 WIB

Alasan Gus Dur Bubarkan Kementerian Sosial Kembali Viral Usai Juliari Batubara Ditangkap

Mendiang Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Alasan mendiang Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ingin membubarkan Kementerian Sosial kembali viral.

Menyusul ditangkapknya Mensos Juliari Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gus Dur dalam talkshow Kick Andy, menyebut alasan mengapa ia membubarkan Departemen Sosial (kini bernama Kementerian Sosial).

“Lembaga yang harusnya melayani masyarakat tapi malah korupsinya gede-gedean. “Sampai hari ini!” sebut Gus Dur.

Lantas, Andy si pembawa acara bertanya, dengan peribahasa. “Jika ingin menangkap tikus, kenapa mesti lumbungnya dibakar,” tanya Andy.

Gus Dur lantas menjawab enteng namun dirasa sangat tepat. “Karena tikusnya sudah menguasai lumbung,” jawab Gus Dur disambut tepuk tangan penonton.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang Rp 14,5 miliar terkait kasus korupsi yang menjerat Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara (JPB).

“Dari hasil tangkap tangan ini, ditemukan uang dengan pecahan mata uang rupiah dan mata uang asing, masing-masing sejumlah sekitar Rp11,9 miliar, sekitar
171.085 Dolar AS (setara Rp2,420 miliar), dan sekitar 23.000 Dolar Singapura (setara Rp243 juta),” ucap Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu dini hari.

KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya di Kementerian Sosial RI terkait bantuan sosial (bansos) untuk wilayah Jabodetabek 2020.

Selain Juliari, pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kemensos Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) serta dari pihak swasta Ardian I M (AIM) dan Harry Sidabuke (HS) juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pengguna WhatsApp Perlu Update Aplikasi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Masukan Kadin dan HIPMI untuk Perbaikan Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Di Hadapan Pemimpin G20, Jokowi Angkat Isu Pemberdayaan Perempuan
apahabar.om

Nasional

Pimpinan Dewan Minta Kemendagri Bentuk Tim Khusus Corona
apahabar.com

Nasional

RS Polri Terima 4 Kantong Jenazah Diduga Korban Lion Air PK-LQP
apahabar.com

Nasional

KPAI Minta Tokoh Agama Jadi Pelopor Perlindungan Anak
apahabar.com

Nasional

Remaja Halangi Laju Truk di Bantar Gebang, Satu Orang Terlindas
ampahar,com

Nasional

19 Karyawan PLN Hilang Diterjang Tsunami di Tanjung Lesung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com