Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota

Banjarmasin Lelet Hitung Suara Pilgub Kalsel 2020, Nih Sebabnya

- Apahabar.com Jumat, 11 Desember 2020 - 16:00 WIB

Banjarmasin Lelet Hitung Suara Pilgub Kalsel 2020, Nih Sebabnya

Warga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) kesehatan saat menggunakan hak pilihnya di Pilkada Serentak 2020. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Banjarmasin jadi kota nomor dua yang paling lambat menghitung suara dalam Pilgub Kalsel 2020.

Padahal Banjarmasin menjadi wilayah dengan total pemilih terbanyak, yakni 448.157 orang. Tempat pemungutan suaranya ada 1.199 TPS.

Suara warga Kota Seribu Sungai amat sangat menentukan siapa pemenang pemilu kali ini.

Namun suara warga Banjarmasin yang masuk ke KPU baru terkumpul 19,69 persen, sampai siang ini, Jumat (11/12), sesuai laman Hitung Suara KPU.go.id. Artinya jumlah itu baru menjangkau 236 TPS saja.

Sebagai perbandingan, progres tersebut hanya naik tipis dibanding pukul 11.57 tadi dengan 19,34 persen TPS.

Hasilnya, Denny Indrayana-Difriadi Darjat sementara unggul di Kota Banjarmasin dengan 23.207 suara atau 50,8 persen.

Pesaingnya, Sahbirin Noor-Muhidin mengemas 22.454 suara atau 49,2 persen.

Wilayah dengan total pemilih terbanyak kedua diduduki Kabupaten Banjar dengan total 389.993 pemilih.

Tak jauh beda dengan Banjarmasin, suara yang masuk ke KPU Kalsel baru terekap 9,90 persen.

Sahbirin Noor unggul sementara di Kabupaten Banjar dengan 17.113 suara atau 63,6 persen. Pesaingnya, Denny Indrayana-Difriadi Darjat mengemas 9.881 suara atau 36,4 persen.

KPU Banjarmasin menyatakan tahapan pemungutan suara akan dilakukan hingga tiga hari ke depan atau Senin (14/12).

Namun rekapitulasi suara di tingkat kecamatan agak tersendat karena dilaksanakan secara manual.

Server KPU tiba-tiba dilaporkan mengalami masalah atau gangguan sejak kemarin.

“Dari aplikasi Sirekap down dan tidak bisa digunakan. Jadi kami mengumpulkan data secara manual,” ujar Komisioner KPU Banjarmasin, Syarifuddin Akbar dihubungi apahabar.com, siang tadi.

Akbar menyampaikan apabila aplikasi Sirekap tersebut lancar mulai dari pencoblosan, maka dipastikan rekapitulasi berjalan tanpa hambatan.

Rekapitulasi sejatinya dilakukan mulai dari TPS, kelurahan hingga kecamatan. Serupa Pilpres 2019 lalu, rekapitulasi menggunakan teknologi sistem informasi rekapitulasi penghitungan suara (Sirekap).

Salut! Martinus-Jaya Tetap Wakaf Tanah Meski Kalah Pilwali Banjarbaru

Masyarakat bisa memantau langsung hasil penghitungan suara di laman: https://pilkada2020.kpu.go.id/#/pkwkp/tungsura/63

Lantaran masalah server tadi, kali ini KPU Banjarmasin kembali menggunakan cara lama.

“Kami imbau untuk mengumpulkannya dan direkap di KPU,” pungkasnya.

Namun begitu dirinya yakin rekapitulasi perhitungan suara dapat selesai Kamis (17/12) mendatang.

KPU akan menggelar rapat pleno untuk menetapkan hasil rekapitulasi suara tingkat Kota Banjarmasin.

Rapat pleno sedianya dihadiri petugas KPU, Bawaslu dan saksi dari keempat paslon yang bertarung di Pilwali Banjarmasin 2020.

“Bukan penetapan calon terpilih,” ucapnya.

Rapat pleno mengumumkan sederet hasil dari Pilwali Banjarmasin. Mulai surat suara rusak dan sebagainya.

“Tempatnya masih dikoordinasikan dulu untuk lebih lanjut,” imbuhnya.

Lima Wilayah Pemilih Terbanyak

Tak Selegawa Muhidin, Hasil Pilgub Kalsel 2020 Rentan Digugat ke MK

Sampai siang ini, penghitungan suara di Kalimantan Selatan terus bergulir. Kalsel memiliki 5 wilayah dengan total pemilih terbanyak. Apa saja?

Dari 9.069 tempat pemungutan suara, KPU Kalsel telah merekap data di 3.923 TPS atau 43,26 persen hingga pukul 11.57 Wita, Jumat (11/12).

Banjarmasin jadi wilayah dengan total pemilih terbanyak, yakni 448.157 orang.

Namun suara warga Banjarmasin yang masuk ke KPU Kalsel baru terkumpul 19,34 persen.

Denny Indrayana-Difriadi Darjat sementara unggul dengan 23.207 suara atau 50,8 persen. Pesaingnya, Sahbirin Noor-Muhidin mengemas 22.454 suara atau 49,2 persen.

Wilayah dengan total pemilih terbanyak kedua diduduki Kabupaten Banjar dengan total 389.993 pemilih.

Tak jauh beda dengan Banjarmasin, suara yang masuk ke KPU Kalsel baru terekap 9,90 persen.

Sahbirin Noor unggul sementara dengan 17.113 suara atau 63,6 persen. Pesaingnya, Denny Indrayana-Difriadi Darjat mengemas 9.881 suara atau 36,4 persen.

Wilayah dengan total pemilih terbanyak ketiga ialah Kabupaten Tanah Laut dengan 389.993 pemilih.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya:

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Misteri Pembunuhan Ibu Muda di Kintap Tala, Polisi Kantongi Nama Pelaku!
apahabar.com

Kalsel

Bocoran Lokasi Lahan Calon Ibukota Baru di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Penghitungan Terbaru KPU di Kalsel, 24 April: Jokowi Salip Prabowo di Tanbu

Kalsel

SALUT! Warga Urunan untuk Korban KDRT Sadis di Kintap Tanah Laut

Kalsel

Jumat Siang, Seluruh Daerah di Kalsel BMKG Prakirakan Hujan
apahabar.com

Kalsel

Dua Hari Kalsel Nihil Kasus Kematian Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Jaga Kondusifitas Bulan Ramadan, Polsek Banjarmasin Utara Rutin Giat Jumat Keliling
apahabar.com

Kalsel

Dirjen KLHK Sebut Kalsel Percontohan Rehabilitasi DAS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com