Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Angker! Warga Anjir Kalampan Kapuas Minta Jembatan Ini Dipasang Lampu Penerangan

- Apahabar.com Minggu, 27 Desember 2020 - 11:49 WIB

Angker! Warga Anjir Kalampan Kapuas Minta Jembatan Ini Dipasang Lampu Penerangan

Jembatan gantung Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas. Foto-apahabar.com/Irfan

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Warga Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalteng, mengharapkan jembatan gantung yang ada di tempat mereka dapat dipasang lampu penerangan.

Pasalnya, jembatan gantung kontruksi baja yang dibangun tahun 2019 lalu itu sampai sekarang tidak dilengkapi lampu penerangan, sehingga membuat sebagian warga takut melewati jembatan tersebut pada malam hari.

“Kalau malam jembatan ini sangat gelap sekali karena tidak ada lampu penerangan. Jadi, agak takut juga sih kalau malam-malam lewat jembatan, angker dan juga takut jatuh ke sungai,” kata Noor Aida warga Desa Anjir Kelampan kepada apahabar.com, Minggu (26/12).

Noor Aida berharap Pemerintah Daerah Kapuas melalui instansi tekhnisnya dapat memasang lampu penerangan di jembatan gantung tersebut agar tidak membahayakan masyarakat yang melewati jembatan icon Desa anjir Kalampan itu.

“Kalau dipasang lampu penerangan, kami masyarakat tentu merasa aman dan nyaman melewati jembatan ini pada malam hari. Semoga pemerintah daerah bisa segera memasang lampu penerangan di jembatan gantung ini,” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Anjir Kalampan, Yanir, membenarkan jika jembatan gantung yang dibangun di desanya itu tidak dilengkapi lampu penerangan, sehingga sangat rawan dilewati pada malam hari.

“Jembatan itu memang kurangnya lampu penerangan. Kendalanya kalau malam gelap dan sangat rawan, sehingga memang dibutuhkan lampu penerangan, katanya kepada apahabar.com di Desa Anjir Kalampan, Minggu (26/11).

Menurut Yanir tak adanya lampu penerangan di jembatan tersebut juga dapat membahayakan kapal-kapal yang melintas di sungai Anjir Kalampan, karena dapat tertabrak jembatan.

“Memang warga banyak protes karena jembatan itu kemarin dibangun bukan melengkung tapi rata, sehingga kapal sulit lewat dan kalau malam hari bisa tertabrak jembatan karena tidak ada lampu penerangan,” ujarnya.

Yanir pun mengaku sudah menyampaikan harapan dari warga desanya terkait pemasangan lampu penerangan jembatan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum.

“Sudah saya sampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum Kapuas. Kami mohon bisa ditindaklanjuti,” pungkas Yanir.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Selama PSBB, Sejumlah Jalan di Palangka Raya Ditutup

Kalteng

Relawan Demokrasi Sosialisasikan Pilkada kepada Emak-Emak di Selat Utara Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Dua Hari Berturut, Kasus Positif di Kalteng Melonjak

Kalteng

Polres Barut Tangkap 2 Sopir Pengangkut Kayu Ilegal

Kalteng

Pemuda di Pangkalan Bun Ngamuk, Kekasihnya Dijemput Pria Lain
apahabar.com

Kalteng

Dampak Banjir di Kobar, Banyak Piton Keluar dari Sarangnya
apahabar.com

Kalteng

Over Load, Lapas Muara Teweh Usulkan Remisi 132 Napi
apahabar.com

Kalteng

Gasak HP di Warung, Pria Kapuas Kena Ringkus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com