Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Asrama Mahasiswa Semarang Kini Tidak Memadai

- Apahabar.com     Senin, 7 Desember 2020 - 14:57 WITA

Asrama Mahasiswa Semarang Kini Tidak Memadai

Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Muhammad Lutfi Saifuddin. Foto-Istimewa

apahabar.com BANJARMASIN – Tak hanya memperjuangkan renovasi dan peningkatan kualitas hunian bagi mahasiswa di daerah perantauan, Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan juga mengusulkan agar pemerintah provinsi membeli aset baru.

Mengingat daya tampung kamar di asrama terbilang sedikit dan tidak seimbang dengan jumlah mahasiswa asal Kalimantan Selatan yang menempuh pendidikan di luar daerah.

“Contohnya asrama mahasiswa di Semarang, padahal mahasiswa asal Kalimantan Selatan lebih 300 orang, tapi asrama yang ada hanya punya 5 kamar, dan ini sangat tidak memadai,” tutur Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Muhammad Lutfi Saifuddin.

Kondisi itu menurutnya terungkap ketika pihaknya melakukan pemantauan kondisi asrama mahasiswa Kalimantan Selatan di luar daerah dalam 2 bulan terakhir.

Tak hanya perlu pembenahan fasilitas dan sarana prasarana, namun juga penambahan ruangan atau gedung asrama baru.

Apalagi menurutnya, mahasiswa Kalimantan Selatan yang menempuh pendidikan di luar daerah merupakan duta pengenalan budaya yang sudah seharusnya mendapatkan fasilitas asrama yang layak.

Ia berharap dalam penyusunan anggaran tahun 2022 hal tersebut dapat direalisasikan agar peningkatan seluruh bangunan asrama mahasiswa dapat benar-benar terwujud.

“Kami usulkan tidak hanya sebatas renovasi tapi juga pembelian aset untuk asrama putri,” usul Lutfi.

Selama ini asrama mahasiswa yang ada hanya untuk putra, padahal faktanya, mahasiswi dari Kalimantan Selatan pun juga cukup banyak yang menempuh pendidikan di luar daerah dan berhak mendapatkan perhatian yang sama.

“Keberadaan mahasiswa/mahasiswi ini nantinya bisa diberdayakan, baik sebagai mahasiswa/mahasiswi yang tengah menuntut ilmu maupun sebagai duta budaya kita,” tukas Lutfi.

Dirinya juga menilai, pembelian aset untuk asrama mahasiswa tak akan merugikan karena dapat digunakan dengan optimal, dan tentunya mendapatkan perawatan secara berkala agar kondisinya terus terjaga dan tidak mengurangi kenyamanan para penghuni asrama.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pajak

DPRD Kalsel

Optimalisasi PAD, Wakil Rakyat Kalsel Pantau Daerah Pesisir
apahabar.com

DPRD Kalsel

Belum Uji Lendir, Pegawai di DPRD Kalsel Tak Boleh Ngantor

DPRD Kalsel

Dewan Kalsel Sampaikan 1.099 Pokok Pikiran di Paripurna
apahabar.com

DPRD Kalsel

Status Kelembagaan Sekretariat DPRD Kalsel Ditarget Naik Tahun Depan
Paman Yani

DPRD Kalsel

Dukung Program Pemerintah, Paman Yani Jalani Vaksinasi Tahap Pertama
Pansus

DPRD Kalsel

Akhir Bulan Pansus Penyelenggaraan Sistem Manajemen DPRD Kalsel Susun Jadwal ke Tabalong
apahabar.com

DPRD Kalsel

Gembong Narkoba Rp 6 M Dibekuk, Ketua DPRD Kalsel Acungkan Dua Jempol
apahabar.com

DPRD Kalsel

Pasien Ulin-6 Wafat, DPRD Sidak RSUD Ulin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com