Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Alasan Keamanan, Pilkada di Boven Digoel Papua Resmi Ditunda

- Apahabar.com Selasa, 8 Desember 2020 - 16:18 WIB

Alasan Keamanan, Pilkada di Boven Digoel Papua Resmi Ditunda

Ilustrasi KPU. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pilkada di Kabupaten Boven Digoel, Papua, resmi ditunda pelaksanaannya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), karena alasan keamanan dan proses hukum yang berjalan.

Diketahui, pasangan Yusak Yaluwo-Yakob Weremba masih menggugat keputusan KPU soal pembatalan pencalonan mereka.

Kondisi di Boven Digoel juga sempat memanas usai keputusan tanggal 29 November itu.

“Sebagaimana ketentuan, KPU provinsi menetapkan keputusan penundaan atas usulan KPU kabupaten/kota dan prosedur itu sudah dilakukan,” kata Ketua KPU Arif Budiman di Kantor Kemendagri, Jakarta, dikutip dari rekaman seperti yang dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (8/12).

Arief mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan Bawaslu soal kasus tersebut, yang rencananya dikeluarkan sore ini.

Meski demikian, Boven Digoel tetap tidak bisa menggelar pilkada esok hari. Sebab, KPU masih harus menyiapkan logistik, khususnya surat suara, sesuai keputusan Bawaslu.

“Setelah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap, barulah kami nanti akan merapatkan kembali kemudian menentukan kelanjutannya kapan,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan persiapan pilkada susulan di Boven Digoel butuh waktu. Sebab harus ada bantuan aparat keamanan jika terdeteksi potensi konflik.

Mantan Kapolda Papua itu menyampaikan persiapan pasukan untuk mencegah kerawanan konflik di daerah itu tidak mudah. Sebab akses menuju Boven Digoel butuh waktu hingga 7 jam.

“Penebalan pasukan memang perlu di sana, tapi sekali lagi kita menunggu hasil dari gugatan setelah adanya keputusan hukum inkrah,” ujar Tito.

Sebelumnya, KPU RI menerbitkan keputusan pembatalan pencalonan pasangan calon Yusak Yaluwo-Yakob Weremba.

Pembatalan dilakukan karena Yusak belum melewati lima tahun sejak selesai menjalani hukuman penjara.

Dalam surat keputusan tanggal 29 November, KPU hanya menetapkan pencalonan Hengki Yaluwo-Lexi Romel Wagiu, Chaerul Anwar Natsir-Nathalis B. Kake, serta Martinus Wagi-Isak Bangri.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Sulawesi Barat

Nasional

42 Orang Meninggal Akibat Gempa di Sulawesi Barat, 189 Luka Berat
apahabar.com

Nasional

Jangan Panik, Luapan Bendungan Bili-bili Masih Wajar
apahabar.com

Nasional

Soal Obat Covid-19, Polda Metro Jaya Klarifikasi Pelapor Anji
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sambangi Kalsel, Fazlur Rahman: Bentuk Perhatian Terhadap Banua
apahabar.com

Nasional

Ini Alasan Kuat Bareskrim Polri Tangkap Syahganda KAMI
apahabar.com

Nasional

Pemuda Pancasila: Jangan Coba-coba Ganggu Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Mengenaskan, Balita Dicekoki Air oleh Sang Ibu hingga Tewas
apahabar.com

Nasional

Rumah Roboh, Satu Keluarga Sempat Terjebak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com