Asyik Belanja di Ramayana Banjarmasin, Pelaku Gendam ATM Dingkus Polisi Viral Perkelahian Massal di Siring Banjarmasin: 14 Remaja Diamankan, 1 Bocah SD Siap Siap! Distribusi Air Bersih Sejumlah Wilayah Banjarmasin Terganggu Siang ini Jembatan Alalak Hanya Riak, Habib Banua: Aspirasi Besar Kalsel Adalah Otonomi Khusus Berkuasa, Taliban Buru Harta Karun Paling Berharga Afganistan

Bandel, Aparat Terpaksa Bubarkan Kerumunan di Klub Malam

- Apahabar.com     Kamis, 31 Desember 2020 - 20:18 WITA

Bandel, Aparat Terpaksa Bubarkan Kerumunan di Klub Malam

Kasi Operasi Kasrem 163/Wira Satya Kolonel Kav I Made Bagus Suraputra saat melakukan sidak di salah satu klub malam wilayah Canggu, Badung, Bali, Rabu (30/12/2020). Foto-Antara

apahabar.com, BADUNG – Jelang pergantian tahun baru 2021, aparat terpaksa membubarkan kerumunan disejumlah klub malam di Kabupaten Badung, Bali.

Aparat dari Satgas Enforce Kerumunan Kodim Badung terpaksa membubarkan kerumunan karena tak mematuhi protokol kesehatan.

“Saat disidak, lalu dibubarkan dan mengedukasi karena tidak mematuhi protokol kesehatan di tempat-tempat wisata. Kita lihat situasinya masih ada yang belum paham terkait dengan aturan-aturan dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia dilansir Antara, Kamis (31/12).

Sidak Satgas Enforce Kerumunan Kodim 1611/Badung dengan instansi terkait dilakukan untuk melakukan penerapan dan menindak tegas pelanggaran terhadap protokol kesehatan sesuai dengan Pergub No 46 tahun 2020 yang melakukan kerumunan dan keramaian.

Sesuai Pergub Gubernur Bali tentang pembatasan jam malam maksimal pukul 23.00 wita yang mulai berlaku tanggal 30 Desember 2020 sampai dengan 2 Januari 2021.

Dikatakannya, bahwa ini merupakan wujud penegakan semua aturan yang ada, mulai Pergub Bali Nomor 46 Tahun 2020, Pergub Badung Nomor 52 Tahun 2020 dan Perwali Kota Denpasar Nomor 48 Tahun 2020 termasuk SE Gubernur Bali Nomor 880 tentang pembatasan jam malam.

“Iya, diingatkan dan juga ditegur, mungkin keteledoran pengelola tidak memahami peraturan yang ada. Begitu juga pada operasi yustisi berikutnya, bagi pelaku usaha yang bandel pasti ditindaklanjuti dengan penegakan hukum,” kata Mayor Arm Ida Bagus.

Menurutnya, Bali masih menjadi sorotan karena di tempat-tempat wisata dan tempat keramaian masih banyak wisatawan lokal maupun asing yang tidak mentaati protokol kesehatan.

Jika dibiarkan akan memungkinkan terjadinya penyebaran Covid-19.

Tempat-tempat hiburan malam yang disasar oleh tim Satgas Enforce Kerumunan Kodim 1611/Badung, di antaranya wilayah Canggu, Petitenget, dan Seminyak.

“Masih kita temukan perilaku abai terhadap prokes di lapangan baik pelaku usaha yang belum memahami berbagai aturan yang dikeluarkan pemerintah dan juga termasuk aktivitas pengunjung yang berkerumun. Setelah diminta untuk bubar, selanjutnya mereka membubarkan diri,” tandasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kejar Persyaratan BPJS, KARS Lakukan Percepatan Akreditasi Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

Kaltara Paparkan Pelestarian Hutan di Internasional
apahabar.com

Nasional

Jadi Klaster Covid-19, IDI: Protokol Kesehatan di Kantor Harus Dijaga
Djoko Tjandra

Nasional

Rizieq Shihab Bandingkan Tuntutan JPU Lebih Berat dari Kasus Korupsi Djoko Tjandra
apahabar.com

Nasional

Ekonomi Jeblok, Presiden Bertekad Pacu Pariwisata
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 11.192 Positif, 1.876 Sembuh 
Vaksinasi Covid-19

Nasional

Wapres Ma’ruf Minta Gubernur Jatim Tingkatkan Sasaran Vaksinasi Covid-19
apahabar.com

Nasional

RSD Wisma Atlet Catat 1.292 Pasien Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com