Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Antisipasi Covid-19 Varian Baru di Tala, Sukamta Minta Satgas Dibentuk Kembali

- Apahabar.com Senin, 28 Desember 2020 - 17:09 WIB

Antisipasi Covid-19 Varian Baru di Tala, Sukamta Minta Satgas Dibentuk Kembali

Bupati Tala H Sukamta mengambil kebijakan agar Satgas Pencegahan Covid-19 kembali dibentuk. Foto: Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Antisipasi Covid-19 varian baru di Tanah Laut, Bupati H Sukamta mengambil kebijakan agar satuan tugas (Satgas) pencegahan virus asal Wuhan, China itu kembali dibentuk.

Hal itu kata Sukamta, agar kembali dilakukan pencegahan dan menangani pandemi virus berbahaya ini.

Covid-19 varian baru ini, menurut Sukamta sangat berbahaya.

“Angka kematian di bulan Desember saja sebanyak tujuh orang, lebih banyak dari puncak kasus Covid-19 pada bulan Juli lalu. Ini semua karena kita lengah dan kendor akan protokol kesehatan padahal virus corona telah bermutasi dan tentu sekarang lebih membahayakan manusia,” kata Sukamta dalam rapat virtual bersama SKPD dari Ruang Barakat Kantor Bupati Tala, Senin (28/12).

Sukamta, meminta Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 kembali dibentuk agar protokol kesehatan Covid-19 kembali digalakkan di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

Ia menginstruksikan bahwa penerapan protokol kesehatan di keramaian seperti pasar, angkringan, kafe dan lainnya juga akan diawasi oleh Satgas.

“Kita akan awasi secara ketat termasuk tempat peribadatan, lokasi hajatan perkawinan karena saya tau hampir setiap ada hajatan tidak ada yang memenuhi standar protokol kesehatan, maka akan kita evaluasi lagi. Dan ada kasus kematian akibat klaster hajatan. Kami serius karena kami tidak ingin ada korban jiwa lagi,” tegasnya.

Dalam waktu satu sampai dua hari kedepan Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tala akan melakukan pemetaan secara mendetail daerah rawan penyebaran virus corona.

Jika, kasus Covid-19 terus naik maka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tidak diperbolehkan lagi melakukan karantina mandiri untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah penularan terjadi.

“Nanti Dinas Kesehatan Tala tolong pengadaan rapid test langsung saja menggunakan rapid antigen yang akurasinya lebih tepat daripada rapid tes biasa, sehingga kebijakan yang kita ambil tepat sasaran,” tandas Sukamta.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polisi Tanggapi Isu Pembakar ‘Gaib’ di Banjarmasin
Sweeping

Kalsel

Polisi Bakal Tindak Tegas Sweeping Nataru di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ditangkap, WN Malaysia Pembobol ATM Pinta Kuasa Hukum
apahabar.com

Kalsel

Di Balik Aksi, Dosen Apresiasi Mahasiswanya dengan Nilai Plus
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar Lakukan Pelepasan Burung Dara di HAN 2019, Intip Maknanya
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: Pasien Sembuh Bertambah 1 Orang, Total 375 Orang
hujan

Kalsel

Curah Hujan Tinggi Hingga DAS Meluap Picu Banjir di Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Ajak Warga Terdampak Covid-19, Bhabinkamtibmas Mandingin Berdayakan Lahan Tidur Jadi Kebun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com